
Pagi hari nya Kenzi ingin segera melupakan Sakura dari hati nya, penolakan Sakura membuat hati nya terasa sangat sakit, memang benar apa ada nya jika di tolak orang yang kita cintai rasa nya benar-benar sangat sakit.
"Pagi," ucap Kenzi.
"Pagi boy, kau tampak tidak sehat," tanya Verrel.
"Iya aku memang tampak tidak sehat, berbeda dengan kakak ku Kenzo," jawab Kenzi.
"Hahaha menikah Kenzi, kau akan selalu senang seperti ku."
"Kau lebih bahagia karena sudah dapat enak-enak, dan istri mu sangat sempurna," kata Kenzi.
"Dad, kau tau dad karena tips yang kau ajarkan aku tahan lebih 3 jam," bisik Kenzo.
"Apa, bagaimana nasib istri mu, sadar Kenzo miliki mu di atas rata-rata."
"Hehehe iya dad, Sonia sampai berteriak saat menerima rudal ku, hahaha tapi dia ketagihan. Kau benar ini anugrah."
"Apa yang kalian bicarakan, kalian mau diam-diam pada ku," tanya Kenzi.
"Sudah Kenzi dengan paman aja," ujar Dylan.
"Hahaha kau sudah tua, jangan bermain dengan pria yang sedang jatuh cinta," saut Rizky.
"Kau kenapa Kenzi, cerita pada ku," tanya Kenzo.
"Aku di tolak Sakura, hati ku sangat sakit," teriak Kenzi.
"Buaaaahhhhhh," semua orang tertawa ketika mendengar jika Kenzi di tolak.
"Seorang Kenzi di tolak, hahahaha harga diri keluarga Efron ha hancur," ucap Rizky.
"Kau benar Rizky, ini pertama kalinya keturunan keluarga Efron di tolak mentah mentah, Kenzi kau benar-benar memalukan," kata Dylan.
"Hahaha aku tidak bisa berhenti tertawa, tolong aku, hahahaha tolong ini sangat lucu," ucap Kenzo.
"Kau kakak yang jahat." Kenzi menarik kepala Kenzo dan menjepit nya.
"Kenzi kau benar-benar membuat nama keluarga jelek," kata Verrel.
"Dia juga suka pada ku, tapi dia memilih pergi meninggalkan ku karena nenek nya sedang sakit keras," ucap Kenzi.
"Burung saja besar, tapi di tolak cewek," ujar Alvaro.
"Kakek," ucap Kenzi dan langsung melepaskan Kenzo, ia tau jika Alvaro pasti akan membela nya.
"Wah sudah pulang bulan madu nya paman," tanya Dylan.
"Kau mengejek ku," jawab Alvaro.
"Awas kebobolan lagi yah," kata Verrel.
__ADS_1
"Kau benar-benar sudah bermain pada ku ya," ucap Alvaro.
"Siapa yang berani menolak mu, katakan pada kakek, apa dia belum melihat aset mu itu," tanya Alvaro.
"Aku bukan pengadu, aku bisa mendapatkan wanita lain," jawab Alvaro.
"Siapa dia aku seperti tidak mengenal nya," tanya Alvaro sambil menatap Kenzo.
"Kek," ucap Kenzo, setelah sekian lama akhirnya Kenzo mengatakan kata itu lagi.
Alvaro benar-benar senang dan sedih melihat Kenzo yang sudah mengalami perubahan. Kenzo berjalan mendekati Alvaro dan langsung memeluk nya.
"Maaf kek, maaf," ucap Kenzo menangis di dalam pelukan itu.
Alvaro mencium dahi Kenzo, ia benar-benar terkejut melihat perubahan Kenzo, "Ini Kenzo, kau sembuh Kenzo, kau sembuh sayang."
"Iya kek, maafkan aku maaf kek," ucap Kenzo.
"Tidak Kenzo, untuk apa kau minta maaf pada ku, aku sangat senang akhirnya cucu ku kembali lagi," kata Alvaro.
"Sudah jangan terlalu sedih, aku mempunyai pengumuman penting," ucap Kenzi.
"Apa lagi, kau di tolak Karla juga," tanya Verrel.
"Tidak dad, aku mau menikah dengan nya, aku memilih nya, kekurangan nya akan aku sembuh kan seperti kakak ipar menyembuhkan Kenzo," jawab Kenzi.
"Kekurangan apa,coba cerita kan pada ku," tanya Alvaro.
"Karla wanita yang Kenzi selamatkan yah, dia memang sangat cantik dan aku tau Kenzi langsung suka pada nya. Tapi Karla mengalami gangguan jiwa," jawab Verrel.
"Kenapa tidak, aku setuju, Karla seperti ku, aku yakin dia memiliki trauma yang sangat berat sampai dia seperti itu. Kenzi aku sangat mendukung kmu, dia memerlukan mu," ujar Kenzo.
"Bagaimana kek," tanya Kenzi.
"Aku terserah mu, kau yang menikah, asalkan jangan membuat malu keluarga Efron saja," jawab Alvaro.
"Yes sudah jelas, aku akan menikah, dan aku akan hidup dengan bahagia," ucap Kenzi.
"Kenapa anak mu ingin Cepat-cepat menikah, anak ku saja tidak," kata Dylan.
"Kata siapa paman, aku sudah bertemu dengan nya, jangan kaget jika Rakha pulang dengan membawa cucu untuk mu," ucap Kenzi.
Setelah mengatakan pada keluarga nya, Kenzi benar-benar sangat yakin untuk menikah dengan Karla. Kekurangan Karla tidak masalah untuk nya.
"Dimana calon istri ku," tanya Kenzi.
"Maaf tuan, calon istri anda," tanya balik Malik.
"Iya aku akan menikah dengan nya, awas saja Karla sampai lecet," jawab Kenzi.
"Tuan tampan," ucap Karla dan langsung berlari memeluk Kenzi.
__ADS_1
"Bagaimana kabar mu cantik, masih ingat dengan nama ku," tanya Kenzi.
"Kenzi, tuan Kenzi tampan," jawab Karla.
"Kau pintar sayang, kau sangat pintar." ucap Kenzi.
Setelah pertemuan nya dengan Karla kemarin mereka berdua berubah menjadi sangat dekat. Karla juga sudah hampir sembuh yang membuat nya sudah ingat dengan Kenzi.
"Dimana teman," tanya Karla.
"Dia telah pergi, sekarang hanya ada aku dengan kamu, mau ikut dengan ku."
Karla menganggukkan kepala nya, pertanda ia mau ikut dengan Kenzi.
"Dokter, bagaimana dengan keadaan nya," tanya Kenzi.
"Dia sudah tidak takut lagi, dan lihat dia sangat ceria. Jika Karla menemukan orang yang tepat aku yakin dia akan cepat sembuh."
"Bagus minggu depan aku akan membawa nya pulang, jangan sampai terjadi apa-apa pada calon istri ku," ucap Kenzi.
Kenzi membawa Karla ke salah satu mall, pertama Kenzi ingin membawa Karla ke salon kecantikan, walaupun sudah cantik Kenzi merasa Karla tetap harus melakukan perawatan.
"Masuk sayang, aku menunggu disini," ucap Kenzi.
"Masuk ke sana," tanya Karla.
"Iya sayang, aku menunggu di sini," jawab Kenzi.
Setelah sekian lama menjalani perawatan yang memerlukan waktu berjam-jam akhirnya Karla keluar dengan wajah yang semakin cantik.
"Sayang wow kau bidadari," ucap Kenzi.
Kenzi membawa Karla bercermin untuk memperlihatkan wajah cantik nya.
"Cantik bukan," tanya Kenzi.
"Iya cantik," jawab Karla.
"Karla mau menikah dengan Kenzi?"
"Menikah," tanya Karla.
"Iya menikah arti nya kita selalu bersama, Karla mau menikah dengan Kenzi."
"Terus bersama, mau Karla mau bersama Kenzi."
"Aku harap menikah dengan mu, akan membuat kita bahagia," batin Kenzi sambil memerlukan Karla.
Setelah dari salon, Kenzi membawa Karla makan es krim, Karla terlihat sangat senang yang membuat Kenzi ikut tersenyum.
"Es krim," ucap Karla.
__ADS_1
"Iya es krim," kata Kenzi.
"Bukan, itu es krim." Karla mendekati bibir Kenzi dan membersihkan noda es krim di bibir itu.