Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Selesai


__ADS_3

Beberapa bulan telah berlalu, semua keluarga sudah bahagia dengan kelahiran anak mereka. Terutama keluarga Efron yang sudah hampir lengkap mendapatkan cucu baru penerus mereka semuanya. Hanya tinggal Rakha yang sedang menantikan kelahiran anak nya dengan Vivi, mereka berdua hanya tinggal menunggu hari saja.


Hari ini Rakha dan Vivi menyempatkan diri ke rumah sakit untuk melihat anak dari Vano dan Anita, anak Vano sudah lahir sejak beberapa hari lalu, hari ini baru lah mereka berdua bisa bertemu dengan mereka.


Rakha juga akan bertemu dengan anak nya bersama dengan Alice, saat ini anak itu masih di anggap anak Rakha, Rakha hanya tinggal menunggu Tes DNA yang hari ini akan keluar.


"Sayang jika itu bukan anak ku, aku tetap boleh merawat nya," tanya Rakha.


"Kenapa tidak, kamu malah harus merawat nya, jangan tinggalkan mereka begitu saja," jawab Vivi.


"Iya sayang, terimakasih telah mengerti aku, aku janji tidak akan memendekkan mereka berdua," kata Rakha.


"Iya aku percaya dengan kamu."


Sesampainya di rumah sakit. Mereka berdua langsung menuju ke ruangan tempat Anita dan Vano berada. Mereka berdua sudah tidak sabar untuk bertemu dengan anak dari Vano. Yang notabene nya akan menjadi paman kecil Rakha.


"Kakek," ucap Rakha.


"Apa kau lama sekali," tanya Vano.


"Hehehe maaf kek, oh iya mana anak mu?"


"Tu lagi dengan mamah nya," kata Vano.


"Jadi harus operasi ya kek," tanya Rakha.


"Iya harus operasi, karena memang sudah sangat terlambat melahirkan," jawab Vano.


"Bayi ada ada saja ya, kadang terlalu cepat, terkadang terlalu lambat juga," kata Rakha.


"Bagaimana dengan anak nya Axel," tanya Vano.


"Anak nya sangat cantik, pertumbuhan nya juga sangat cepat," jawab Rakha.


"Lalu anak mu,?"


"Anak ku belum lahir," kata Rakha.

__ADS_1


"Yang bersama dengan Alice," ucap Vano.


"Oh itu, aku belum bertemu lagi dengan nya, nanti aku akan bertemu dengan nya, aku sangat merindukan nya," kata Rakha.


"Tes DNA nya hari ini bukan," tanya Vano.


"Iya kek, dari wajah nya lumayan ada mirip ke aku si, tapi aku tidak mau mempermasalahkan nya lagi. Jika dia bukan anak ku, dia tetap aku aku tanggung jawab, dia hanya korban," jawab Rakha.


Seperti yang di katakan Rakha, setelah ia bertemu dengan paman kecil nya, ia langsung pergi ke tempat ia akan bertemu dengan Alice, tempat itu tidak jauh dari ruangan Vano. Ia berangkat sendiri karena ia tidak mau membuat Vivi kecapekan.


"Hay anak ayah." Rakha mengambil anak itu dari Alice, ia sangat merindukan bayi itu.


"Aku titip dia sebentar, aku ingin ke toilet," kata Alice.


"Iya pergi lah." Rakha membawa anak nya masuk ke dalam ruangan tempat ia akan tau semua nya.


"Mas Rakha sudah datang, dimana istri nya," tanya Dokter.


"Sedang dokter toilet, bagaimana dok," tanya Rakha.


"Yakin ingin mendengarkan semua nya sekarang," tanya Dokter.


"Baiklah hasil nya." Dokter membuka surat di tangan nya.


"Negatif," kata Dokter.


"Tidak papa Andi sayang, ayah masih sangat menyayangi mu," ucap Rakha sambil mencium wajah anak itu.


Sudah cukup lama Rakha di sana tetapi Alice tidak kunjung kembali, karena tidak ingin membuat istri nya khawatir, Rakha memutuskan untuk membawa Andi ke ruangan Vano, nanti ia bisa menghubungi Alice.


"Bagaimana sayang," tanya Vivi.


"Dia bukan anak ku," jawab Rakha.


"Sudah aku duga, tapi tidak papa, kau jaga dia dengan baik, dia tidak salah," kata Vano.


"Hmmmm, aduh." Vivi memegang perut nya.

__ADS_1


"Kamu kenapa sayang," tanya Rakha.


"Perut ku sakit sekali sayang, tadi sudah terasa sakit tapi sekarang semakin sakit," jawab Vivi.


"Istri mu mau melahirkan Rakha," ujar Vano.


"Apa." Rakha menyerahkan Andi pada Vano, dan langsung membawa Vivi ke ruang bersalin.


Hari ini keluarga Efron kembali mendapatkan penerus yang sangat cantik, bayi cantik milik Rakha dan Vivi akan menjadi primadona baru di keluarga ini.


...***...


Hari ini semua orang berkumpul, mereka membawa anak mereka masing-masing. Anak anak Kenzo sudah mulai aktif, mereka juga sudah mulai merangkak ke sana sini, hal itu sudah pasti membuat perhatian banyak orang. Sedangkan anak anak yang lainnya masih berada di atas keranjang bayi.


"Anak mu lucu sekali," kata Kenzo.


"Hahaha anak ku memang sangat cantik," kata Rakha.


"Diam anak ku lebih cantik," ujar Axel.


"Hahaha, kalian berdua selalu saja meributkan hal yang tidak tidak," kata Vano.


"Kakek," teriak Rakha.


"Rakha," ucap mereka semua, teriakan Rakha akan membangun para bayi yang sedang tertidur.


"Hahaha maafkan aku, dimana anak mu kek," tanya Rakha.


"Sedang dengan mamah nya lah, dimana Andi," tanya Vano.


"Ini dengan ku," ujar Kenzi.


"Aku sangat merindukan nya, beri pada ku." Vano mengambil Andi dari Kenzi.


Andi bukan lah keluarga kandung mereka semua, tetapi ia mendapatkan kasih sayang yang sangat lengkap dari mana pun. Sampai saat ini Alice mamah dari Andi tidak pernah datang, ia pergi begitu saja meninggalkan Andi bersama dengan Rakha.


Semua orang terlihat sangat bahagia, tidak ada lagi permasalahan di antara mereka semua. Mengurus anak anak mereka adalah hal yang paling utama untuk saat ini. Kebahagiaan untuk saat ini adalah segala nya.

__ADS_1


...Tamat...


Hay untuk season 4 sudah selesai ya, nanti mungkin ada ekstra episode beberapa doang. Untuk season 5 akan author buat tapi tidak tau kapan, Terimakasih telah mampir.. See you...


__ADS_2