Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 211 S3


__ADS_3

"Kamu ya, dia saudara kembar ku jangan mengejek nya." Ucap Rizky.


"Iya iya maafkan aku." Kata Alana sambil tersenyum pada Rizky.


"Sudah cepat ayo kita makan, nanti kita terlambat sampai rumah dan Dylan pasti akan mengamuk."


"Kalian jika sudah bertiga seperti anjing dan tikus, selalu ada yang di ribut kan. Apa saat kalian satu kampus dulu seperti itu." Tanya Alana.


"Tidak lah, aku dengan Verrel jarang bertemu dan kami berdua bertemu jika ada suatu pertandingan di sekolah. Tapi jika kami berdua bertemu jika tidak ada jotos tidak sah si." Jawab Rizky.


"Sama saja, berarti saat bertemu kalian bertengkar.".


"Tidak semua, hanya beberapa saja." Kata Rizky.


Setelah mereka selesai makan siang, Rizky dan Akan langsung pergi meninggalkan rumah itu untuk pulang, sedari tadi Dylan dan Verrel juga sudah selalu menghubungi nya.


"Sudah ku bilang bukan, mereka tidak bisa lama-lama berpisah dengan ku." Ucap Rizky.


"Kenapa dia lama sekali, banyak yang harus di siapkan." Kata Dylan.


"Kau sabar lah, kata dia sedang dalam perjalanan, lagi pula kita ingin melakukan apa, semua sudah di kerjakan oleh orang lain." Ujar Verrel.


"Iya juga ya, apa kau sudah mengundang semua teman kita." Tanya Dylan.


"Sudah, bahkan ada beberapa rekan bisnis orang kita juga datang, acara berjalan sedikit formal." Jawab Verrel.


"Tidak heran, semua acara kita pasti melibatkan rekan bisnis." Kata Dylan.


Sore hari nya Rizky dan Alana baru tiba di rumah, mereka berdua langsung masuk ke dalam rumah dengan membawa beberapa pesanan Dylan. Itu sebab nya mereka pulang cukup sore.

__ADS_1


"Dylan Verrel." Panggil Rizky sambil merebahkan tubuh nya ke atas sofa.


"Itu dia." Ucap Dylan yang berada di dekat kolam renang.


"Kau bisa mendengar suara nya." Tanya Verrel.


"Seperti nya memang Rizky ayo kita lihat." Jawab Dylan.


Mereka berdua langsung menghampiri Rizky yang sedang memejamkan mata nya karena lelah akibat perjalanan yang cukup jauh.


"Kau benar, itu dia." Ucap Dylan.


Dengan kasar mereka berdua melompat ke atas tubuh Rizky.


"Uppp." Rizky langsung membuka mata nya karena merasakan sakit di tubuh nya.


"Kalian ingin membunuh ku." Tanya Rizky.


"Bagaimana enak tidak, aku sangat sulit mencari ini." Tanya Rizky.


"Lumayan, meskipun tidak seenak di Eropa tapi bisa lah." Jawab Verrel.


"Kau benar rel, aku juga lumayan suka." Ujar Dylan.


"Sudah aku ingin beristirahat, acara malam hari kan, aku cukup lelah." Ucap Rizky.


"Pergi lah, jam 7 kita sudah wajib berkumpul di sana." Kata Dylan.


Rizky masuk ke dalam kamar nya untuk beristirahat. Sebenarnya Rizky merasa banyak yang menggangu pikiran nya, termasuk beberapa perasaan tidak enak, terutama pada saudara kembar nya Candra.

__ADS_1


"Apa pertemuan ku dengan Candra ada sebuah kesalahan." batin Rizky sebelum diri nya terlelap.


Malam hari telah tiba, mereka semua sedang bersiap-siap karena acara akan segera di mulai. Berbeda dengan pasangan yang lain nya Verrel dan Akifa baru ingin mandi, karena ulah Verrel yang tiba-tiba meminta jatah.


"Ini semua karena kamu, kita telat bagaimana." Ucap Akifa.


"Maaf sayang, kita tidak akan telat." Kata Verrel.


Mereka berdua terpaksa mandi bersama demi menghemat waktu. Setelah selesai mandi mereka berdua langsung memakai pakaian yang memang sudah di siapkan sejak tadi sore.


"Dimana Verrel, kenapa dia yang telat." Ucap Dylan.


"Biasalah, kau seperti tidak tau dia." Ujar Rizky.


"Sayang, kue ulang tahun nya besar sekali." Tanya Lia.


"Aku juga tidak tau, aku tidak memesan nya, apa mungkin dari papah." Jawab Dylan.


"Mungkin saja, karena ada rekan kerja mereka, jadi mereka ingin yang terbaik untuk semua nya." Kata Alana.


"Maaf aku terlambat." Ucap Verrel.


"Kau yah, kenapa kau terlambat." Tanya Dylan.


"Aku kebablasan, tadi tidak berniat melakukan nya, eh malah keasikan sampai malam." Jawab Verrel yang langsung di mengerti oleh mereka semua.


"Tidak heran, karena otak mu selalu berisi hal yang mesum." Ujar Dylan.


"Apa sudah siap semua." Tanya Alvaro.

__ADS_1


"Sudah paman, para tamu juga sudah datang semua." Jawab Dylan.


"Kalau begitu, ayo kita mulai acara nya. Sebelum semakin malam." Ucap Alvaro.


__ADS_2