Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 266 S4


__ADS_3

Malam hari nya, semua orang yang di minta Kenzo sudah berkumpul di dalam kamar. Mereka semua bingung kenapa Kenzo minta mereka untuk berkumpul di kamar anak Kenzo.


"Ada apa Kenzo," tanya Rakha.


"Iya ada apa, istri ku sedang senang senang nya meminta jatah," ujar Axel.


"Sudah berapa bulan," tanya Rakha.


"Masuk ke 7 bulan lebih," jawab Axel.


"Sudah aku meminta kalian ke sini, tida untuk membahas masalah itu. Sekarang aku ingin pergi dengan istri ku, kalian berdua jaga anak ku ya, mereka tidak akan rewel kok, kalau bangun beri saja susu, nanti mommy dan daddy ku akan datang membantu kalian berdua."


"Kau mau kemana," tanya Rakha.


"Aku ada urusan yang sangat penting, bersama dengan istri ku. Sudah aku pergi dulu, janji tidak akan lama sebelum tengah Malam aku akan kembali," jawab Kenzo.


"Ya sudah pergi sana, jangan lama lama ya," kata Rakha.


"Iya iya kau tenang saja," ucap Kenzo.


Kenzo masuk ke dalam kamar nya, ia ingin langsung membawa istri nya pergi dari rumah ini, rasa nya adik dibawa sana sudah meminta hak nya, meskipun sekali saja mungkin sudah cukup untuk nya.


"Sudah ayo," kata Kenzo.


"Sudah, ah sayang kenapa harus seperti ini si," tanya Sonia.


"Jadi mau bagaimana lagi sayang, sudah tidak ada pilihan lain, kamu mau tidak?"


"Ya aku mau, ya sudah ayo kita pergi, aku hanya membawa satu baju ganti," kata Sonia.


"Iya aku kadang suka khilaf," ucap Kenzo.


Kenzo dan Sonia pun langsung pergi meninggalkan rumah. Kenzo membawa Sonia ke hotel yang tidak jauh dari rumah mereka, meskipun bukan hotel bintang atas, yang penting Kenzo mendapatkan tempat untuk bersenang-senang.

__ADS_1


Sesampainya di hotel mereka berdua memesan kamar di lantai paling atas, dalam beberapa jam saja Kenzo ingin mewujudkan imajinasi nya. Di dalam kamar Kenzo menarik Sonia dan menggendong nya, ia sudah sangat merindukan momen berdua seperti ini dengan istri nya.


"Aku sangat mencintaimu," kata Kenzo.


"Aku tau itu, tidak mungkin kamu tidak mencintaimu wanita dari kelima anak kamu," ucap Sonia.


"Sudah siap menerima rudal nya sayang," tanya Kenzo.


"Aku sudah sangat merindukan rudal kamu sayang," jawab Sonia.


"Hahaha, dia juga sudah sangat merindukan Sarang nya sayang," kata Kenzo.


Tidak butuh waktu lama pakaian mereka berdua sudah lepas dari tempat nya. Kenzo tidak mau membuang waktu nya lama lama, ia sudah tidak sabar mencetak Kenzo junior berikut nya.


"Sayang, jangan ah, nanti habis," kata Sonia.


"Aku suka, untuk saat ini jangan melarang ku apapun lagi sayang," ucap Kenzo, ia benar benar sudah tidak ingin di ganggu.


"Ahkkkk sudah aku tidak tahan," teriak Sonia.


Tak lama Sonia merasakan benih Kenzo setelah sekian lama nya. Kenzo jatuh di atas tubuh istri nya, tubuh nya yang penuh dengan keringat kembali bertemu dengan tubuh istrinya.


"Kamu sangat luar biasa," kata Kenzo.


"Kamu sangat gila," ucap Sonia.


"Lagi," tanya Kenzo.


"Kamu ingin membuat anak kita menangis." Sonia mendorong Kenzo dari atas tubuh nya.


"Sekarang kita harus cepat pulang," ucap Sonia. Meskipun Sonia merasa sangat lemas ia tetap berusaha untuk menyelesaikan kegiatan mandi nya, ia tidak bisa meninggalkan anak nya terlalu lama. Melayani suami nya adalah hal yang wajib untuk nya, tetapi jika terlalu berlebihan ia juga tidak mungkin bisa sanggup.


"Sayang, aku bantu ya," kata Kenzo.

__ADS_1


"Iya sayang, tolong jangan bantu aku," ucap Sonia.


Di rumah anak anak Kenzo tidak rewel sama sekali. Mereka semua diam tanpa ada yang menangis, ada yang sedang tidur ada juga yang sedang di ajak bermain oleh paman mereka. Rakha semakin tidak sadar menyambut anak nya, ia sangat berharap anak nya sama seperti anak nya Kenzo.


"Apa mereka berdua masih lama," kata Verrel.


"Paman dan tante pergi saja, aku dengan Rakha bisa menjaga mereka semua kok," ucap Axel.


"Iya paman, lebih baik paman dan tante istirahat, pasti mereka berdua akan segera pulang ke rumah," kata Rakha.


"Ya sudah kalian jaga mereka semua dengan baik, kamu istirahat dulu, jika ada sesuatu jangan lupa memberikan kabar," kata Verrel.


"Iya paman, mereka semua aman bersama kami," ujar Rakha.


Verrel dan istri nya pergi meninggalkan kamar, mereka berdua beristirahat di kamar yang biasa nya mereka tempati jika berada di rumah ini. Tak lama Kenzo serta istri nya sudah kembali ke rumah, Kenzo masih terlihat sangat bugar berbeda dengan Sonia yang terlihat sangat lemah kehabisan tenaga.


"Kamu masuk ke dalam kamar nya, aku yang akan menjaga anak anak kita," kata Kenzo.


"Iya sayang, mohon kerja sama nya," ucap Sonia.


Kenzo masuk ke dalam kamar anak anak nya dengan perasaan yang sangat senang, setelah sekian lama nya akhirnya ia sudah berhasil melakukan nya. Rakha dan Axel hanya bisa saling menatap saat Kenzo masuk ke dalam kamar dengan aura yang berbeda.


"Kau kenapa," tanya Rakha.


"Hahaha tidak papa, Terimakasih telah menjaga anak ku," jawab Kenzo.


"Ya sudah kami pergi dulu." Axel berjalan pergi meninggalkan kamar itu.


"Kau tida pergi," tanya Kenzo.


"Aku ingin bersamamu menjaga mereka semua," jawab Rakha.


Bsk bab terkahir ya, hahaha satu bab lagi

__ADS_1


__ADS_2