
"Sayang, aku tidur bersama ikan. Mana mungkin. Apa kamu mau ikan itu mengandung anak ku." kata Alvaro.
"Biar saja aku tidak peduli, kamu nafsu sama ikan." Angel membalik badannya
"Kalau ikan itu cantik, seksi dan menggoda ku. Ya.. mana mungkin aku menolak nya." ujar Alvaro.
Angel melemparkan bantal ke wajah Alvaro. " Kami ya, sudah berapa wanita yang tidur dengan mu, kamu gampang tergoda dengan wanita." teriak Angel.
"Sayang hentikan, kan kita lagi bahas ikan. Bukan wanita. Kalau wanita hanya dirimu yang mampu menggoda ku. Hahaha itu sebab nya kamu harus melayani ku setiap hari. Jika tidak aku takut imam ku tiba-tiba lemah dan aku tergoda dengan wanita lain." ucap Alvaro yang malah semakin memancing amarah Angel.
"Sayang, jadi jika aku tidak melayani mu karena aku sedang datang bulan. Kamu akan mencari wanita lain. Oww oke kalau begitu, aku akan mencari laki-laki yang lebih tampan dan setia dari kamu." kata Angel.
"Kamu mau selingkuh dari ku." tanya Alvaro.
"Iya aku mau selingkuh dengan kak Vano, seperti nya dia laki-laki yang baik dan tidak mudah tergoda dengan wanita lain." Angel berlari keluar dari kamar.
Sontak saja, Alvaro ikut berlari mengejar Angel. Ia tidak akan rela jika istri tercinta nya tidur dengan laki-laki lain. Siapa pun itu.
Saat ingin masuk kedalam kamar Vano untuk meminta kerja sama. Angel merasa sangat ragu, ia sedikit mengintip kedalam kamar Vano, untung saja Angel tidak langsung masuk. Kalau ia langsung berlari masuk kedalam tentu saja akan mempermalukan diri nya karena Vano dan Anggi sedang berciuman.
__ADS_1
Angel membalik badannya untuk pergi meninggalkan pintu kamar Vano. Saat sudah cukup jauh Alvaro datang dan memeluk nya dengan sangat erat.
"Jangan tinggal kan aku, aku tidak bisa hidup tanpa kamu. Maaf telah menyakiti hati mu, aku tidak akan pernah tergoda dengan wanita lain. Karena hanya kamu yang aku cintai tidak ada yang lain."
Angel tersenyum bahagia, Alvaro dengan mudah nya memperbaiki mood nya yang sedang jelek. Angel juga merasa tidak akan bisa lama-lama marah pada suami tercinta nya.
"Janji tidak akan pernah." kata Angel dengan menatap wajah Alvaro.
"Cup." Alvaro mengecup bibir Angel.
"Janji, kamu wanita satu-satu nya dalam hidup ku." ucap Alvaro.
Fiona dan Adit yang menyaksikan momen itu hanya bisa tersenyum sambil berpelukan. Mereka tidak menyangka jika Alvaro secepat itu mendapatkan cinta nya. Mereka berdua sangat mengenal Alvaro yang tidak akan pernah meminta maaf duluan jika berbuat salah kecuali itu benar-benar kesalahan yang sangat besar. Tetapi sekarang Alvaro seperti manusia yang di buta kan dengan rasa cinta. Dengan mudah nya meminta maaf pada istri tercinta nya.
Liburan kapal telah berakhir, mereka sedang berada di salah satu pulau untuk kembali ke kota. Dari pulau ini mereka semua akan naik pesawat pribadi untuk menuju kota karena menempuh perjalanan yang sangat cepat hanya beberapa jam saja.
Sebelum pulang seperti biasa, para wanita membawa kartu debit suami mereka masing-masing untuk berbelanja kebutuhan mereka masing-masing. Tak terkecuali Anggi yang sebenarnya ingin memakai milik nya tatapi Vano memaksa untuk memakai milik Vano saja.
Para pria hanya bisa mengekor di belakang istri mereka dengan membawa belanjaan, marah sudah tentu tidak bisa, mereka terlalu takut untuk itu. Diam dan mengikuti istri mereka salah satu hal terbaik saat ini.
__ADS_1
Alvaro yang sebenarnya sangat anti dalam berbelanja sudah memasang wajah cemberut sejak tadi, ia sangat benci berbelanja karena sudah pasti menghabiskan waktu yang sangat lama apalagi para wanita memiliki selera yang sangat aneh. Mereka bisa bertanya tentang barang itu bahkan sudah mencoba nya tetapi dengan mudah nya para wanita berkata "Tidak suka, bukan selera ku, sangat membosankan kan, ingin mencari model lain."
Hal itu yang membuat para pria sangat benci jika berbelanja dengan wanita.
Angel membeli beberapa makanan tradisional, karena merasa cukup lapar. Belum lagi ia harus membuat suasana hati suami nya menjadi lebih baik karena sedari tadi bibir Alvaro sudah bisa diikat dengan karet ban.
"Sayang coba lah." Angel menyodorkan makanan ke mulut Alvaro.
"Tidak mau." tolak Alvaro.
"Coba lah, ini makanan enak." bujuk Angel.
"Tidak mau, itu makanan sembarang aku takut perut ku sakit. Aku tidak mau." tolak Alvaro.
"Jika aku yang menghabiskan nya biar saja perut ku yang sakit." ucap Angel dengan nada yang di buat sedih.
"Jangan, mana makanan itu." Alvaro membuka mulut nya.
Dengan semang hati Angel menyuapi Alvaro makanan itu. Dan benar saya awal nya Alvaro menolak tetapi karena merasa enak malah Alvaro merasa ketagihan dan menghabiskan makanan itu.
__ADS_1
Setelah puas berbelanja mereka semua langsung ke bandaran untuk naik pesawat, tak lama pesawat yang mereka tumpangi lepas landas menuju kota.