Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 320 S3


__ADS_3

Setelah beberapa waktu berlalu Alana juga sudah di perbolehkan pulang, lahiran secara normal tidak membuat mereka harus berlama-lama di rumah sakit.


"Sayang aku masih penasaran kenapa kamu bisa pingsan," tanya Alana.


"Aku tidak kuat melihat milik mu mengeluarkan anak sebesar ini, pasti rasa nya sangat sakit, pisau dan gunting juga bergerak di sana," jawab Rizky.


Bobot anak mereka berdua terbilang cukup besar yang membuat dokter menambah jalan keluar, itu membuat Rizky bergidik ngeri dan membuat nya jatuh pingsan.


"Sayang kamu mau punya anak lagi," tanya Rizky.


"Aku terserah kamu, aku masih siap melahirkan dua anak lagi," jawab Alana.


"Tidak-tidak satu saja cukup, tapi sebelum punya anak apa milik kamu bisa aku pakai lagi," tanya Rizky.


"Rasakan saja nanti, rasanya akan seperti baru," jawab Alana.


"Apakah benar ayo kita coba sekarang," ucap Rizky.


Tidak bisa sayang, masa nifas ku 40 hari, kita tidak boleh melakukan nya selama 40 hari," kata Alana.


"Oh seperti itu, baiklah," ucap Rizky.


Rizky berjalan mendekati Bayi nya dan membawa nya keluar bersama nya, Alana sangat senang melihat kebahagiaan rumah sakit tangga nya yang semakin bertambah setelah lahir nya banyak bou yang bernama Axel Barack Efron.

__ADS_1


"Axel bersama paman sini," ucap Verrel.


"Kau tidak mau bersama dengan anak ku lagi Verrel," tanya Dylan.


"Aku sudah bosan dengan Rakha aku ingin bersama Axel," jawab Verrel.


"Kurang ngajar, kau kira anak ku barang," ucap Dylan.


Sekarang giliran Axel yang di bawa kemana-mana oleh Verrel, ntah kenapa Verrel sangat senang dengan anak kecil, ia bercita-cita memiliki banyak anak bersama Akifa, minimal 11 untuk membentuk klub bola.


Pemikiran nya ini sudah pernah ia sampai kan pada Akifa dan sudah pasti Akifa menolak nya, paling banyak Akifa ingin mempunyai tiga sampai empat anak. Verrel tidak bisa merasakan apa yang mau, karena ia tidak bisa mengandung.


"Sayang aku mempunyai anak baru," ucap Verrel yang membawa Axel masuk ke dalam kamar nya.


Perut Akifa benar-benar sudah sangat besar, ia seperti membawa dua bola di dalam perut nya yang membuat diri nya sulit untuk bergerak.


"Kau benar jika mirip Rizky, dia akan selingkuh seperti Rizky, jangan sampai kau mengecewakan paman mu ya," kata Verrel.


"Sayang perut kamu besar sekali, bahkan sudah sama seperti ibu hamil 9 bulan," kata Verrel.


"Aku mengandung dua anak sekaligus sayang, dan kamu harus lebih berhati-hati saat melakukan nya," ucap Akifa.


"Hehehe iya sayang, aku pasti akan berhati-hati seperti yang di katakan oleh dokter," kata Verrel.

__ADS_1


setelah puas bermain dengan Axel, Verrel menyerahkan kembali keponakan nya pada Alana, siap anak yang bermain dengan nya tidak pernah menangis mungkin karena Verrel benar-benar sangat menyayangi para keponakan nya itu.


"Cepat sembuh adik ku tersayang," ucap Verrel.


"Cepat sembuh dan cepat bermain lagi dengan ku sayang," kata Rizky.


"Dasar gila, jangan kau apa-apakan adik ku, jangan sampai dia hamil lagi dalam waktu yang dekat," ucap Verrel.


"Alana tidak akan hamil lagi, aku tidak mau mempunyai anak lagi, Axel sudah cukup untuk ku," kata Rizky.


"Kau dengar kak, si pencetak nya sudah tidak mau lagi, dia trauma melihat aku melahirkan," Ujar Alana.


"Kenapa Rizky, apa melihat istri melahirkan sayang menyeramkan sampai kau jatuh pingsan," tanya Verrel.


"Ini pembicaraan yang serius, ayo ikut aku, kita akan membicarakan hal ini bersama Dylan." jawab Rizky


Rizky, Dylan dan Verrel berkumpul di markas tempat biasa mereka mabuk dulu, sekarang tempat itu sudah ketahuan Alvaro dan di rubah menjadi ruang teater, ada bioskop mini di dalam ruangan itu


"Apa kalian benar, kenapa kalian menakuti ku," tanya Verrel.


"Kami tidak menakuti mu, lihat saja besok saat istri mu melahirkan bayi kembar, jangan pingsan seperti Rizky," kata Dylan.


"Sudah berhenti membahas melahirkan, bagaimana kita nonton, aku memiliki koleksi film baru," ucap Rizky.

__ADS_1


"Bagus cepat tunjukan koleksi mu, aku sudah lama berpuasa," kata Dylan.


"Otak kalian benar-benar gila," ucap Verrel.


__ADS_2