Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 260 S3


__ADS_3

"Rizky masih di luar Verrel, dan sedang hujan deras dan angin kencang." Kata Dylan.


"Paman bagaimana ini, jika dia terus di sana dia bisa hipotermia." Ucap Verrel.


"Begini paman, kita belum jelas mendengar penjelasan dari Rizky, bagaimana perselingkuhan nya dan sejauh apa yang mereka berdua perbuat." Kata Dylan.


"Bawa dia masuk." Ucap Adit.


"Aku saja." Verrel langsung mengambil payung dan langsung keluar rumah untuk menemui Rizky.


Rizky sudah tidak bisa berdiri, ia jatuh ke lantai dengan kepala yang tertunduk. Tubuh nya gemetaran menahan rasa dingin yang menusuk ke tulang sumsum.


"Bangun lah." Ucap Verrel.


"Verrel." Rizky langsung menaikan kepala nya dan berusaha untuk bangkit.


"Diam aku tidak butuh omong kosong mu, ayo masuk sebelum kau mati." Kata Verrel.


Verrel membantu Rizky berjalan ia bisa merasakan tubuh Rizky menggigil sangat hebat. Sebelum masuk ke dalam rumah Dylan datang sambil membawa handuk untuk mengeringkan tubuh Evans.


"Buka pakaian mu." Ucap Verrel.


"Kalian berdua mau meperk🏀sa ku." Tanya Rizky.

__ADS_1


"Apa karena kau kedinginan otak mu membeku, ayolah bawa dia masuk, di dalam saja." Jawab Verrel.


Mereka berdua membawa Rizky ke kamar yang berbeda dengan Alana. Dylan mengambil pakaian untuk Rizky sedangkan Verrel menghidupkan penghangat ruangan.


"Pakai dulu pakaian ini." Ucap Dylan.


Setelah menganti semua pakaian. Rizky siap di interogasi oleh Verrel dan Dylan.


"Papah." Ucap Rizky saat melihat Adit datang.


"Minum lah." Adit memberikan teh hangat pada Rizky.


"Sekarang kau ceritakan semua nya, sejauh apa perselingkuhan kalian, apa kalian sampai melakukan hubungan intim." Tanya Verrel.


"Maksud mu bagaimana si." Tanya Adit.


"Papah ingat wanita yang pingsan di cafe kemarin, dia mantan tunangan ku pah." Jawab Rizky.


"Iya aku mengingat nya lalu." Tanya Adit.


"Pah aku tidak berniat untuk melakukan ini, wanita itu bernama Fina mantan tunangan ku dulu setelah lulus SMA, aku dengan nya berpisah karena dia tiba-tiba menghilang tanpa kabar, aku pergi jauh dari nya untuk melupakan nya." Rizky menghentikan ucapan nya sesaat untuk mengambil nafas dan meminum teh hangat.


"Lanjut kan Rizky." Ucap Verrel.

__ADS_1


"Kami bertemu lagi saat di cafe kemarin, dan aku membawa nya ke rumah sakit. Di rumah sakit ibu dari Fina menjelaskan kenapa Fina pergi meninggalkan ku, dia menderita penyakit kanker usus. Sampai saat ini Fina masih menderita penyakit itu bahkan sudah stadium akhir, Fina masih sangat mencintai ku dia meminta ku untuk kembali pada nya, sudah pasti aku menolak nya karena aku sudah memiliki seseorang istri. Tetapi kata dokter jangan membuat Fina tertekan itu akan membuat penyakitnya tambah parah." Ucap Rizky.


"Jadi." Tanya Adit.


"Jadi aku tidak bisa lepas dari nya karena hal itu, aku juga tidak bisa menolak pelukan nya. Dia menyakinkan ku kalau aku masih mencintai nya dan aku mulai berpikir begitu, dia mengatakan jika aku sudah selingkuh dari istri ku, itu sebab nya aku menangis dan meminta maaf pada Alana. Dan aku sadar jika perasaan ku pada Fina hanya sebatas kasihan bukan karena cinta."


"Rizky kenapa kau bodoh sekali." Ucap Verrel.


"Kau benar-benar bodoh Rizky." Kata Adit.


"Maksud kalian, aku bodoh karena menolong nya." Tanya Rizky.


"Bukan begitu kau bodoh, kau tidak selingkuh bodoh, kau hanya membantu orang sakit. Coba awalnya kau berkata seperti ini, pasti tidak semua nya akan baik-baik saja. Kita semua hanya salah paham." Jawab Verrel.


"Jadi aku tidak selingkuh." Tanya Rizky.


"Kau bodoh sekali, kau tidak selingkuh, kau hanya terhasut omongan mantan tunangan mu. Kau hanya membantu orang sakit dan mulai sekarang jangan kau temuin dia lagi." Jawab Dylan.


"Semua nya sudah jelas kita semua hanya salah paham. Walaupun begitu kau tetap tidak boleh bertemu atau membantu mantan tunangan mu tanpa sepengetahuan Alana." Kata Adit.


"Jadi bagaimana pah, hubungan ku dengan Alana."


"Tugas mu untuk menjelaskan nya, jika dia tetap mau berpisah dengan mu kami tidak bisa membantu mu." Ucap Adit.

__ADS_1


__ADS_2