
"Kenapa kau bisa seperti ini, aku gagal menjaga mu," ucap Kenzo sambil menggenggam erat tangan Kenzi. Air mata nya terus menetes deras, Kenzo tidak bisa berkata apa-apa lagi saat ini, diam dan menangis adalah hal yang bisa ia lakukan.
"Aku yakin kau kuat, bertahan Kenzi jangan pernah pergi meninggalkan ku lebih dulu. Aku janji mulai saat ini akan selalu menjaga mu, aku merindukan sifat manja mu pada ku." Kenzo berusaha kuat sambil mengusap air mata nya.
Setelah cukup lama berada di dalam sana, Kenzo memutuskan untuk keluar dari ruangan itu. Sebelum keluar Kenzo menghapus air mata nya, ia tidak ingin terlihat lemah di hadapan orang lain.
"Itu Kenzo, kau mau masuk Karla," tanya Alvaro.
"Iya kek, aku sudah lebih baik dan aku ingin melihat suami ku," jawab Karla.
"Masuk lah, jaga dia di dalam, aku yakin dia pasti memerlukan mu," ucap Alvaro.
"Siapa yang mau masuk lagi," tanya Kenzo.
"Karla, dia akan masuk ke dalam," jawab Sonia.
"Sayang kamu bantu Karla dulu," kata Kenzo.
"Iya mas, ayo Karla."
Karla sudah mengganti pakaian nya dengan pakaian khusus, dan ia sudah siapa masuk ke dalam melindungi keadaan suami nya.
"Terima kasih Sonia," ucap Karla.
__ADS_1
Secara Karla berjalan masuk ke dalam, dari kejauhan saja Karla sudah bisa melihat Kenzi yang begitu menyedihkan. Kaki Karla terasa sangat lemas seketika, ia benar-benar tidak bisa melihat suami nya seperti ini.
"Sayang, hiks hiks hiks." Karla menangis sambil mencium tangan suami nya.
"Kenapa sayang, kenapa." Karla benar-benar sudah tidak bisa berbicara lagi. Air mata nya terus menangis deras membasahi wajah nya.
Karla berusaha untuk tegar, cobaan demi cobaan menerpa keluarga kecil nya. Semua cobaan telah mereka lalui bersama dan ia yakin untuk cobaan kali ini mereka berdua dapat melalui ini semua.
"Kamu harus kuat sayang, akan dan anak mu menunggu mu di sini," kata Karla.
Keesokan harinya sesuai dengan keputusan bersama Kenzi akan di pindah kan ke rumah sakit yang berada di pusat kota. Mereka semua sudah memutuskan hal ini dengan pertimbangan yang sangat matang, kondisi Kenzi juga sudah tidak seperti sebelumnya.
"Kapan mereka akan datang dad," tanya Kenzo.
"Tunggu sebentar lagi, kau dan yang lainnya berada di helikopter yang berbeda dengan Kenzi," jawab Verrel.
"Iya kau benar, mungkin kami akan sampai lebih dulu. Nanti jika kalian sampai pulang lah lebih dulu untuk bersih-bersih," kata Verrel.
Karla dengan setia masih berada di samping tubuh suaminya, ia juga sedang membersihkan tubuh Kenzi dengan tisu basah. Semua ini ia lakukan karena ia benar-benar sangat mencintai suaminya itu.
"Sudah siap Karla," tanya Alvaro.
"Sudah kek, apa kita sudah akan berangkat," tanya Karla.
__ADS_1
"Iya, ayo kita keluar dokter akan mengurus semua nya," jawab Alvaro.
"Iya kek," jawab Karla.
Setelah semua nya sudah siap, mereka semua langsung berangkat menggunakan dua helikopter. Kenzi berada di helikopter yang di awasi langsung oleh dokter. Karla dan Verrel juga berada di dalam helikopter itu, sedangkan yang lainnya naik helikopter pribadi keluarga Efron.
Sesampainya di sana Kenzo dan yang lainnya langsung pulang ke rumah, mereka ingin membersihkan diri mereka sejenak sebelum kembali ke rumah sakit untuk menjaga Kenzi.
"Sayang kamu sudah sampai," Sakura langsung memeluk suami nya.
"Baru satu hari kita tidak bertemu, aku sudah sangat merindukan mu," kata Vero.
"Kamu jangan gombal sayang, aku sudah kebal dengan gombalan mu," ucap Sakura.
"Hahaha apa benar sayang, kamu tidak ingin aku gombali," tanya Vero.
"Anak manja seperti kamu jago juga ya merayu wanita. Dari mana kamu mempelajari nya," tanya Sakura.
"Aku belajar dari mana, aku juga tidak ingat. Aku tidak perlu belajar untuk menggoda wanita secantik kamu," jawab Vero sambil memberikan hujanan ciuman di wajah istri nya.
"Hmmm sayang, kamu masih belum memiliki perasaan pada ku," tanya Vero.
"Bagaimana mungkin aku tidak bisa mencintai mu, kamu saja selalu menggombali ku, kamu saja selalu memberikan perhatian yang selama ini aku cari. Wanita mana yang tidak jatuh cinta pada pria seperti mu," jawab Sakura.
__ADS_1
"Jadi kamu sudah mencintai ku sayang," tanya Vero.
"Iya sayang aku sudah mencintai mu," jawab Sakura sambil memberikan senyuman manis pada suami nya.