
Malam yang menakutkan bagi agnes telah berlalu, Kali ini agnes bangun tidak seperti biasanya ia masi tertidur di pelukan alex yang membuat nya sangat nyaman, begitu juga dengan alex gangguan tidur nya selama ini hilang seketika saat bersama agnes ia dapat tidur dengan nyentak tanpa merasakan mimpi buruk lagi...
Sinar matahari yang masuk melewati jendela membuat kedua pasangan bahagia ini terbangun dari tidur nya...
"Cantik..." ucap alex sambil mengusap wajah agnes...
"Tuan..." ujar agnes yang ikut terbangun...
"Cup..." satu ciuman mendarat di bibir agnes...
"Tuan..." ucap agnes kaget dengan perilaku alex...
"Cup..." alex mencium bibir agnes lagi...
"Sayang..." ucap reflek agnes yang merasa kesal dengan perilaku alex...
"Sayang..." ujar alex dengan senyuman di bibir nya...
"Maaf..." ucap agnes dan langsung memalingkan wajah nya karena malu...
"Aku suka panggilan itu..." ujar alex...
"Tapi aku tidak..." ucap agnes masi dengan memalingkan wajah nya...
Alex menarik tubuh agnes dan memeluknya sangat erat yang membuat agnes sulit bernafas...
"Lepas tuan aku sulit bernafas..." ucap agnes...
"Sudah ku bilang jangan panggil aku tuan..." ujar alex sambil menatap wajah agnes...
"Jangan menatap ku seperti itu..." ujar agbes...
"Kenapa kau terpesona dengan wajah ku..." tanya alex...
"Iya... eh tidak..." jawab agnes yang membuat wajah agnes merah seketika...
"Aku tidak heran, hampir semua wanita tergila-gila dengan ku..." ucap alex dengan sombong...
__ADS_1
"Masi hampir belum semua..." ujar agnes...
Semenjak perubahan sikap alex yang menjadi luar biasa baik dan manja ini, agnes lebih berani berbicara panjang dengan alex ia juga sudah mulai berani menyentuh tubuh alex. Agnes melihat bekas luka yang cukup lebar di leher alex walaupun bekas luka itu sudah mulai memudar agnes masi bisa melihatnya dengan cukup jelas, tangan agnes reflek memegang bekas luka itu yang membuat alex sedikit terkejut...
"Ini bekas luka apa..." tanya agnes...
"Tidak penting..." jawab agnes...
"Apa bekas luka ini ada hubungannya dengan gangguan tidur mu selama ini..." tanya agnes...
"Dari mana kamu tau aku punya gangguan tidur..." tanya balik alex...
"Dari jihan..." jawab agnes masi dengan memegang bekas luka itu...
"Jam berapa sekarang..." ucap alex untuk mengalihkan pembicaraan nya...
"Jam 7..." jawab agnes...
"Aku kesiangan, mari mandi..." ucap alex...
"Aku ingin mandi bersama mu..." ucap alex sambil memeluk agnes dari belakang...
"Apa kamu sudah tidak mengenakan pakaian..." tanya agnes yang merasa kukit nya bersentuhan langsung dengan kulit alex...
"Kamu bisa melihat nya..." jawab alex dan membalik badan agnes...
"Aaaakkk..." teriak agnes saat melihat alex yang sudah telanjang bulat...
Alex mendekap terikan agnes dengan cara mencium nya, agnes yang mendapatkan ciuman mendadak dari alex sontak kaget dan berusaha mendorong tubuh alex, tetapi alex malah memperdalam ciuaman itu...
Mereka bedua mengaduh bibir selama beberapa menit sampai pasokan oksigen di paru-paru mereka berdua habis, alex melepaskan ciuman itu dengan nafas yang terenga-enga, mungkin ini adalah ciuman terlama nya selama ini...
Junior alex sudah tidak junior lagi, agnes yang merasakan ada benda yang menyentuh perut bagian bawa nya langsung melihat benda itu, dan lagi bertapa terkejut nya agnes saat melihat benda yang sangat asing di mata nya berdiri dengan tegap mengahadap kearah perut nya...
Agnes langsung berlari keluar dari kamar mandi sambil berteriak, ini pertama kali nya agnes melihat junior alex yang sudah tidak junior lagi. Alex yang melihat tingka laku agnes yang menurut nya lucu hanya bisa tertawa, ia berjalan mendekati badhub dan mengganti air hangat itu menjadi dingin karena hawa di tubuh nya panas akibat ciuaman panas tadi...
Agnes masuk keruangan ganti untuk untuk menyiapkan pakaian suami nya, fikirannya masi tertuju pada benda yang ia lihat tadi...
__ADS_1
"Kenapa fikiran ku terus menerus tertujuh pada benda itu..." ucap agnes...
Karena merasah bosan menunggu alex mandi, agnes membuka hp nya untuk menghilang kan rasa bosan nya, sudah ada beberapa pesan masuk di wa hp nya salah satu nya dari bella dan nathan...
Ia membalas satu persatu pesan itu, mereka berdua berterimakasi pada bella karena sudah berhasil membujuk alex untuk mengembalikan restoran dan perusahaan nathan seperti semulah...
"Secepat itu kah, seberapa besar si pengaruh nya dalam dunia ini..." batin agnes...
Alex keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melingkar di perut nya, agnes yang melihat alex langsung berlari memeluk alex karena sudah menepati janji nya kemarin....
"Terimakasih..." ucap agnes...
"Untuk..." tanya alex bingung...
"Telah mengembalikan semua ini seperti semula..." jawab agnes...
"Itu tidak gratis..." ujar alex yang mengerti maksud dari agnes...
"Dengan apa aku harus membayar nya..." tanya agnes...
"Nanti ku fikirkan..." jawab alex...
Alex dan agnes masuk keruang ganti untuk mengenakan pakain, setelah selesai agnes pergi mengambil sepatu untuk alex. Saat agnes pergi hp agnes berbunyi pertanda pesan masuk...
Alex mengambil hp agnes yang sama merek nya dengan hp alex yaitu mereka sumsang keluaran terbaru, itu pertanda jika agnes bukan dari kalangan bawah. Kebetulan hp sumsang agnes tidak di kunci alex dengan leluasa membuka hp itu...
Alex membuka pesan yang masuk, mata nya terbelalak saat melihat pesan dari nathan, ia membuka pesan itu untung nya tidak ada percakapan yang bersifat mesrah, alex mengetik sesuatu dan mengirim nya lalu kontak nathan di hapus nya, ia juga tidak lupa menyimpan nomor nya dengan nama suami tersayang ku...
"Sedang apa..." ucap agnes...
"Tidak ada, hanya melihat hp milik mu, hp bukan hp biasa..." ujar alex...
"Ooo.. itu aku mendapat kanya dari give away..." ucap agnes...
Agnes mengambil kaki alex memakaikan nya kaus kaki dan sepatu, setelah di rasa semua beres mereka berdua pun turun dari kamar...
Jangan lupa vote like dan comen...
__ADS_1