Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 262 S4


__ADS_3

"Anak mu sangat menggemaskan sayang, aku sangat ingin mengajari nya," kata Kenzi.


"Kalau itu nanti kamu yang nyusu, kamu memang dasar ya, pasti sudah naik turun tu jakun," ucap Karla.


"Hahaha, bagaimana sayang sakit melahirkan, kamu tidak papa kan," tanya Kenzi.


"Pertanyaan macam apa ini, ya sudah pasti sakit lah. Anak mu besar sekali, tidak bisa keluar dengan mudah," jawab Karla.


"Hahaha sesuai dengan tempat ia berasal."


Karena Zayn masih belum bisa menyusu. Kenzi kembali mengambil Zayn, ia sangat senang akhirnya ia mempunyai anak seperti Kenzo.


Malam hari nya, berita kelahiran Zayn sudah tersebar di rumah Verrel, mereka semua sangat senang menyambut penerus mereka yang baru. Verrel dan Akifa juga langsung pergi melihat cucu mereka. Begitu juga dengan Alvaro juga ikut pergi sebelum kembali ke rumah nya.


Di kamar Kenzi para sepupu yang lainnya sudah bergantian masuk melihat Zayn. Bayi baru yang menjadi primadona di rumah ini, popularitas anak anak Kenzo sudah berkurang karena ketampanan Zayn.


"Anak mu gembul," kata Kenzo.


"Hahaha iya, dia sangat gemuk, aku rasa karena makan nya banyak."


"Bagaimana Karla, sakit tidak melahirkan secara langsung," tanya Sonia.


"Sakit ya sakit, tapi ntah kenapa rasa sakit itu hilang saat anak ini lahir," jawab Karla.


"Sebesar ini, bagaimana mungkin tidak sakit," kata Sonia.


"Iya Sonia, jalan nya saja di tambah."

__ADS_1


"Tapi ntah kenapa aku sangat ingin melahirkan normal, aku ingin merasakan nya, walaupun sakit pasti ada rasa bangga tersendiri," kata Sonia.


"Tenang sayang, kita bisa buat lagi," ujar Kenzo.


"Dasar lelaki," ucap Sonia.


"Hmmmm bagaimana Kenzo, berapa lama kita puasa, aku tidak bisa ah lama lama puasa," tanya Kenzi.


"Sebenarnya 40 hari, setelah itu bisa. Tapi istri kita tidak mau, aku yakin tidak mau. Sonia saja minta 2 bulan," jawab Kenzo.


"2 bulan, ah ini sangat mengesalkan," kata Kenzi.


"Tenang tidak akan berasa, apalagi punya anak kecil, percaya lah perhatian mu akan fokus pada anak mu," ucap Kenzo.


"Zayn bantu daddy ya, bantu daddy agar daddy kuat," kata Kenzi.


"Kau baru tau aku Gila, hahaha aku memang gila. Adik mu menang Gila Kenzo. Aku tidak tau kalau istri ku mau lahiran, aku benar-benar tidak sengaja. Paman malah memaksa ku. Untung saja kau datang menyadarkan ku," kata Kenzi.


"Tau gitu, saat kau lahir aku unyek unyek, ku masukan ke dalam kulkas," ucap Kenzo.


"Hey aku lahir bareng dengan mu, mana bisa dasar aneh," kata Kenzi.


"Bisa kah kalian bertengkar tidak di depan cucu ku," ucap Verrel.


"Hahaha daddy, daddy kau sudah kembali," kata Kenzo.


"Sejak kemarin malam, wah cucu ku yang ini sangat gemuk," kata Verrel.

__ADS_1


"Hahaha iya daddy, dia sangat gemuk hampir 4 kilo kata dokter," ucap Kenzi.


"Bagaimana kondisi kamu sayang," tanya Alifa.


"Aku baik baik saja mah," jawab Karla.


"Syukurlah, maafkan mamah tidak ada di samping mu."


"Iya mah, mas Kenzi selalu di samping ku kok," kata Karla.


"Sayang bagaimana dengan kamu, kamu sudah baik baik saja kan, apa kamu masih kesulitan," tanya Akifa.


"Aku sudah jauh lebih baik mah, tidak aku sudah tidak kesulitan lagi."


"Mamah akan menginap untuk membantu kalian berdua," kata Akifa.


"Mamah sudah tidak pergi pergi lagi," tanya Karla.


"Tidak, mamah satu minggu ada waktu kosong untuk kalian, mamah juga ingin melihat perkembangan bayi kalian," jawab Akifa.


Setelah melihat ke dua menantu kesayangan nya, Akifa berjalan mendekati Kenzi dan yang lainnya untuk melihat anak Kenzi, ia sudah sangat penasaran dengan baby Zayn.


"Wah anak mu gemuk sekali," kata Akifa.


"Mommy." Kenzo memeluk Akifa.


"Kau kenapa lagi, sudah punya anak jangan manja seperti itu." Akifa menjewer Kenzo. Anak nya ini masih saja manja.

__ADS_1


__ADS_2