Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 170 S3


__ADS_3

Lia merasa sangat sial bertemu dengan Dylan, ia tidak habis pikir bisa berurusan dengan pria seperti Dylan, untung saja mood nya sedang baik-baik saja jika tidak Lia pasti sudah menghabisi laki-laki yang sedari tadi selalu membentak nya.


"Ini kamar mu." Ucap Dylan dan berniat pergi meninggalkan Lia


"Tunggu, Siapa nama mu." Tanya Lia.


"Dylan." Ucap nya tanpa menoleh sedikit pun ke arah Lia.


"Cih, apa semua orang kaya tidak memiliki akhlak yang baik." Batin Lia.


Lia naik ke atas kasur yang sangat lembut dan empuk, ini pertama kali nya ia tidur di kasur senyaman ini. Dan tak butuh waktu lama Lia sudah terlelap di atas kasur yang empuk itu.


Begitu juga dengan Dylan, ia juga langsung terlelap karena kepala nya cukup sakit, hari ini diri nya benar-benar merasa sangat sial.


Jam cepat berlalu Dylan sudah memasang alarm pukul setengah lima pagi, ia sengaja bangun jam segitu karena tidak ingin keluarga nya terutama Verrel tau jika diri nya membawa seorang wanita. Apalagi wanita itu bar-bar seperti Lia, sudah pasti dia akan di bully abis-abisan oleh Verrel.


"Bangun, kau mau pulang tidak." Tanya Dylan sambil menggoyangkan tubuh Lia.


Lia yang terkejut tanpa aba-aba menendang Dylan dengan kuat sampai Dylan terpental ke bawa lantai. Lia yang sadar melakukan kesalahan lagi langsung bangkit untuk membantu Dylan berdiri.


"Kurang ngajar, kau mau membunuh ku." Bentak Dylan.


"Tidak, maaf." Ucap Lia.


"Sudah, ayo aku akan mengantarkan mu pulang, semakin lama bersama mu semakin sial hari-hari ku." Kata Dylan.

__ADS_1


Lia sangat takjub dengan koleksi mobil di rumah itu, sangat banyak dengan berbagai macam model kekinian.


"Kau mau pulang, atau mau menjadi penjaga mobil-mobil ini." Ucap Dylan yang sudah berada di dalam mobil.


"Iya tunggu aku, kenapa kau selalu marah pada ku." Lia ikut masuk ke dalam mobil.


Dylan membawa Lia ke tempat mereka bertemu kemarin malam. Dylan melirik ke arah Lia karena tidak mengeluarkan suara sedikit pun, ternyata Lia sudah terlelap tidur.


"Pantas saja." Batin Dylan.


"Dia cukup cantik, tapi pakaian nya seperti seorang laki-laki." Ucap Dylan.


Setelah kurang lebih 1 setengah jam mengendarai mobil akhirnya mereka berdua sampai di taman, tempat mobil Dylan berada.


"Kebo bangun, bagaimana aku tau rumah mu jika kau tidur." Ucap Dylan.


"Di Surga." Dylan keluar dari mobil untuk melihat mobil nya yang sedang di perbaiki.


Lia membersihkan wajah nya dengan tisu basah lalu ikut keluar dari mobil melihat apa yang Dylan lakukan.


"Itu mobil mu." Tanya Lia.


"Mobil siapa lagi, kau lihat 4 ban ku bocor, aku yakin ada yang sengaja melakukan nya, akan ku bunuh orang itu jika aku tau siapa pelakunya." Jawab Dylan.


Lia menelan air liur nya secara kasar. "Ke..kenapa kau selalu marah, Maafkan saja pasti orang itu akan bahagia." Ucap Lia.

__ADS_1


"Aku tidak mudah memanfaatkan orang lain." Kata Dylan.


"Sudah siap tuan." Ucap seseorang yang memperbaiki mobil Dylan.


"Bawa mobil itu, aku tidak cocok memakainya." Ucap Dylan sambil masuk ke dalam mobil yang baru di perbaiki.


"Woy, kau mau pulang tidak." Teriak Dylan.


Lia langsung masuk ke dalam mobil, ia menunjukkan alamat rumah nya pada Dylan yang terletak sangat jauh.


"2 jam perjalanan, rumah mu jauh sekali, jadi tadi malam kau berbuat apa di sini." Tanya Dylan.


"Aku hanya sedang menghindari seseorang." Jawab Lia sambil menundukkan kepala nya.


"Dua jam perjalanan kalau menggunakan mobil biasa, kau lupa mobil ku tidak biasa." Dylan memacu mobil nya dengan kecepatan tinggi.


Dan benar saja belum sampai 1 jam perjalanan, mereka sudah sampai di depan rumah Lia.


"Ayo masuk lah dulu." Ucap Lia.


Mereka berdua keluar dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah yang memang cukup sederhana, kepala Dylan saja sampai mentok saat ingin masuk ke dalam rumah Lia.


"Awas luka mu." Ucap Lia.


"Jangan sok perhatian pada ku, apa aku ada makanan, aku lapar sekali." Tanya Dylan

__ADS_1


"Tidak ada, tapi aku bisa memasakkan nasi goreng untuk mu." Jawab Lia.


"Masak lah, aku sangat lapar." Ucap Dylan.


__ADS_2