
Alvaro masih dengan semangat membuat adik untuk Verrel, melihat cucu nya membuat nya ingin sekali mempunyai anak laki-laki lagi, ia yakin buatan nya kali ini jauh lebih tampan di bandingkan Verrel.
Alvaro masih belum memberitahu rencana nya ini pada Verrel, menurut nya ia akan memberi tau Verrel ketika Angel sudah hamil. Bagaimana dengan Angel? ia sama sekali tidak bisa menolak keinginan Alvaro, sudah berulang kali ia membujuk Alvaro untuk membatalkan rencana nya ini tetapi Alvaro masih kekeh dengan pendirian nya.
"Sayang anak ku pup," teriak Verrel.
"Bersihkan sayang, aku sedang memberikan asi pada Kenzi, aku juga belum bisa terlalu banyak berjalan," kata Akifa.
"Tidak kau ini menjijikan, aku tidak mau," tolak Verrel dan ingin meninggalkan Kenzo.
"Hey kamu mau kemana, tanggung jawab sayang, cepat bersihkan pup nya Kenzo," ucap Akifa.
"Ah sial, aku suka punya anak tapi membersihkan pup nya, itu sangat menjijikkan," kata Verrel.
Verrel menyiapkan hal-hal yang di katakan Akifa untuk membersihkan pup Kenzo, Verrel mulai mulai aksi nya, ia terkekeh saat melihat pup anak nya yang seperti coklat.
"Kenapa seperti ini sayang, apa dia ada kelainan." tanya Verrel.
"Tidak sayang itu normal, dia belum mengonsumsi apapun selain asi ku," jawab Akifa.
"Yang aku coba kemarin malam, aku suka nanti aku minta lagi," ucap Verrel.
__ADS_1
Saat sudah membersihkan nya, tiba-tiba Kenzo pipis dengan sangat deras sampai menghujani wajah Verrel yang tepat di depan junior anak nya.
Akifa tertawa melihat kejadian itu, begitu juga si pelaku yang seperti nya sangat puas membuat daddy nya menahan amarah.
Verrel benar-benar menahan amarah nya, air kencing itu sampai masuk ke dalam mulut nya, marah pada bayi sekecil ini sangat tidak mungkin ia lakukan.
"Sabar Verrel, nanti sudah besar kau suruh dia meminum air kencing mu," ucap Verrel.
"Sayang, jangan begitu cepat selesai kan, setelah itu basuh wajah mu," kata Akifa.
Kenzo dan Kenzi telah tidur dengan pulas Verrel meletakkan ke dua nya di keranjang bayi yang berada di kamar mereka, Verrel belum berani meletakan anaknya di kamar mereka sendiri.
"Sayang giliran aku," ucap Verrel.
Dengan cepat Verrel menggendong Akifa masuk ke dalam kamar mandi, bukan hanya membawa nya tetapi yang membersihkan tubuh istri nya, sambil menggoda Akifa yang terlihat sangat berisi.
"Lemak kamu semakin banyak sayang," ucap Verrel.
"Kenapa kamu mau selingkuh dari ku, akan aku potong junior kamu saat kamu berani melakukan nya," kata Akifa.
"Hehehe tidak sayang, mana mungkin aku melakukan hal itu, jika aku sedang bernafsu aku ada ruang khusus untuk menuangkan nafsu ku," ucap Verrel.
__ADS_1
Para istri sudah mendengar jika suami mereka memiliki ruang khusus untuk berolahraga lima jari, sebenarnya mereka ingin melarang para suami mereka menonton video seperti itu, tetapi mau bagaimana lagi dari pada suami mereka jajan di luar lebih baik membiarkan suami mereka berinovasi.
"Sayang milik kamu semakin besar, sudah banyak isi nya, aku minta nya," tanya Verrel.
"Tidak sayang, kamu satu minggu sekali," jawab Akifa yang membuat Verrel lemas.
Setelah membersihkan tubuh istri nya, Verrel juga membantu Akifa memakaikan pakaian nya, setelah itu ia mengecup dahi Akifa dan membiarkan Akifa beristirahat.
Verrel berjalan keluar kamar nya untuk sarapan pagi, walaupun sudah siang hari, mempunyai dua bayi sekaligus membuat nya sangat sibuk, ia melakukan semua nya sendiri tanpa bantuan siapapun, bukan karena tidak ada yang membantu tetapi Verrel yang menolak nya.
"Ah sial, aku sangat lapar, tidak ada makanan," ucap Verrel.
"Ada apa Verrel, kau baru keluar kamar," tanya Alvaro.
"Aku ingin makan yah, tapi tidak akan makanan," jawab Verrel.
"Makan di luar dengan ayah bagaimana," tanya Alvaro.
"Aku tidak mungkin meninggalkan si kembar, nanti bangun bagaimana," kata Verrel.
"Kalau begitu, ayah akan pergi keluar, kau tunggu di kamar," ucap Alvaro dan pergi meninggalkan Verrel.
__ADS_1
"Kenapa harus repot-repot keluar jika bisa GrabFood," batin Verrel.