Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 154 S4


__ADS_3

"Halo tuan," ucap Rian.


"Rian aku mendapatkan berita dari Kenzi, kau sudah punya pacar, kenapa tidak memberitahu ku," tanya Verrel.


"Tuan Kenzi yang mengatakan nya tuan. Saya sudah putus dengan pacar saya tuan, jadi saya sudah tidak mempunyai pacar lagi," jawab Rian.


"Kau yakin Rian, maaf Rian ini sudah sangat mendadak aku tidak bisa membatalkan nya. Kau yakin sudah putus dengan nya?"


"Iya tuan saya sudah putus dengan nya, untuk apa tuan membatalkan perjodohan ini, saya juga sudah membawa perhiasan yang tuan minta," kata Rian.


"Baiklah, nanti malam jam 7 malam di rumah ku," ucap Verrel.


"Iya tuan, saya tidak akan telat," kata Rian.


Setelah selesai menghubungi Rian. Verrel kembali mendekati Kenzi dan yang lainnya. Ia sedikit menyesal karena tidak tau akan hal ini sebelum nya.


"Bagaimana dad," tanya Kenzi.


"Dia sudah putus dengan pacar nya, mungkin karena perjodohan nya nanti malam, jadi Rian langsung memutuskan nya," jawab Verrel.


"Dia tetap menerima perjodohan ini dad?"


"Iya Kenzo, dia menerima nya. Rian orang yang sangat baik daddy yakin Monica akan menjadi lebih baik jika bersama nya," kata Verrel.


Dengan perasaan yang kesal Monica berjalan masuk ke dalam rumah keluarga Efron. Ia tau kedatangan nya ke sini untuk apa, itu sebabnya ia merasa sangat kesal dan ingin melarikan diri saja dari tempat ini.


"Itu siapa," tanya Sonia.


"Aku juga tidak tau Sonia, aku akan menghubungi suami ku," jawab Karla.


"Halo sayang, iya ada apa," tanya Kenzi.


"Ada wanita masuk ke rumah, gaya nya seperti preman, dan sangat terlihat wajah nya sangat kesal," jawab Karla.


"Monica," ucap Kenzi sambil memutuskan sambungan telepon itu.


"Monica kata mu. Monica sudah sampai," tanya Verrel.


"Sudah dad Monica ada di bawa sekarang, ayo kota ke sana," jawab Kenzi.


Kenzi, Kenzo dan Verrel langsung turun ke lantai dasar, mereka semua sudah sangat lama tidak bertemu dengan Monica dan sangat penasaran bagaimana bentuk tubuh Monica saat ini.


Monica gadis yang sebenarnya sangat cantik tapi gaya dan riasan di tubuh nya membuat kecantikan nya terpendam. Sebelum nya tubuh Monica lumayan banyak di penuhi dengan tato, tetapi karena perjodohan ini semua tato nya sudah di hapus sampai bersih. Hanya beberapa tato masih terlihat karena tidak bisa langsung di bersihkan.


"Monica kau sudah datang," ucap Verrel.


"Paman sudah lihat aku sudah datang," kata Monica.


"Kau tidak bisa basa basi ya Monica, waduh kenapa penampilan mu seperti ini, bisa lari calon suami mu," ucap Verrel.

__ADS_1


"Aku tidak perduli, jika di mau menerima ku dengan penampilan ku seperti ini berarti dia orang yang baik dan memang jodoh ku," kata Monica.


"Tidak begitu juga konsep nya. Monica kau sudah du serahkan oleh papah mu pada paman, jadi kau harus menuruti semua perkataan paman," ucap Verrel.


"Iya ya ya, dimana kamar ku paman, aku sangat lelah, aku belum ada tidur dari tadi malam," tanya Monica.


"Sonia, Karla sini sebentar," ucap Verrel.


"Iya yah." mereka berdua langsung berjalan mendekati Verrel dan yang lainnya.


"Hati-hati sayang," bisik Kenzi pada istri nya.


"Kamu membuat ku takut," kata Karla.


"Iya yah, ada apa," tanya Sonia.


"Tolong antar kan Monica ke dalam kamar nya, kamar nya tidak jauh dari kamar kalian berdua, di situ ada satu kamar kosong, kalian tau?"


"Iya yah kami tau, mari Monica," ucap Sonia.


"Dua wanita ini sedang hamil, aku rasa mereka berdua hamil dengan pria yang sama," batin Monica.


"Kalian bisa menyingkir dari jalan ku," tanya Monica pada Kenzi dan Kenzo.


Dengan cepat mereka berdua langsung berjalan menyingkir dari depan tubuh Monica. Mereka berdua tidak mau mencari masalah pada preman pasar.


"Wanita gila," batin Kenzi.


"Iya kau benar, tapi aku yakin Rian bisa menaklukkan nya. Rian tipe yang sabar," ucap Kenzi.


Verrel langsung menghubungi seseorang yang akan membuat Monica berubah menjadi gadis yang sangat cantik. Ia tidak mau Rian kecewa dengan penampilan Monica saat ini.


"Ini kamar mu," ucap Karla.


"Hmmm Terima kasih," kata Monica dan langsung masuk ke dalam kamar nya.


Dengan cepat Sonia dan Karla pergi menjauh dari tempat itu, mereka berdua takut dengan Monica yang sangat menyeramkan.


"Dia seperti harimau," ucap Karla.


"Hahaha aku rasa dia seperti singa yang sedang kelaparan," kata Sonia.


"Sayang kamu tidak di makan oleh nya kan," tanya Kenzi yang langsung memeluk Karla.


"Siapa yang bisa memakan ku jika bukan hanya kamu," jawab Karla.


"Hahaha iya kamu benar, hanya aku yang bisa memakan mu sampai kamu berteriak nama ku," kata Kenzi.


"Sayang aku ingin melihat bayi kita sayang," ucap Sonia.

__ADS_1


"Kamu mau USG," tanya Kenzo.


"Iya sayang, aku ingin USG, aku ingin melihat perkembangan bayi kita," jawab Sonia.


"Hmmm besok saja ya, kita akan ke rumah sakit untuk melihat perkembangan bayi kita," kata Kenzo.


Malam hari nya semua orang sudah bersiap-siap untuk acara malam ini, Verrel berjalan mendekati kamar Monica untuk melihat persiapan Monica, ia tidak mau ada yang miss dari Monica.


"Tuan ada beberapa bekas tato yang masih terlihat, kami menutup nya dengan make up."


"Monica kenapa tidak kamu hapus sampai bersih," tanya Verrel.


"Paman mana mungkin bisa langsung bersih, semua itu perlu proses, dua bulan lagi baru aku bisa laser untuk membersihkan nya secara total," jawab Monica.


"Ya sudah, kau sudah tampak sangat cantik sekarang, ayo kita turun," ucap Verrel.


"Aku cantik paman, aku akan mencari sugar daddy," kata Monica.


"Iya aku akan mendapatkan sugar daddy," ucap Verrel.


Di lantai bawa Kenzi dan Kenzo menyambut Aldy dan Nadya yang sudah datang. Nadya yang memang kenal dengan Kenzi dan Kenzo langsung memeluk mereka berdua.


"Wah wah wah, kalian berdua seperti hulk, apa kabar kalian," tanya Nadya.


"Baik Nadya, aku sudah cukup lama tidak bertemu dengan mu," kata Kenzo.


"Iya kau kan waktu itu sakit, kalau dengan Kenzi aku sering bertemu," ucap Nadya.


"Paman apa kabar," tanya Mereka berdua.


"Baik, wah kalian berdua sangat mirip dan kompak. Jadi ingat saat kalian masih berada di dalam perut ibu kelian," jawab Aldy.


"Aldy kau sudah datang, perkenalan ini Monica," ucap Verrel.


"Jadi benar kita akan memasangkan dua pasangan malam ini," tanya Aldy.


"Iya benar, kita akan memasangkan dua pasangan malam ini," jawab Verrel.


Tak lama Zayn dan Paman nya juga sampai di rumah Verrel. Sedari tadi Zayn terkejut karena lokasi pertemuan perjodohan ini di rumah keluarga Efron.


"Zayn kau, jadi kau yang akan menjadi pasangan mereka," ucap Kenzi.


"Apa dunia terlihat sangat sempit, kita bertemu lagi," kata Zayn.


"Wah dia sangat tampan, dia seperti tipe sugar daddy ku," batin Monica.


"Aku seperti pernah melihat nya," batin Nadya.


"Oh jadi ini teman mu itu, pantas saja kata nya kau pernah ke rumah ini," kata Leo paman Zayn.

__ADS_1


Acara sudah mau di mulai mereka hanya tinggal menunggu satu orang lagi yaitu Rian. Rian berjalan masuk ke dalam rumah Verrel, dari kejauhan ia sudah melihat banyak orang yang sedang menunggu nya. Mata Rian tertuju pada seseorang wanita yang membuat nya sangat terkejut.


"Bella," ucap Rian dengan mata yang berkaca-kaca.


__ADS_2