
"Sudah istirahat lah, pasti kau lelah." Ucap Adit.
"Bukan hanya dia, kami berdua juga lelah." Verrel ingin bangkit dari atas kasur.
"Temani aku tidur, kalian tau kan aku penakut." Ucap Rizky sambil menahan tangan Verrel.
"Kau kira aku tidak penakut, aku juga penakut." Kata Verrel.
"Dylan ayolah, aku tidak pernah tidur sendiri di rumah ini, ayolah jangan begini pada ku."
"Ya ya ya tidak ada pilihan lain." Dylan langsung merebahkan tubuh nya ke atas kasur untuk tidur.
"Sudah sana kau pergi Verrel, awas malam-malam banyak setan." Ucap Rizky sambil ikut bergerak membetulkan posisi nya untuk tertidur.
"Tunggu aku jangan tidur dulu." Verrel melompat di antara mereka berdua yang membuat Dylan dan Rizky terkejut.
"Apa maksud mu Verrel." Ucap Dylan.
"Kalian jangan tidur dulu, kalian tau kan aku penakut." Kata Verrel.
"Sudah kau peluk saja Rizky."
"Enak saja, nah ini kau peluk guling ini aja." Ucap Rizky.
Malam ini mereka bertiga tidur dalam satu ranjang yang sama. Memperbaiki hubungan yang sedikit bermasalah karena kebodohan Rizky.
Pagi hari nya sebelum Rizky menemui Alana, Adit terlebih dahulu menemui Alana dan menceritakan semua nya tanpa ada yang terlewat sedikit pun.
"Jadi suami ku tidak selingkuh pah." Tanya Alana.
__ADS_1
"Tidak Alana, dia hanya salah mengartikan kata selingkuh dan terpengaruh hasutan mantan pacar nya." Jawab Adit.
"Tapi suami mu tetap berbuat kesalahan hukum dia, setidaknya bersikap lah dingin pada nya selama beberapa hari ini."
"Tapi pah, dia begitu bucin dan pandai menggoda ku, bagaimana mungkin aku bisa bersikap dingin pada nya." Kata Alana.
"Bisa Alana, pasti bisa jika tidak bisa ya sudah mau bagaimana lagi. Kamu coba saja dulu." Ucap Adit.
Pagi hari nya Rizky, Verrel, Dylan masih tertidur dengan sangat lelap. Rizky dan Dylan memeluk Verrel yang berada di tengah, mereka pikir yang mereka peluk adalah istri mereka masing-masing.
"Bangun-bangun." Ucap Adit sambil menarik selimut yang menyelimuti mereka bertiga.
"Kalian, ahhh aku lupa jika tidur bersama kalian." Ucap Rizky.
"Sayang kenapa milik mu rata." Ucap Verrel yang masih memejamkan mata nya.
"Verrel hentikan kau menyentuh milik ku." Ucap Dylan yang kesal.
"Ahhh, dimana istri ku." Teriak Verrel.
"Kau lupa atau pura-pura lupa, kau tidur bersama kami bodoh." Ucap Dylan.
"Oh iya aku lupa, aku tidak berani kembali ke dalam kamar." Kata Verrel.
"Sudah kembali ke kamar kalian masing-masing." Ucap Adit.
Rizky berjalan menuju kamar Alana, ia sudah siap untuk meminta maaf pada Alana. Ia sangat yakin jika Alana mau memaafkan nya karena sebenarnya diri nya tidak berselingkuh.
"Keluar." Ucap Alana saat melihat Rizky masuk ke dalam kamar.
__ADS_1
Rizky berjalan mendekati Alana dan memeluk nya dengan erat. "Maafkan aku, kita salah paham sayang."
"Tidak, apa yang salah kamu mengkhianati ku." Ucap Alana.
"Tidak sayang aku tidak selingkuh, kamu dengar penjelasan ku dulu."
"Jelaskan semua nya, aku akan mendengar kan nya." Kata Alana.
Rizky melepaskan pelukan nya sambil menatap Alana, mereka berdua bertatapan sambil Rizky menjelaskan semua nya.
"Kamu tetap salah, seharusnya kamu jujur dan bercerita pada ku." Ucap Alana sambil membuang pandangan nya.
"Sayang maafkan aku, aku tidak kau berpisah dengan mu."
"Aku akan memikirkan nya, mandi sana aku akan menyiapkan pakaian untuk mu." Ucap Alana.
"Kamu belum memaafkan ku." Tanya Rizky.
"Akan ku coba, aku sedang hamil emosi ku tidak bisa aku kendalikan. Aku peringatkan pada mu jangan berbuat sesuatu yang membuat ku semakin marah pada mu."
"Siap buk bos." Rizky berjalan masuk ke dalam kamar mandi.
"Sayang kamu tadi malam tidur dimana, aku tidak bisa tidur." Tanya Akifa.
"Aku tidur besama Rizky dan Dylan, kami mendengar penjelasan dari Rizky dan ternyata dia tidak bersalah." Jawab Verrel.
"Tidak bersalah, sudah aku duga. Laki-laki sebucin Rizky bisa selingkuh." Kata Akifa.
"Hehehe sama seperti ku." Ucap Verrel.
__ADS_1