
Sesampainya di Indonesia Rakha kembali menghubungi orang tua nya. Ia kembali mendapatkan kekecewaan saat Ayah nya tidak mengizinkan nya pulang. Kakek nya masih marah pada nya, Dylan tidak mau suasana semakin panas saat Rakha pulang ke rumah.
"Lalu bagaimana yah," tanya Rakha.
"Kau memang membuat masalah besar, nenek mu sakit saat mendengar kau menikah tanpa izin. belum lagi kakek sangat marah pada mu, saat ini nenek sedang dalam perawatan, sakit jantung nya kumat karena mu."
"Ayah aku ingin bertemu mereka aku ingin meminta maaf," ucap Rakha.
"Jangan Rakha pulang lah dulu ke rumah Kenzo, nanti ayah akan ke sana," kata Dylan.
"Iya yah aku akan ke rumah Kenzo saja," ucap Rakha.
"Maaf." Alice memeluk Rakha dengan erat. Ia tidak berani mengatakan apapun lagi pada Rakha. Saat ini ia yakin Rakha sedang marah karena masalah kemarin.
"Tidak papa." Rakha membalas pelukan dari Alice, ia sadar untuk masalah ini Alice sama sekali tidak bersalah. Ini keputusan nya dan diri nya sendiri lah yang harus bertanggung jawab.
"Tenang Vano, kau jangan terlalu panik," ucap Alvaro.
"Bagaimana aku tidak panik, istri ku drop, ia tidak menyangka Rakha seperti itu. Padahal ia ingin istri yang terbaik untuk Rakha, dari awal kami melihat Rakha bersama wanita itu kami berdua sudah memiliki perasaan yang tidak enak," kata Vano.
"Sudah sudah tenang lah, aku mengerti nanti penyakit jantung ku kumat bagaimana," ucap Alvaro.
"Aku tidak mempunyai sakit jantung Alvaro, kau malah membuat perasaan ku tidak enak," kata Vano.
"Sudah dok," tanya Alvaro yang melihat dokter keluar dari kamar.
"Saya sudah memanggil ambulans. Kondisi nya sangat tidak baik, lebih baik di rawat di rumah dari pada di rumah."
"Lakukan yang terbaik dok," ucap Alvaro.
"Sudah tidak papa, jangan berpikir buruk," kata Alvaro sambil mengusap punggung Vano.
"Aku takut kehilangan nya Alvaro, bagaimana ini."
"Vano kita sudah tua kalau salah satu dari kita pergi itu adalah hal yang wajar sudah tidak papa, jangan takut," ucap Alvaro.
"Iya kau benar, aku harap semua nya akan baik-baik saja."
Rakha sudah sampai di rumah Kenzo. Ia langsung membawa istri nya masuk ke dalam rumah. Mereka berdua mengejutkan penghuni rumah yang sedang makam siang.
"Sayang itu Rakha dan pacar nya," kata Sonia.
"Rakha," ucap Kenzo.
"Hay selamat siang." Rakha tersenyum pada mereka semua. Senyuman manis Rakha menunjukkan kalau dia sedang tidak ada masalah tetapi kenyataan nya Rakha sedang banyak masalah.
"Untuk apa kau datang," ucap Kenzi.
__ADS_1
"Kau masih ingat kamu, aku pikir kau sudah lupa," kata Kenzo.
"Maaf kan aku, jadi kalian sudah tau kalau aku sudah menikah. Maafkan aku, aku tau aku salah, tapi semua nya serba mendadak," ucap Rakha.
"Sayang sudah Rakha pasti sedang banyak masalah jangan membuat nya tertekan," ujar Sonia.
Wajah cerita Rakha berubah Seketika. Ia tidak tau harus kemana lagi jika sepupu nya menolaknya. Kenzo dan Kenzi tidak tega melihat Rakha yang terlihat cukup menyedihkan.
"Duduk makan dulu," ucap Kenzi.
"Iya duduk lah, maafkan kami, kami hanya terbawa emosi," kata Kenzo.
"Iya kalian tidak mengusir ku kan," tanya Rakha.
"Tidak mungkin lah, kau sepupu kami. Kalau kau tidak lapar istirahat lah dulu. Setelah semua nya lebih baik kita berbicara baik-baik," jawab Kenzo.
"Iya aku ke kamar dulu, ayo sayang."
"Istirahat jangan buat kasur bergoyang," ucap Kenzi.
"Aku pengantin baru," teriak Rakha.
Vero anak manja yang sudah tidak manja lagi sedang duduk di depan piano. Ia ingin menyanyikan sesuatu untuk istri tercinta nya. Sebenarnya ini permintaan Sakura yang tiba-tiba memintanya untuk bernyanyi. Ia yakin suara emas Vero akan membuat anak nya senang di dalam sana.
Alunan musik sudah Vero bunyikan. Suara emas nya mulai keluar dari dalam mulut nya. Yang membuat Sakura aneh adalah Vero memilih bernyanyi tanpa menggunakan apapun, Vero berdalih setelah bernyanyi ia ingin langsung menjenguk anaknya.
Lirik.
Kau dan aku tercipta oleh waktu
Hanya untuk saling mencintai
Mungkin kita ditakdirkan bersama
Merajut kasih menjalin cinta
Berada di pelukanmu mengajarkanku
Apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cinta
Berdua bersamamu mengajarkanku
Apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cinta
Kau dan aku (kau dan aku) tercipta oleh waktu
Hanya untuk saling mencintai
__ADS_1
Mungkin kita ditakdirkan bersama
Merajut kasih menjalin cinta
Berada di pelukanmu mengajarkanku
Apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cinta
Berdua bersamamu mengajarkanku
Apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cinta
Tak pernah terbayangkan olehku (tak terbayangkan olehku)
Bila kau tinggalkan aku
Hancurlah hatiku, musnah harapanku, sayang, ah
Berada di pelukanmu mengajarkanku
Apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cinta
Berada di pelukanmu mengajarkanku
Apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cinta
Berdua bersamamu mengajarkanku
Apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cinta
Hu-hu...
Ho-ho....
Ho-ho-oh...
Setelah selesai bernyanyi Vero berjalan mendekati Sakura. Mata nya sudah terlihat di penuhi dengan hawa *****.
"Sayang anak kita perlu di jenguk." Vero membawa Sakura naik ke atas kasur.
Oh iya ini Visual Alvaro dan Vano ya hehehe hot daddy.
Alvaro karena memang usia Alvaro lebih tua dari Vano.
__ADS_1
Dan ini Vano