Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 168 S4


__ADS_3

"Selamat pagi semua," ucap Alice.


"Pagi Alice," saut mereka semua kecuali para wanita.


"Alice kau sangat cantik pagi inj," kata Kenzi.


"Ehem," gumam Karla.


"Hahaha istri mu juga tidak kalah cantik," kata Alice.


"Itu pasti ya kan sayang," ucap Kenzi yang sudah yakin Karla akan marah karena ia sudah salah berbicara.


Lagi dan lagi Rakha seperti mematung saat sedang bersama dengan Alice, ia seperti tidak bisa berbicara seperti biasa nya. Sesekali Rakha melirik ke arah Alice yang benar-benar sempurna di mata nya, tetapi ntah kenapa tidak ada keberanian Rakha untuk menyapa Alice.


"Ada yang kikuk ni," kata Kenzi.


"Hahaha seperti nya memang begitu, ini pertama kali nya aku melihat di sampai seperti itu," ujar Kenzo.


"Selamat pagi Rakha," ucap Alice.


"Iya pagi Alice," Rakha berusaha menetralkan perasaan nya yang langsung kacau saat Alice menyapa nya.


"Ini sangat gila, hahaha Rakha kau kenapa si," tanya Kenzi.


"Aku aku tidak papa, aku hanya tidak enak badan," jawab Rakha.


"Bisa mendadak seperti ini, sudah santai saja," kata Kenzi.


"Iya Rakha santai saja, Alice tidak akan memakan mu," ucap Kenzo.


Alice melihat ke arah dua wanita yang sedang duduk berdampingan dengan suami mereka. Alice rasa ke dua nya memliki kelebihan yang luar bisa sampai mereka bisa mendapatkan Kenzi dan Kenzo.


"Maaf Kenzi siapa nama istri mu," tanya Alice.


"Sayang kamu kenapa diam saja si, perkenalkan diri mu," kata Kenzi.


"Hay Alice, aku Karla senang bertemu dengan mu," ucap Karla.


"Hay Karla, kamu sedang hamil ya. Wah selamat atas kehamilan mu," kata Alice.


"Iya Alice terima kasih."


"Kalau ini istri ku, nama nya Sonia. Dia sedang hamil anak kembar 5 dari ku," ucap Kenzo.


"Salam kenal Alice," saut Sonia.

__ADS_1


"Wah kau hebat sekali Kenzo, bisa sampai langsung kembar 5 dan Sonia kamu benar-benar wanita yang luar biasa," kata Alice.


"Kamu dengar sayang, aku hebat dalam bergoyang. Nanti malam kita bermain di balkon ya, atau di dapur saat semua orang sedang tidur," bisik Kenzo pada istri nya.


"Hari ini mau kemana, kau akan di antar oleh Rakha," ucap Kenzi.


"Mungkin siang aku baru pergi, untuk pagi aku ingin beristirahat. Kenzi mungkin nanti malam ke pindah ke hotel saja, aku benar-benar tidak enak pada kalian Semua."


"Tidak." Demi keberlangsungan kehidupan Rakha mereka semua kompak menjawab tidak. Hal itu sedikit membuat Alics bingung dan terkejut.


"Ke.. kenapa," tanya Alice.


"Tidak papa, kami sangat suka dengan kamu. Dan tentu saja ada yang lebih suka pada mu," jawab Sonia.


"Iya Alice jangan merasa tidak enak, kami senang menyambut tamu yang membuat saudara kami sampai keringat dingin," kata Karla.


"Alice nanti mau pergi dengan ku," tanya Rakha yang akhirnya berani berbicara.


"Boleh, mau kemana," tanya Alice.


"Ke KUA eh maksud ku jalan-jalan," jawab Rakha.


"Ahhkk Rakha bisa saja, langsung Alice mau langsung di ajak menikah," kata Kenzi.


"Kenzi diam lah," ucap Rakha.


Setelah sarapan pagi selesai, mereka semua melanjutkan aktivitas mereka seperti biasa. Kenzi dan Kenzo bekerja ke kantor, para istri di rumah seperti biasa nya dan Rakha menyelesaikan misi nya yaitu mendekati Alice.


"Rakha kau sudah memiliki pacar," tanya Alice.


"Aku tidak memiliki pacar, ada apa bertanya seperti itu?"


"Tidak ada aku hanya takut pacar mu marah jika kau pergi bersama ku," kata Alice.


"Ah kau tenang saja, tidak ada yang marah," ucap Rakha.


"Hahaha aku tidak percaya pria seperti nya tidak memiliki pacar," kata Alice.


"Hey apakah ada aura kebohongan dari wajah ku. Seharusnya aku yang tanya pada mu, kau memiliki pacar tidak," tanya Rakha.


"Aku tidak bisa berpacaran dengan sembarang orang, aku memiliki beberapa kontrak di perusahaan tempat aku bekerja," jawab Alice.


"Oh apakah aku bisa masuk menjadi pacar mu," tanya Rakha.


"Bisa saja, hahaha jangan kau anggap serius," jawab Alice.

__ADS_1


"Kau ingin membawa ku kemana," tanya Alice.


"Ke hotel," jawab Rakha.


"Rakha jangan aneh-aneh," ucap Alice.


"Hahaha aku hanya bercanda, Hmmm aku tidak tau mau membawa mu kemana, kemana pun aku pergi aku sangat senang asalkan bersama mu," kata Rakha.


"Rakha kita baru berkenalan, kau sudah seperti ini. Kenapa saat di rumah tadi kamu tidak selepas ini," ucap Alice.


"Tadi aku sangat malu dan gugup, apalagi ada sepupu ku tapi saat ini aku bisa selepas ini karena aku hanya berdua dengan mu."


Rakha merasa Alice juga memiliki perasaan yang sama dengan nya. Ini kesempatan besar untuk Rakha agar bisa mendapatkan Alice, untuk masalah restu orang tua nya urusan belakang.


"Rakha aku sangat senang berkenalan dengan mu," kata Alice.


"Kau kapan kembali ke belanda," tanya Rakha.


"Aku akan kembali ke Belanda 1 minggu lagi," jawab Alice.


"Cukup untuk aku bisa mendapatkan mu," kata Rakha.


"Hey hey siapa yang kamu dekati aku, aku tidak bisa sembarangan di dekati pria," ucap Alice.


"Jangan salahkan aku jika kau terlalu bucin pada ku," kata Rakha.


"Kau telalu percaya diri tuan, tunggu lah waktu nya."


...***...


Tubuh Rian sudah tidak terasa sakit lagi. Ia sudah lebih baik dari sebelumnya.Pagi ini seperti biasanya Rian memasak untuk nya dan tetangga apartemen nya.


"Sebenarnya dia itu baik, hany saja sifat nya terlalu malas dan nakal," kata Rian.


Setelah selesai memasak Rian langsung membangunkan Monica, ia sudah memasak kan makanan spesial untuk Monica yang sudah membelikan nya obat.


"Monica," ucap Rian sambil menggoyangkan tubuh Monica.


"Hmmmm ada apa," tanya Monica.


"Sudah pagi, ayo aku bantu ke kamar mandi," jawab Rian.


Rian membantu Monica berjalan ke kamar mandi. Meskipun Monica terlihat baik-baik saja, Rian tetap membantu nya masuk ke dalam kamar mandi.


"Terima kasih untuk tadi malam," ucap Rian.

__ADS_1


"Untuk apa," tanya Monica yang sudah selesai menyikat gigi nya.


Tangan Rian bergerak memegang pundak Monica, secara perlahan Rian mendekati bibir Monica dan mulai mencium nya. Ini pertama kali nya Rian berciuman langsung dengan wanita setelah mantan istri nya.


__ADS_2