Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 147 S4


__ADS_3

"Aku juga akan ke Indonesia paman," ucap Zayn.


"Baguslah, paman akan mengenalkan mu pada keponakan paman, lusa kau harus sudah ada di Indonesia."


"Akan aku pikirkan," ucap Zayn.


"Ada apa sayang, kenapa kamu terlihat kesal begitu," tanya Mei.


"Mah paman akan menjodohkan ku dengan keponakan nya, aku tidak mau mah," jawab Zayn.


"Kenapa kamu tidak mau sayang, kamu harus melupakan nya. Tidak boleh berhubungan dengan nya lagi," kata Mei.


"Mah pacar ku sedang mengandung anak ku, sebelum anak itu lahir aku tidak kau menikah."


"Zayn dengarkan mamah, kau sudah melakukan kesalahan besar. Wanita itu tidak baik untuk mu, bisa jadi dia bukan anak mu, sudah pergi ke Indonesia seperti yang kau rencanakan kemarin. Mulai kehidupan mu yang baru," ucap Mei.


"Mah aku yakin itu anak ku, aku yang melakukan pertama kali dengan nya, dan dia tidak mungkin melakukan hal seperti itu dengan pria lain."


"Sudah Zayn, dia sudah memiliki pendamping dan kau sudah tidak bisa lagi dengan nya, ayo Zayn kau sudah berumur berpikir lah dengan baik, jangan kecewakan mamah lagi," ucap Mei dan pergi meninggal kamar Zayn.


"Zayn," teriak Axel.


"Iya masuk lah," ucap Zayn.


"Kau sudah mengirimkan CV ke email ya aku berikan," tanya Axel.


"Sudah dari tadi tapi belum ada balasan, seperti nya orang seperti ku tidak kayak masuk ke Efron grup."


"Hey kau bodoh, mereka tidak akan menghubungi mu, karena papah ku langsung yang akan menghubungi ku jika dia suka," ucap Axel.

__ADS_1


"Oh iya, Terima kasih telah membantu ku," kata Zayn.


"Ada apa dengan mu, kau ada masalah," tanya Axel.


"Hanya ada sedikit masalah, tidak papa aku menunggu jawaban dari papah mu," jawab Zayn.


Pucuk di cinta ulam pun tiba, baru saja mereka bicarakan. Handphone Axel berdering karena Rizky menghubungi nya, ia yakin papah nya suka dengan Zayn yang memang sangat berpotensi jika ia masuk ke Efron grup.


"Bagaimana pah," tanya Axel.


"Papah sudah melihat CV nya, benar-benat sangat bagus dan berpotensi besar. Papah akan menerima nya masuk jika dia datang dan interview langsung dengan papah," jawab Rizky.


"Jika di datang papah benar-benar akan menerima nya kan," tanya Axel.


"Iya bawa dia ke Indonesia. Oh iya besok jet pribadi yang akan menjemput kalian akan datang, pulang dengan selamat, jaga cucu ku dengan baik," jawab Rizky.


"Oke pah, Terima kasih untuk semua nya," ucap Axel.


"Kau di Terima, dan papah ingin menginterview mu langsung, mungkin papah mempunyai ketertarikan dan harapan besar pada mu," jawab Axel.


"Akhirnya ada angin seger di balik permasalahan ku," ucap Zayn sambil membuang nafas panjang.


"Sabar Zayn pasti selalu ada hikmah di balik ini semua, aku tidak tau permasalahan ku tapi aku yakin kau bukan pria yang lemah," kata Axel yang memberikan semangat penuh pada Zayn.


Verrel sedang menghubungi salah satu kerabat nya, kerabat yang ingin menjodohkan anak nya yang sangat nakal, ia ingin memberitahu jika perjodohan anak mereka akan di lakukan lusa. Dan mereka harus hadir agar perjodohan ini.


"Iya Monica harus datang lusa, kalau kau tidak bisa cukup anak mu saja," ucap Verrel.


"Iya Verrel, tolong jaga anak ku ya, aku memang benar-benar tidak bisa, aku percaya dengan pria pilihan mu."

__ADS_1


"Oke baiklah, aku tidak masalah, yang terpenting Monica datang terlebih dahulu," kata Verrel.


"Monica gadis nakal itu yah," tanya Vero.


"Iya kenapa, kau mau menikah dengan nya?"


"Ih tidak yah, aku sudah pernah bertemu dengan nya, dan dia bukan tipe ku, aku tidak suka," kata Vero.


"Hahaha dia akan ayah jodoh kan, semoga saja dengan menikah dia bisa memperbaiki diri nya," ucap Verrel.


"Aku kasihan dengan calon suami nya, dia harus ekstra sabar karena mendapatkan gadis seperti Monica yang sangat bar bar."


Di tempat penginapan Kenzi dan Karla, mereka berdua sudah terbangun dari tidur yang cukup panjang. Meskipun sudah terbangun mereka berdua masih enggan bangkit dari atas kasur, Kenzi masih memeluk istri nya dengan sangat erat, ia benar-benar sangat merindukan Karla.


"Sayang kita pulang ya," ucap Kenzi.


"Kapan kita pulang," tanya Karla.


"Besok kita pulang, aku harus kembali bekerja. Aku sudah sangat lama tidak bekerja," jawab Kenzi..


"Iya sayang, besok kita pulang," ucap Karla.


"Sudah ayo mandi, aku ingin makan malam di restoran itu, pasti banyak makanan laut," kata Kenzi.


Setelah selesai membersihkan diri dan memakai pakaian mereka berdua langsung keluar dari kamar, mata hari yang baru mulai tenggelam membuat suasana mendadak terasa sangat hangat dan romantis.


"Sangat indah," ucap Kenzi.


"Mas kamu duluan ya, aku ingin menghampiri Rian," kata Karla.

__ADS_1


"Iya, aku duluan ya. Jangan lama-lama," ucap Kenzi.


__ADS_2