Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 80 S4


__ADS_3

"Tolong aku," ucap Kenzi.


Dengan cepat Kenzo mendekati Kenzi yang tengah tergigit oleh seekor ular.


"Aku jijik dengan ular," ucap Kenzo yang kembali mundur.


"Hey aku bisa mati, kau mau aku mati," kata Kenzi.


Kenzo memberanikan diri untuk membantu Kenzi, ia juga tidak mau Kenzi mati kocak karena gigitan ular itu. Setelah berhasil melepaskan ular tersebut dari tangan Kenzi, Kenzo langsung melemparkan ular itu sangat jauh.


Kenzi langsung membasuh luka nya dengan air mengalir, darah yang keluar dari gigit ular itu cukup banyak.


"Apa aku akan mati," tanya Kenzi, ia takut ular yang menggigit nya ular yang berbisa.


"Tidak itu ular yang tidak berbisa, coba lihat tipe gigitan nya," jawab Kenzo.


"Kau yakin, aku tidak mati dulu anak ku belum lahir."


"Yang kau pikirkan hanya mati, mati dan mati. Sudah aku bilang kau tidak akan mati," ucap Kenzo.


"Kan aku hanya takut saja, kenapa kau marah begitu," kata Kenzi.


"Aku hanya kesal dengan mu, kenapa kau bisa tergigit begini, kau menganggu nya," tanya Kenzo.


"Tadi aku ingin menangkap ikan, nah saat aku berjalan di pinggiran sumber ini itu, aku tidak sengaja menginjak nya, dia membelit kaki ku dan aku langsung ingin melepaskan nya dari kaki ku tanpa aku duga dan kira tangan ku di gigit oleh nya."


"Kau sangat ceroboh, jika ular itu berbisa bagaimana, kau bisa mati," ucap Kenzo.


"Aku akan mati dan kau sendirian di sini," kata Kenzi.


"Sudah jangan gila, ayo kita masuk ke dalam sudah mulai gelap, kau tidak takut ada bintang buas," ucap Kenzo.


"Tapi sebaiknya sebelum gelap kita buat api unggun dulu."


"Ya ya ya kau benar, api akan membuat kita hangat," ucap Kenzo.


Verrel sudah melepas beberapa tim lagi untuk mencari keberadaan Kenzi dan Kenzo, tim kali ini di pimpin oleh Aldy dan Dylan. Sedangkan diri nya masih menunggu Mario yang juga akan membawa pasukan nya.


Sebenarnya Verrel juga ingin ikut langsung mencari anak nya, tetapi ia yang bertugas menjadi kontrol utama tidak bisa meninggalkan tempat ini.


"Kami pergi, aku berjanji akan menemukan mereka berdua," ucap Dylan.

__ADS_1


Sementara itu Vero dan beberapa petinggi perusahaan masih berusaha mengontrol media dan berita yang semakin meluas. Saham Efron grup juga terus merosot tajam ke bawa, belum lagi perusaan cabang yang bermasalah membuat mereka semua semakin kewalahan.


"Bagaimana Vero berhasil," tanya Alvaro.


"Tidak yah, mereka terlalu membumbui berita ini," jawab Vero.


"Apa kita muncul kan saja Sonia," ucap Alvaro.


"Aku setuju yah, Sonia bisa mengatakan pada media jika mereka sudah menikah dan hidup dengan bahagia, lagi pula Sonia pasti mempunyai foto pernikahan mereka," kata Vero.


"Ya ya ya, aku kita pulang. Aku yang akan mengatakan hal ini pada nya."


Di rumah Sonia baru tau jika suami nya sedang trending, ia pikir Kenzo yang di media bukan Kenzo suaminya tetapi ketika melihat berita ini lebih jauh baru lah Sonia tau jika Kenzo yang media maksud adalah suami nya.


"Semua berita tidak benar, apa ini sebabnya mas Kenzo tidak bisa di hubungi," batin Sonia.


Sonia bergegas keluar kamar untuk menanyakan berita ini pada mamah mertuanya. Untuk berita ini Akifa sudah tau dan sudah mendapatkan penjelasan dari Verrel, jadi dengan tenang Akifa menjelaskan semua nya pada Sonia.


"Jadi ada seseorang yang menyebarkan berita tidak benar itu mah," tanya Sonia.


"Iya Sonia, mamah juga tidak tau siapa yang menyebarkan berita buruk itu, mungkin papah mertua mu pergi menyusul Kenzo untuk mengurus masalah ini."


"Apa tidak papa mah, tidak ada masalah lagi kan," tanya Sonia.


Alvaro dan Vero sudah sampai di rumah, mereka yang melihat Sonia dan Akifa sedang berbincang langsung berjalan menghampiri mereka berdua.


"Akifa Sonia," ucap Alvaro.


"Iya pah ada apa," tanya Akifa.


"Begini Sonia, aku ingin membawa mu jumpa pres dengan media," kata Vero.


"Jumpa pers bagaimana paman," tanya Sonia.


"Kau sudah membaca berita bukan, tentang berita yang tersebar itu, berita tidak benar itu."


"Iya paman, aku baru saja berbincang dengan mamah tentang masalah itu," kata Sonia.


"Karena istri berapa di luar kota untuk menyelamatkan masalah lain, jadi kau maju ke depan untuk menyangkal berita tidak benar itu," ucap Vero.


"Jadi Kenzo dan yang lainnya di saja bukan menyelesaikan berita itu," tanya Akifa.

__ADS_1


"Tidak kakak ipar, ada masalah lain. Tidak perlu di pikirkan. Yang terpenting masalah ini dulu, bagaimana kau mau Sonia?"


"Bagaimana mah, aku tidak berani muncul di depan media sendirian."


"Jangan khawatir aku dan Vero akan mendampingi mu," ujar Alvaro.


"Iya kek aku mau," ucap Sonia, ia mau melakukan hal itu demi kebaikan mereka semua.


Setelah mendapatkan persetujuan dari Sonia, Vero dan Alvaro langsung mengatur waktu dan tempat untuk mereka jumpa pers dengan Media.


**


Di hutan suasana semakin menyeramkan, perlahan sinar matahari menghilang pergi meninggalkan Kenzo dan Kenzi sendiri di tengah hutan. Mereka berdua masih berpikir bagaimana cara nya bisa keluar dari hutan ini dengan keadaan hidup.


"Aku sangat lapar," ucap Kenzi.


"Minum air banyak-banyak," kata Kenzo.


"Kenyang tidak gembung iya."


"Sudah jangan mengeluh, jika ada nyamuk tangkap dan bakar, lalu makan dengan lahap," kata Kenzo.


"Hahaha kau sangat gila, aku makan nyamuk mana mungkin kenyang. Bagaimana jika aku makan diri mu saja," tanya Kenzi.


"Iya kau makan saja aku, setelah itu aku mati dan kau sendirian di hutan ini," jawab Kenzo.


"Aku sangat bersyukur masih bersama mu," kata Kenzi sambil memeluk Kenzo dari samping.


"Aku juga, kau selalu membuat ku tenang. Dan membuat ku memiliki harapan untuk bertahan."


Waktu terus berlalu, sama tengah malam tiba. Mereka berdua sudah sangat mengantuk dan memutuskan untuk masuk ke dalam gubuk untuk beristirahat.


"Aku sangat mengantuk," ucap Kenzi.


"Lebih baik kita tidur, aku matikan api dulu," kata Kenzo.


"Kenapa di matikan," tanya Kenzi.


"Aku takut akan ada hewan buas datang, jadi lebih baik aku matikan saja api nya," jawab Kenzo.


Di dalam gubuk yang sempit dan tidak nyaman itu mereka berdua saling berpelukan untuk memberikan rasa hangat di dingin nya malam ini.

__ADS_1


Ntah sudah berapa jam mereka tertidur sampai tiba Kenzo terbangun dari tidur nya karena mendengar suara yang cukup menganggu telinga nya.


Kenzo mengintip dari bolongan gubuk itu, betapa terkejut nya ia saat melihat apa yang ada di luar sana.


__ADS_2