Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 65 S4


__ADS_3

Verrel dan Kenzo langsung tau apa yang yang sebenarnya terjadi, mereka berdua juga sudah tidak bisa membendung air mata mereka yang menetes deras.


"Hiks.. hiks.. hiks.. Selamat sayang selamat," ucap Verrel.


"Iya dad, aku masih tidak menyangka hal ini akan terjadi pada ku," kata Kenzi.


"Semua sudah takdir Kenzi, takdir memang sangat sulit di tebak," ujar Kenzo.


"Sudah besok kalian berdua bawa lah istri kalian ke rumah sakit, lihat berapa zigot yang berkembang di dalam sana dan khusus untuk mu Kenzi temui dokter yang bertanggung jawab atas kesehatan istri mu. Karena Karla berbeda dengan Sonia yang tidak sakit."


"Iya yah, kami akan membawa istri kami besok ke rumah sakit," ucap Kenzo.


"Oh iya yah, Vero kan suka dengan Sakura bagaimana kalau kita dekatkan mereka. Setelah Karla hamil Sakura sudah tidak ada beben lagi, kami tidak perlu bersandiwara lagi. Takut nya jika Sakura keluar dari rumah ini orang-orang tau jika aku pernah memiliki dua istri dan membuat nama keluarga kita jelek," kata Kenzi.


"Ya ya ya kau benar, anak itu pasti akan senang. Dengan menikah pasti dia tidak akan merepotkan ayah lagi," ucap Verrel.


Keesokan harinya, semua orang memberikan selamat atas kehamilan Karla dan Sonia. Termasuk Sakura yang sadar jika diri nya sudah tidak akan lama lagi di sini. Saat ini ia sangat bahagia akhirnya bisa lepas sepenuhnya dengan Kenzi dan Karla. Tapi di lain Sakura cukup sedih Karena ia harus pergi dari rumah yang sudah membuat nya sangat nyaman, rumah yang menjadi saksi suka duka nya menjadi yang ke dua.


"Selamat Karla aku sangat senang kamu hamil," ucap Sakura.


"Aku ingin berbicara dengan mu, bertiga dengan mas Kenzi boleh," tanya Karla.


"Boleh kenapa tidak, ayo kalau ingin berbicara."


Karla membawa Kenzi masuk ke dalam kamar mereka berdua untuk membubarkan maksud mereka berdua.


"Maafkan aku Sakura, aku sudah membuat mu menderita, aku tidak tau jika kau tidak bahagia dalam pernikahan ini, karena kau selalu menunjukkan senyuman manis di depan ku."

__ADS_1


"Aku memang tidak bahagia dalam pernikahan ini, tapi aku sangat bahagia telah membantu mu Karla. Dan sekarang kamu sudah hamil aku harus pergi dari pernikahan mu," ucap Sakura.


"Kamu yakin Sakura aku masih mau menerima mu, ini sudah keputusan ku dan aku harus menerima mu apapun yang terjadi."


"Aku yakin, aku memiliki perasaan pada pria lain maaf Karla," ucap Sakura.


"Kalau begitu terserah mu, satu lagi maafkan aku Sakura," kata Karla.


Hari itu Kenzi kembali menalak Sakura untuk yang kesekian kali nya, talak kali ini hanya sebagian lambang di depan Karla jika mereka berdua sudah tidak ada hubungan apapun lagi.


Bebas satu kata yang Sakura rasakan saat ini, ia juga sudah dengan bebas meletakan perasaan nya pada pria mana pun. Saat berjalan ke arah kamar nya untuk berkemas, Tiba-tiba Rakha memanggilnya.


"Sakura," panggil Rakha.


"Iya Rakha ada apa," tanya Sakura.


"Selamat Sakura atas kebebasan mu. Aku juga sudah harus pergi," ucap Rakha.


"Iya Sakura Terima kasih atas harapan nya. Boleh aku memeluk mu," tanya Rakha.


Sakura hanya tersenyum dan langsung memeluk Rakha, begitu juga Rakha karena sangat senang mendapat kan pelukan dari Sakura.


Rakha sudah pergi meninggalkan nya dan saat ini Sakura merasa juga harus pergi dari rumah ini.


"Kau kemana," tanya Vero yang asal masuk ke dalam kamar Sakura.


"Vero kau mengejutkan ku kenapa tidak bilang dulu saat ingin masuk," ucap Sakura.

__ADS_1


"Aku melihat pintu kamar mu terbuka dengan lebar, jadi aku asal masuk saja," kata Vero.


"Lain kali tidak boleh ya, aku ingin pergi dari sini. Tugas ku sudah selesai," ucap Sakura.


"Kau mau kemana, jika kau pergi bagaimana cara nya aku mendekati mu," tanya Vero.


"Sakura aku suka pada mu aku ingin dekat dengan ku. Kenzi sudah pergi meninggalkan mu kan sekarang aku yang ingin bersama mu," kata Vero.


"Aku belum ingin bersama dengan siapapun Vero, aku masih takut untuk memulai semua nya lagi," ucap Sakura.


"Kalau begitu jangan pergi, jika kau sudah siap ayah ku akan melamar kan mu untuk ku," kata Vero.


"Apa tidak apa aku tetap di sini," tanya Sakura.


"Sangat boleh malah aku sangat senang kau bisa di sini, semua orang juga akan senang jika kau tetap di sini," jawab Vero.


"Baiklah aku akan tetap berada di sini," ucap Sakura yang membuat Vero sangat senang.


Sementara itu Kenzi dan Kenzo sedang berada di rumah sakit untuk memeriksa kehamilan istri mereka. Pertama-tama Karla lah yang harus di periksa karena Karla saat ini hamil dengan keadaan sakit.


"Hamil saat terkena kanker serviks memang sangat mustahil terjadi. Tapi saat ini Karla memang sedang hamil. Tidak ada yang perlu di khawatir kan, mas Kenzi hanya perlu melakukan 4 hal yaitu. Melakukan pemeriksaan secara teratur. Kenali tanda bahaya, Ibu juga wajib mengenali tanda bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan, yakni keputihan yang terjadi terus menerus, bercampur atau bercampur darah, perdarahan ****** yang bertambah banyak, serta kontraksi rahim yang menetap dan terjadi sebelum waktu persalinan. Konsultasi dengan dokter kandungan mengenai metode persalinan, setelah terdiagnosis kanker serviks, diskusikan dengan dokter kandungan Anda mengenai metode persalinan yang harus dijalani. Umumnya, dokter akan dilakukan melalui operasi caesar saat usia kehamilan cukup bulan, yaitu sekitar 37 atau 38 minggu. Dan yang terakhir tetap tenang, menjalani kehamilan dengan kanker serviks pastilah bukan hal yang mudah. Akan tetapi, ibu harus tetap tenang. Tidak sedikit kasus kanker serviks yang berhasil diobati dan janinnya tetap sehat."


"Dengar sayang semua baik-baik saja, tidak ada yang perlu di khawatir kan," ucap Kenzi.


"Bagaimana dengan kondisi istri saya dok," tanya Kenzo.


"Kalau mas Kenzo luar biasa, jika mas Kenzi hanya akan memiliki satu anak. Mas Kenzo akan memiliki anak kembar," jawab Dokter.

__ADS_1


"Kembar berapa dok," tanya Kenzo.


"Bisa di tebak, dan ingin kembar berapa," tanya dokter.


__ADS_2