Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 39 S4


__ADS_3

"Iya aku tau, aku memang sangat cantik," kata Karla


"Oh iya padahal aku tadi hanya bercanda pada mu kamu sangat percaya diri sayang," ucap Kenzi.


"Jadi kamu bohong oke aku marah pada mu sayang," kata Karla.


"Hahaha aku hanya bercanda sayang jangan marah pada ku, aku sangat mengagumimu sayang, bukan hanya waja mu yang cantik tapi isi harti benar-benar sangat cantik sayang," ucap Kenzi.


"Terima kasih," kata Karla.


"Bagaimana dengan Sakura mas, aku jadi teringat dengan nya," tanya Karla.


"Dia kenapa kamu bertanya tentang nya, aku tidak tau sayang," jawab Kenzi yang masih sakit hati pada Sakura karena pernah menolak nya.Tapi dengan Sakura menolak nya ia mendapatkan wanita yang sangat luar biasa yaitu istri nya saat ini.


"Kamu sedang tidak ada masalah dengan nya kan," tanya Karla.


"Tidak ada sayang, ya sudah sekarang kita tidur, aku sangat mengantuk," kata Kenzi.


Pagi hari nya Karla masih terlelap sedangkan Kenzi sudah bersiap-siap karena ia harus ke rumah sakit.


"Mau kemana mas," tanya Karla.


"Aku harus ke rumah sakit, kasihan kakak ipar sudah menunggu Kenzo seharian, kamu di sini saja ya," jawab Kenzi.


"Iya mas kamu hati-hati salam untuk kakak ipar," ucap Karla.


Verrel dan Akifa sedang berada di ruang makan, Akifa sedang menyiapkan makanan untuk Sonia yang pasti saat ini sedang lapar.


"Aku sangat senang akhirnya, semua nya akan baik-baik saja, Kenzo akan sembuh dari sakit yang selama ini ia derita dan Kenzi sudah bahagia bersama istri nya," ucap Verrel.


"Iya sayang, akhirnya semua nya baik-baik saja, aku sangat bersyukur akan hal itu," kata Akifa.


"Kalian sedang apa," tanya Kenzi yang datang dari arah belakang.


"Sedang membicarakan mu dan kakak mu, oh Iya kau ikut dengan ku ke rumah sakit kan," tanya Verrel.


"Iya yah, aku ikut, ayo pasti kakak ipar sudah menunggu kita," jawab Kenzi.


"Terima kasih pah, aku makan dulu," ucap Sonia.

__ADS_1


"Iya, makan lah, aku dan Kenzi akan menjaga Kenzo yang tidak bisa apa-apa," kata Verrel.


Beberapa hari kemudian, Kenzi mendapatkan informasi dari pihak rumah sakit, bahwa hari ini Kenzo akan bangun dari tidur panjang nya. Mereka semua langsung ke rumah sakit untuk melihat Kenzo yang akan sadar.


"Semoga tidak terjadi apa-apa," ucap Kenzi.


Perlahan Kenzo mulai membuka mata nya, kepala nya terasa cukup pusing sampai ia mengedipkan mata nya beberapa kali.


"Aku dimana," tanya Kenzo.


"Sayang kamu sudah bangun, kamu ingat aku kan," tanya Sonia.


Kenzo memicingkan mata nya sambil melihat wajah Sonia. Wajah yang sama sekali tidak asing tapi ia tidak ingat siapa wanita yang berada di depan nya itu.


"Aku tidak tau, apa kita pernah bertemu, kamu tidak asing," kata Kenzo.


"Apa kau mengenal kami," tanya Verrel.


"Kalian," Kenzo mulai berpikir keras untuk mengingat semua orang di tempat ini tapi percuma saja ia tidak dapat mengingat nya.


"Dok suami saya hilang ingatan," tanya Sonia.


Setelah memeriksa Kenzo dan mengkaji apa yang di rasakan Kenzo. Dokter menarik kesimpulan bahwa Kenzo mengalami lupa ingatan berskala kecil.


"Kenzo pasti akan cepat sembuh jika kalian semua berusaha membantu nya untuk mengingat semuanya, mungkin hanya beberapa bulan dia pasti akan sembuh," kata Dokter.


"Hanya kecil kan dok, tidak selama nya," tanya Kenzi.


"Tidak selama nya, ia masih tidak asing dengan kalian. Berusaha lah membuat Kenzo memuliakan ingatan nya.


Setelah dokter pergi, mereka langsung memperkenalkan diri pada Kenzo, agar Kenzo dapat tau siapa mereka sebenarnya.


Dari Verrel sampai Dylan, yang membuat Kenzo tau siapa mereka tapi masih tidak kenal dengan mereka.


"Kita kembar," tanya Kenzo.


"Iya kita kembar, wajah mu sama dengan wajah ku, sebentar." Kenzi mengambil handphone untuk Kenzo bercermin.


"Iya kita sama, aku lebih tampan di bandingkan diri mu," ucap Kenzo.

__ADS_1


"Kamu istri ku, kenapa aku melupakan wanita secantik kamu," ucap Kenzo sambil menyentuh wajah Sonia.


"Terima kasih, masih tetap Kenzo yang aku kenal, mungkin hanya hilang ingatan tetapi tidak menghilangkan jati diri mu," kata Sonia sambil memeluk Kenzo.


Verrel meminta agar Kenzo menjalani perawatan di rumah saja, dengan segala kekuasaannya akhirnya Kenzo di izin kan pulang. Tetapi Kenzo masih dalam pengawasan dokter setiap hari.


Sesampainya di rumah Kenzo langsung di bawa ke kamar nya, di dalam sana sudah ada beberapa alat rumah sakit untuk perawatan Kenzo.


"Aku tinggal di rumah sebesar ini, jadi aku orang kaya," ucap Kenzo.


"Iya Kenzo kau orang kaya, dan jangan sampai lupa aku daddy mu," kata Verrel.


"Mana istri ku, aku ingin bersama wanita cantik itu," ucap Kenzo.


"Dia sedang membuat kan makanan khusus untuk mu, kau bersama daddy dulu."


"Apa sakit Kenzo, jahitan di kepala mu cukup lebar," tanya Verrel.


"Aku masih pusing, dan terasa cukup nyeri," jawab Kenzo.


"Ya sudah istirahat lah, jangan banyak berpikir selagi kau belum sembuh total," kata Verrel.


Tak lama Sonia datang masuk ke dalam kamar nya, ia membawa semangkuk bubur untuk suami nya.


"Makan sayang, setelah ini minum obat," ucap Sonia.


"Kamu benar-benar istri ku kan," tanya Kenzo.


"Iya sayang, buat apa aku berbohong pada mu, aku benar-benar istri sah mu," jawab Sonia.


"Sudah sejauh apa kita, apa kita punya anak," tanya Kenzo.


"Tidak, kita belum punya anak. Kita sudah cukup jauh, juga sudah melakukan nya bersama dan aku tau semua bentuk tubuh mu," jawab Sonia.


"tubuh mu lumayan kekar, kamu tidak suka bulu halus di tubuh mu dan milik mu seperti jagung bakar besar, sampai sakit sekali."


"Apa kamu tidak tau malu, kenapa kamu membicarakan hal itu," ucap Kenzo.


Sonia menaikan satu alis nya, ia merasakan jika Kenzo yang mesum sudah hilang.

__ADS_1


__ADS_2