
"Vero aku serius bagaimana cara nya aku mengembalikan nya, 100 juta itu sangat banyak Vero."
"Muda sekali menjadi istri ku Sakura, kan muda sekali," kata Vero.
"Vero jangan begitu aku jadi mempunyai beban," ucap Sakura.
"Hahaha tidak-tidak aku bercanda, kembali kan jika kau sudah ada uang, jika tidak ada yang tidak papa," kata Vero.
"Aku janji akan mengembalikan semua nya, jangan khawatir," ucap Sakura.
"Iya iya, btw kita mau kemana ini, mau bertemu dimana ini," tanya Vero.
"Oh iya aku lupa memberitahu mu, kamu tau kafe neon?"
"Oya aku tau kita bertemu di sana," tanya Vero.
"Iya di sana, ayah ku sudah di sana," jawab Sakura.
"Baik sayang kita langsung meluncur ke sana," ucap Vero.
Di Cafe Mario dan istri nya yang sudah hamil anak nya sedang menikmati makanan sambil menunggu Sakura datang. Mereka sudah berada di sana sadari tadi karena sekalian ingin makan.
"Apa anak mu akan menerima ku," tanya Fika.
"Jangan takut anak ku tidak galak, usia nya baru 20 tahun tidak berbeda jauh dari mu," jawab Mario.
"Iya karena usia kami yang tidak berbeda jauh, aku takut nya ia tidak suka pada ku."
"Tidak akan sayang, kamu tenang saja. Apalagi kata nya dia datang dengan pacar nya, mana mungkin dia marah-marah di depan pacar nya."
"Semoga saya sayang, dan kamu bisa memperbaiki hubungan mu dengan nya," kata Fika.
"Aku penasaran siapa pacar anak ku itu, aku dengar dia sudah menikah, tapi kata nya tadi dia baru berpacaran. Aku jadi bingung," ucap Mario.
Sesampainya di cafe itu Vero dan Sakura langsung masuk ke dalam, Sakura sudah sangat lama tidak bertemu dengan ayah itu sedikit membuat nya kesulitan untuk mencari keberadaan ayah nya.
__ADS_1
"Sakura," teriak Mario.
"Itu ayah," ucap Sakura sambil memalingkan wajahnya ke arah Mario.
"Aku seperti mengenalnya," kata Vero.
"Ayah." Sakura langsung memeluk ayah nya, walaupun hubungan mereka kurang baik, tetap saja perasaan sedih dan senang mereka berdua rasakan saat bertemu kembali setelah sekian lama nya.
"Apa kabar sayang, kau tambah cantik saja," ucap Mario.
"Ini ayah, kenapa tidak bertambah tua," kata Sakura.
"Hahaha kau bisa saja, maafkan ayah sayang, maafkan kesalahan ayah."
"Aku tidak ingin membahas nya yah, hal itu membuat mod ku jelek," ucap Sakura.
"Kau Fika," kata Vero sambil mengerut dahi nya, ia tidak menyangka akan hal ini semua.
"Kau Vero, jadi kau pacar Sakura," tanya Fika.
"Wah wah wah dunia terasa sangat sempit ya, aku bertemu dengan calon menantu ku dan orang itu sangat aku kenal," kata Mario.
"Jadi ayah mertua ku mantan saingan ku dan ibu mertua ku orang yang aku suka dulu. Aahhh ini terasa sangat gila," batin Vero.
"Paman apa kabar paman," ucap Vero sambil memeluk Mario.
"Jangan katakan apapun pada Sakura paman, jangan merusak hubungan ku," bisik Vero.
"Hahaha kenapa kau takut Sakura tidak mau lagi dengan mu karena kau mantan saingan ku."
"Ya ya ya kau benar, awas saja sampai mulut mu bocor paman, aku akan mengadukan nya pada ayah."
"Bersikap yang baik pada ku, jangan sampai aku tidak merestui mu," kata Mario.
"Hey hey apa yang kalian bicara kan," tanya Sakura.
__ADS_1
"Tidak ada, aku hanya melepaskan rindu ku pada bocah ini," jawab Mario.
"Ayah saling kenal dengan Vero," tanya Sakura.
"Iya aku sangat mengenal nya, dia sudah aku anggap sebagai anak ku sendiri," jawab Vero.
"Sudah ayo duduk, kita makan dulu," kata Fika.
"Kau mengenal ayah ku, bagaimana bisa," tanya Sakura.
"Bisa sayang, aku sangat terkenal. Jangkauan pertemanan ku sangat luas," kawan Vero.
"Apa kalian berdua sudah menikah," tanya Mario.
"Belum yah, aku masih...
"Bertunangan, kami berdua masih bertunangan dam akan menikah dalam waktu dekat" saut Vero.
"Oww kalian tidak meminta restu ku," tanya Mario.
"Kau pasti merestui ku paman," jawab Vero dengan tatapan mata yang mengintimidasi Mario.
"Sial dia selalu membawa nama ayah nya," batin Mario.
"Iya aku pasti merestui kalian berdua," kata Mario.
"Oh iya Sakura perkenalkan ini ibu baru mu Fika, Sayang ini anak ku Sakura," ucap Mario.
"Sakura tante," ucap nya sambil tersenyum manis.
"Fika, panggil mamah saja," ucap Fika.
"Kau sudah tidak marah lagi dengan ayah kan," tanya Mario.
"Jika ayah tidak bermain dengan wanita lagi aku akan memaafkan ayah," jawab Sakura.
__ADS_1
"Iya sayang, mana mungkin ayah berani bermain wanita lagi, lihat mamah baru mu itu yang sangat cantik. Dia membuat ayah tergila-gila," ucap Mario.