
"Oww jadi begitu sayang, aku jadi mengerti," ucap Sonia.
"Hahaha iya sayang, itu lah rugi nya menikah dengan suami lumpuh," kata Kenzo.
"Tidak ada rugi nya, siapa yang rugi mendapatkan pria yang sangat tampan dan juga kaya, aku sama sekali tidak rugi sayang," ucap Sonia.
"Hahaha kau terlalu memuji ku, walaupun itu benar apa ada nya."
"Suami ku mulai narsis ternyata ya, tapi tenang saja aku tetap suka dengan mu," ucap Sonia.
"Itu pasti sudah aku katakan aku sangat tampan, mana mungkin ada wanita yang mau menolak ku, tapi aku sangat beruntung karena mendapat istri secantik kamu."
"Cantik mana aku atau Lisa blackpink," tanya Sonia.
"Kamu sayang," jawab Kenzo.
"Dengan selena gomes," tanya Sonia.
"Kamu sayang, kamu yang tercantik di dunia ini," jawab Kenzo, sebenarnya Kenzo tidak tau siapa wanita yang di maksud oleh Sonia.
Sesampainya di rumah Kenzi langsung berjalan masuk ke dalam kamar nya. Karena ucapan dari Kenzo, Kenzi tidak jadi melakukan nya dengan Novi. Ia berbaring di atas kasur untuk merendahkan emosi nya.
"Kenapa aku malah membayangkan dua gadis itu," batin Kenzi.
Verrel berjalan masuk ke dalam kamar Kenzi, karena ia mendapatkan laporan dari kantor jika Kenzi memakai uang kantor.
"Hayo kau sedang apa," tanya Verrel.
"Daddy kenapa sembarangan masuk." Kenzi terkejut dari lamunan nya.
"Hehehe maaf aku tidak tau, aku kira kau sedang melakukan hal jelek, karena dulu daddy suka melakukan nya. Daddy takut perilaku ku yang jelek turun ke pada diri mu.
"Daddy aku anak mu, berhenti berkata Vulgar di depan ku. Pantas saja Kenzo saat ini selalu berpikir mesum, ternyata kau penyebab nya," ucap Kenzi.
"Aku ingin meminta penjelasan dari mu, kau menggunakan uang perusahaan untuk Menyuntikkan dana ke rumah sakit jiwa itu, apa maksud mu," tanya Verrel.
"Daddy aku tidak tega melihat mereka semua, mereka memerlukan tangan kita, lagi pula hanya 100 M tidak banyak," jawab Kenzi.
"Iya kah, karena kasihan dengan mereka atau karena wanita itu, kau jatuh cinta dengan orang ganggu jiwa," tanya Verrel.
"Tidak, sudah lah aku mau ke kantor di sini membuat ku semakin pusing," ucap Kenzi yang sengaja menghindari Verrel.
Kenzo sedang berbaring sambil memeluk istri nya, ia membayangkan hal jorok, karena semua sifat jorok Verrel jatuh pada nya.
__ADS_1
"Itu ku bangun," tanya Sonia karena tidak sengaja menyenggol nya.
"Iya karena film ini, aku jadi membayangkan melakukan dengan mu, pasti akan menjadi pengalaman yang memoribel," jawab Kenzo.
"Sabar sayang, ya sudah aku masak dulu ya, kamu istirahat," ucap Sonia.
"Aku ikut, aku ingin menemani istri ku memasak," kata Kenzo.
"Hmmm ayolah tapi jangan ganggu aku."
Saat di perjalanan menuju dapur mereka berdua bertemu dengan Kenzi yang sudah berpakaian sangat rapi.
"Kau mau berangkat kerja Kenzi," tanya Kenzo.
"Iya aku akan ke kantor, banyak tugas yang harus aku selesai kan," jawab Kenzi.
"Semangat aku yakin kau bisa seperti daddy" ucap Kenzo.
"Kenzo ayolah ke kantor, bantu aku. Aku tidak sanggup mengurus kantor sendiri, walaupun ayah masih membantu tapi aku benar-benar sudah tidak sanggup, kau tau kan aku tidak sepintar diri mu," kata Kenzi.
"Suatu saat aku pasti membantu mu, tunggu saja, aku yakin kau pasti bisa."
"Aku tunggu itu." Kenzi mendekati Kenzo untuk mencium tangan nya, tak lupa kakak ipar nya juga ia salami.
"Wah adik yang baik, aku bangga pada mu," ucap Kenzo.
Sesampainya di ruangan nya Kenzi langsung di hadapkan dengan berkas yang sangat menumpuk, ia menghela nafas nya sesaat dan langsung mengerjakan berkas itu satu persatu.
"Kenzi, kau sudah makan siang," tanya Vero.
"Aku baru sampai, hmmm aku memang belum makan dari pagi tadi, boleh aku titip," tanya Kenzi.
"Aku ingin makan siang di luar bersama yang lainnya, jika kau mau aku akan memesan nya di kantin," jawab Vero.
"Boleh tidak papa, aku mau seperti biasa saja," ucap Kenzi.
"Baiklah, aku dengar ada petugas kantin baru yang sangat cantik, mana tau dia yang mengantar makanan mu," kata Vero.
"Kalau iya aku beruntung," ucap Kenzi dan kembali melanjutkan pekerjaan nya.
"Sayang jangan ganggu aku." Sonia benar-benar geram dengan suami nya yang terus menganggu nya memasak.
"Tidak papa aku nyaman seperti ini," ucap Kenzo.
__ADS_1
"Tapi aku tidak bisa bergerak dengan bebas, kamu duduk di sana saja," kata Sonia.
"Antar kan aku kalau begitu aku malas bergerak," ucap Kenzo.
Sonia terpaksa meninggalkan masakan nya sebentar untuk menjauh kan suami nya, agar tidak menganggu nya lagi.
Saat membalik badan nya Sonia terkejut dah berteriak karena Kenzo menarik tangan nya sampai Sonia jatuh ke atas pangkuan Kenzo. Sonia menaikan kepala nya untuk protes pada Kenzo tetapi ia malah mendapatkan ciuman panas dari suami nya.
Mereka berdua sangat asik berciuman sampai tidak sadar masakan yang Sonia masak sudah gosong mengeluarkan asap yang cukup pekat, karena rumah itu sudah di lengkapi sensor yang canggih, dengan cepat air dari atas keluar dengan deras membasahi ruangan itu. Alarm kebakaran juga berdering sangat keras sampai semua orang berlari menyelamatkan diri mereka.
"Ahhhh basah," ucap Sonia.
"Mampus aku," kata Kenzo.
"Kenzo..!!!!!" teriak Verrel yang tau Kenzo pelaku dari kekacauan ini. Sedangkan yang lainnya tidak kalah marah nya, apalagi Dylan yang sedang buang air besar.
"Permisi tuan," ucap wanita cantik dengan pakaian tertutup yang ingin mengantarkan makanan untuk Kenzi.
"Masuk," kata Kenzi.
"Saya ingin mengantarkan makanan tuan," ucap Sakura.
"Wah cantik sekali," kata Kenzi saat melihat gadis keturunan Jepang itu.
"Letak dimana tuan," tanya Sakura.
"Di sana, di meja dekat sofa," jawab Kenzi.
Setelah mengantarkan makanan itu, Sakura berniat untuk pergi meninggalkan ruangan itu.
"Saya permisi tuan," ucap Sakura.
"Eh tunggu, aku belum membayar mu," kata Kenzi.
"Tidak perlu tuan sudah di bayar dengan tuan Vero," tolak Sakura.
"Tunggu sebentar aku ingin mencoba nya dulu, jika enak dan cocok dengan lidah ku, aku akan memesan makanan dari tempat ku setiap hari," ucap Kenzi.
"Baik tuan," Sakura berdiri menunggu Kenzi mencicipi makanan nya.
"Oke aku suka, aku minta setiap makan siang ku kamu yang mengatakan nya. Tapi lihat dulu aku ada atau tidak dan ini uang setiap bulan nya," ucap Kenzi.
"Terlalu banyak tuan."
__ADS_1
"Khusus untuk saya, beli bahan-bahan yang berkualitas," ucap Kenzi.
Semua itu hanya alasan Kenzi agar bisa bertemu dengan Sakura setiap hari, ntah kenapa ia memang sudah sangat bosan pada Novi dan mudah tertarik dengan wanita lain.