
"Cup cup cup, cucu patah hati. Sudah tidak papa, mengalah bukan berarti kalah, kau hanya berkorban untuk kebahagiaan orang lain, dan itu adalah sesuatu yang amat luar biasa. Kakek bangga pada mu Rakha, percaya lah akan ada wanita di masa depan yang akan mendampingi mu," ucap Vano.
Rakha mengusap air mata nya, patah hati benar-benar hal yang sangat menyakitkan. Bukan hanya satu kali, ia mengalami hal ini dua kali dengan wanita yang sama pulak.
"Iya kek, Terima kasih," ucap Rakha.
Di rumah Vero benar-benar sangat bahagia karena cinta nya di Terima oleh Sakura, ia terus merasa gugup sebelum pernikahan nya besok.
"Ayah, aku ingin olahraga dulu," ucap Vero sambil mengganti pakaian nya dengan pakaian olahraga.
"Tumben, biasa hanya hari minggu kau olahraga," tanya Alvaro.
"Besok aku akan menikah yah tubuh ku harus terlihat indah mata istri ku," jawab Vero.
"Vero setelah olahraga bantu bunda untuk membereskan pakaian mu ya," ujar Angel.
"Siap bunda," kata Vero.
Di ruang gym ternyata para lelaki sedang berolahraga, mereka membuang lemak mereka yang menumpuk karena Kenzo yang membawa berbagai macam makanan kemarin.
Olahraga salah satu rahasia keluarga Efron yang sangat kuat di atas ranjang, itu juga yang membuat Vero ingin olahraga hari ini.
__ADS_1
"Wah calon pengantin baru datang," ucap Kenzo.
"Kenzo berhenti menggoda paman mu, kau kemari lah. Aku akan mengajarkan mu bagaimana cara nya agar kau kuat di atas ranjang," kata Verrel.
"Kak aku bukan ingin itu, aku hanya ingin agar tubuh ku berbentuk seperti kalian semua," ucap Vero.
"Ya ya ya, sini aku ajari."
"Vero bukan nya aku pernah mengatakan aku ingin punya menantu yang pintar seperti mu," tanya Mario.
"Seperti nya begitu paman," kata Vero.
"Kau tidak masalah kan jadi menantu ku," tanya Mario.
"Kau mau jadi Mafia, tidak boleh," kata Verrel.
"Iya kak aku tau, aku hanya ingin akrab dengan ayah mertua ku yang genit ini," ucap Vero.
"Enak saja genit, jangan membuat nama ku jelek," kata Mario.
"Sudah kalian mau nge-gym atau bertengkar," ujar Kenzi.
__ADS_1
Setelah selesai nge-gym Vero kembali masuk ke dalam kamar nya, ia terkejut saat pakaian nya sudah keluar dari lemari nya.
"Bunda mau mengusir ku," tanya Vero.
"Mengusir mu dari mana, kau mau menikah. Ya kau harus pindah ke kamar mu," jawab Alvaro.
"Aku tidak mau," ucap Vero.
"Bagaimana mungkin tidak mau, terus kau mau tidur dimana, mau ganti pakaian dimana," kata Alvaro.
Vero lupa jilat ia menikah harus berpisah dengan orang tua nya, bagaimana mungkin ia bisa melakukan hal itu. Untuk tidur saja ia harus mencium aroma tubuh ayah nya.
"Jangan sedih sayang, kau tetap anak ku. Jangan merasa kehilangan," ucap Alvaro.
"Ayah jika aku pergi dari kamar, jangan membuat adik lagi ya, aku tidak mau punya adik."
"Cih kau bodoh, aku malah ingin membuat terus menerus, karena kau tidak ada," batin Alvaro.
"Iya sayang, bunda mu tidak akan bisa hamil," ucap Alvaro.
"Sudah ayo, kita siapkan semua nya," ujar Angel.
__ADS_1
"Iya bunda, apa kamar ku besar juga, seperti ini,' tanya Vero.
"Kamar mu terletak di deretan kamar Kenzo dan Kenzi, sudah pasti besar," jawab Alvaro.