Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 143 S4


__ADS_3

Wilda mulai terbangun dari tidurnya, ia merasakan rasa mual yang lebih parah dari sebelumnya. Karena sudah tidak tahan menahan nya, Wilda langsung berlari ke kamar mandi untuk membuang semua isi perut nya.


"Ahkk perih sekali," ucap Wilda.


"Huekkk huekk huekk." Wilda membuang semua isi perut nya.


"Sayang kamu kenapa," tanya Axel yang terbangun dari tidurnya karena mendengar suara muntahan dari Wilda.


"Aku lupa, aku sedang hamil," ucap Wilda.


Wilda berjalan keluar dari kamar mandi, ia mendekati Axel sambil menangis karena ia takut terjadi apa-apa pada baby nya. Axel kebingungan saat melihat tangisan Wilda, ia tidak tau kenapa Wilda sampai menangis seperti itu.


"Kamu kenapa sayang," tanya Axel.


"Aku lupa, hiks hiks hiks, maafkan aku," jawab Wilda sambil memeluk Axel.


"Apa yang kamu lupakan, kenapa kamu meminta maaf pada ku," tanya Axel.


"Aku sedang hamil, aku membahayakan anak kita," jawab Wilda.


"Apa! kamu hamil sayang, kamu sedang hamil," tanya Axel.


"Iya sayang, aku hamil, aku sudah memeriksa nya memakai testpack dan positif," jawab Wilda.


"Maafkan aku, aku terbawa *****, seharusnya aku bertanya lebih dulu pada mu, maafkan aku aku yang membahayakan anak kita."


"Kamu hamil sayang, aku masih tidak menyangka nya, kenapa kamu tidak mengatakan nya pada ku saat meminta ku untuk menjemput mu," tanya Axel.


"Aku ingin memberikan mu kejutan, tapi aku malah lupa jika aku sedang hamil," jawab Wilda.


"Benih ku nomor satu ya, baru saja kita sekali melakukan nya, langsung jadi saja. Apa adik ku masuk sampai dalam sana."


"Sayang jangan memikirkan hal itu, aku masih takut terjadi sesuatu pada anak kita," ucap Wilda.


"Jika kamu hamil bagaimana mungkin kamu bisa pulang, bukan nya ibu hamil tidak boleh naik pesawat," tanya Axel.


"Aku juga tidak tau, lebih baik kita memeriksa kan nya ke dokter, agar semua nya jelas," jawab Wilda.


"Ya sudah sekarang kita bersiap dan langsung ke dokter untuk memeriksakan Kandungan mu," ucap Axel.

__ADS_1


Axel dan Wilda langsung membersihkan diri mereka, agar lebih cepat mereka berdua mandi secara bersamaan. Walaupun biasa nya lebih lama tapi kali ini Axel tidak bisa melakukan apapun karena Wilda sedang hamil.


Setelah selesai bersiap-siap, mereka berdua menyempatkan diri untuk sarapan pagi. Wilda merasa perut nya sudah kosong yang memang. hati segera di isi.


"Kamu ngidam apa sayang," tanya Axel.


"Aku belum ngidam sayang, aku berharap ngidam ku merepotkan mu," jawab Wilda.


"Sayang kamu jahat sekali ya, tapi jika kamu ingin Mangga muda atau serba mudah di Kebun samping rumah sudah ada, jadi aku tidak perlu repot sekali."


"Kalau aku ngidam yang lainnya bagaimana, pasti akan menyenangkan jika merepotkan mu."


"Aku rela kamu repot kan, asalkan anak kita baik-baik saja," ucap Axel sambil memberikan roti yang sudah di panggang pada Wilda.


"Kita makan di mobil saja," ucap Axel.


"Kamu sudah tidak sabar untuk membuktikan kalau aku hamil atau tidak," tanya Wilda.


"Hehehe aku sedikit ragu, soal nya testpack yang kamu tunjukan tadi satu garis nya tidak terlihat dengan jelas."


"Kata Zayn aku hamil, pacar nya sama seperti ku," ucap Wilda.


Di rumah sakit mereka berdua langsung ke dokter kandungan, untung saja dokter yang mereka temui fasih berbahasa Inggris, hal itu membuat mereka berdua tidak sulit untuk berkomunikasi


(Kita pakai bahasa Indonesia saja ya, malas membuat translate nya).


"Bagaimana dok, apa istri saya benar-benar hamil," tanya Axel.


"Selamat tuan istri anda hamil dengan usia kehamilan 2 minggu."


"Sudah aku katakan sayang, aku benar-benar hamil, kamu saja tidak percaya," ucap Wilda.


"Apakah ibu hamil bisa naik pesawat dok," tanya Wilda.


"Dikutip dari situs usatoday.com, sebuah pernyataan dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) pada bulan September 2009, naik pesawat selama kehamilan aman bagi kebanyakan perempuan, namun disarankan ibu hamil harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokternya untuk mendiskusikan masalah individual apa pun yang mungkin akan Mama hadapi. Saat naik pesawat, Mama dapat mengalami komplikasi perjalanan udara yang akan membuat Mama tidak nyaman serta berbagai ancaman virus."


"Saat trimester pertama, ibu hamil rentan mengalami mual, pusing, bahkan sampai muntah. Ini cukup mengganggu selama Mama melakukan perjalanan udara. Namun, jika dokter Mama sudah memastikan bahwa kondisi Mama dan bayi dalam keadaan sehat, perjalanan udara tidak akan membahayakan Mama atau bayi."


"Jadi dok," tanya Axel.

__ADS_1


"Boleh saja asalkan ada dokter atau orang yang paham betul akan resiko itu."


"Kamu tenang saja sayang, kamu lupa kita dari keluarga mana, ayah ku akan melakukan yang terbaik untuk cucu nya," ucap Axel.


Setelah selesai pemeriksaan, mereka berdua langsung pergi meninggalkan rumah sakit. Wilda meminta Axel untuk ke rumah Zayn, karena ia ingin bertemu dengan Mei.


"Zayn sepupu kamu sayang," tanya Axel.


"Iya dia sepupu ku, kamu jangan cemburu dengan nya, lagi pula dia sudah punya pacar," jawab Wilda.


"Aku pernah bertengkar dengan nya," ucap Axel.


"Aku tau itu, kamu menggoda anak bimbingan nya, nanti saat sampai di rumahnya kamu langsung meminta maaf pada Zayn," kata Wilda.


"Aku minta maaf pada nya, sayang kamu jangan aneh aneh deh, aku tidak mau."


"Tidak mau kata mu, sayang dia yang membantu ku selama aku di sini, dia juga yang menjaga ku. Dan kamu tidak mau meminta maaf atas kesalahan mu sendiri, kamu tidak bertanggung jawab sayang, bagaimana mungkin kamu bisa menjadi ayah yang baik jika kamu tidak mau mengakui kesalahan mu sendiri."


"Iya iya aku akan meminta maaf pada nya," ucap Axel.


Sesampainya di rumah Zayn, mereka berdua langsung di sambut Mei, Mei sudah tau jika Wilda sedang hamil.


"Selamat sayang, akhirnya kamu akan menjadi seorang ibu."


"Iya tante, Terima kasih. Oh iya ini suami ku nama ny Axel," ucap Wilda.


"Salam kenal tante, aku Axel, pria paling tampan di dunia ini."


"Hahaha kamu ada-ada saja."


"Jangan dengarkan dia tante, dia memang sedikit aneh," ucap Wilda.


"Wilda suami mu memang sangat tampan, bukti nya kamu mau sama dia," kata Mei.


"Aku memang tampan sayang, tante kamu saja mengakui akan hal itu."


"Ya ya ya, tante ada Zayn suami ku ingin bertemu dengan nya," tanya Wilda.


"Ada dia sedang di kolam renang, kamu mengenal Zayn?"

__ADS_1


"Iya tante mereka berdua saling kenal tapi dengan hubungan yang kurang baik."


__ADS_2