
Keesokan harinya, Kenzo sudah siap untuk melakukan operasi setelah melewati beberapa tahap pemeriksaan. Saat ini ia hanya tinggal menunggu dokter membawa nya ke ruang operasi.
Sonia dengan setia di samping tubuh Kenzo, tangan nya terus menggenggam tangan suami nya untuk menyakinkan suami nya jika tidak akan terjadi apa-apa.
"Sayang aku sangat takut," ucap Kenzo.
"Itu hal yang wajar, tapi harus bisa melewati rasa takut itu," kata Sonia.
"Sudah waktunya Kenzo, daddy yakin kau pasti bisa melewati ini, semoga sukses Kenzo." Verrel mengecup dahi Kenzo.
"Kak aku aku tidak tau mau membicarakan apa, aku hanya ingin kau sembuh dan bisa bersama ku lagi," ucap Kenzi.
"Iya Kenzi, Terima kasih untuk semua dukungan kalian," kata Kenzo.
"Aku akan tetap di sini, jangan merasa sendiri sayang, kita akan melalui ini bersama-sama," ucap Sonia sambil mengusap dada Kenzo.
Kenzo meminta di bius di ruangan itu juga, ia ingin melihat wajah istri nya sampai diri nya kehilangan kesadaran sepenuhnya.
"Sayang," ucap Kenzo saat beberapa suntikan yang berisi obat bius masuk ke dalam tubuh nya.
Sonia tetap tersenyum walaupun hati nya terasa sangat gelisah. Ia tidak mau Kenzo melihat kekhawatiran di wajah nya. Sedangkan Kenzo terus menatap wajah cantik istri nya agar ia tidak melupakan wajah Istri nya. Sampai tiba mata nya terasa sangat berat dan lama Kenzo menutup mata nya.
"Berdoa agar semua nya berjalan dengan lancar," ucap Dokter sambil membawa Kenzo ke rungan operasi.
"Ini yang terbaik untuk Kenzo, meskipun kita tau apa yang akan terjadi pada nya," ucap Verrel.
Operasi berjalan sangat lama, mereka semua hanya bisa menunggu di depan ruangan operasi dengan perasaan yang campur aduk. Terutama Sonia yang sangat takut Kenzo melupakan nya.
Setelah kurang lebih 6 jam berada di ruang operasi akhirnya Kenzo keluar dari ruang operasi, dokter mengatakan operasi Kenzo berjalan dengan lancar. Untuk efek samping dari operasi itu baru kelihatan setelah Kenzo sadar berapa hari ke depan.
Kenzo di istirahat secara total selama berapa hari demi keselamatan nya, saat ini doa adalah satu-satunya cara nya yang bisa mereka lakukan.
Sebenarnya Kenzo tidak memerlukan penjaga khusus selama diri nya istirahat tetapi Sonia bersikeras agar diri nya tetap berada di sana menemani suaminya. Verrel mengizinkan Sonia dengan syarat Sonia memikirkan kesehatan nya juga.
"Kak Sonia sangat mencintai suami nya. Aku ingin memiliki perasaan cinta sebesar itu," ucap Karla.
__ADS_1
"Perasaan cinta pada siapa," tanya Kenzi.
"Pada diri ku sendiri dan tentu saja pada mu, kau satu-satunya pria yang ingin aku cintai," jawan Karla.
Sesampainya di rumah Kenzi dan Karla memilih untuk istirahat, karena kemarin mereka berada di rumah sakit yang membuat tubuh mereka cukup lelah.
"Mandi dulu gih, aku akan menyiapkan baju mu," ucap Karla.
Kenzi jadi ingat dengan perkataan Kenzo, jika ia menikah dengan orang yang tepat diri nya pasti akan terasa seperti raja. Saat ini Kenzi merasakan hal itu.
"Iya aku mandi dulu, sayang nanti malam akan akan memakan mu," kata Kenzi dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.
Setelah menyiapkan pakaian suaminya, Karla yang kelelahan langsung tertidur di atas ranjang. Saat keluar dari kamar mandi Kenzi hanya terseyum melihat istri nya yang sudah tepar.
"Aku mencintaimu," ucap Kenzi sambil memeluk istri nya.
"Bagaimana dengan Karla yah," tanya Verrel.
"Dia wanita yang baik, aku sudah menyelidiki nya. Aku rasa di salah satu keturunan orang penting di negeri asal nya," jawab Alvaro.
"Kau tidak bertanya tentang menantu mu yang satu lagi," tanya Alvaro.
"Untuk apa aku menanyakan nya, aku tau dia berasal dari mana, aku sendiri yang mengambil nya dari panti," jawab Verrel.
"Dia wanita baik-baik, mental nya sangat kuat dan aku belum mendapatkan informasi penuh tentang keluarga nya," kata Alvaro.
Verrel dan Alvaro benar-benar selektif dalam memilih orang yang akan menjadi keluarga besar nya. Mereka takut kecolongan seperti Novi dan Nelly yang baik di depan busuk di dalam.
"Malam hari nya Kenzi mulai membuka mata nya, mata nya langsung tertuju pada Karla yang Sedang memakai pakaian yang saksi.
"Aku ingin sayang," ucap Kenzi sambil mendekati tubuh Karla.
"Sayang," Karla menahan tubuh Kenzi.
"Kamu kapan pakai baju seksi begini tadi belum," kata Kenzi.
__ADS_1
"Tadi aku mandi, kamu tidur jadi kamu tidak tau," jawab Karla.
"Sayang kita lanjut kan yang waktu itu ya, malam pertama kita," ucap Kenzi.
"Hmmm sikat gigi dulu," Karla kembali mendorong Kenzi yang terus menyerang nya.
"Sayang jangan dulu, tidak akan bauk sayang." Kenzi mendekap Karla dengan bibirnya.
Lagi dan lagi awal nya Karla memberontak tetapi tak lama Karla menikmati permainan Kenzi. Ciuman Kenzi turun ke leher jenjang nya yang membuat Karla semakin tidak karuan.
"Sayang, kita mulai lagi ya, kamu buka pakaian ku dan aku akan membuka pakaian mu," ucap Kenzi.
Tangan mereka berdua mulai bergerak membuka pakaian pasangan mereka masing-masing dengan tautan bibir yang masih tidak lepas.
"Sayang geli," ucap Karla saat merasakan bulu halus di wajah suami nya.
Kenzi dan Kenzo memiliki satu perbedaan yang cukup mencolok yaitu masalah bulu halus. Kenzi lebih merawat bulu milik nya dari wajah, dada, ketiak sampai bagian bawa. Berbeda dengan Kenzo yang membabat abis milik nya.
Malam pertama Kenzi dan Karla berjalan sangat lancar, akhirnya Kenzi juga merasakan apa yang selama ini Kenzo rasakan, saudara kembar memang harus merasakan hal yang sama. Ealaupun bukan yang pertama untuk Kenzi tetapi Karla benar-benar jauh berbeda dengan Novi, dan hak itu membuat Kenzi seperti baru pertama kali melakukan nya.
Setelah selesai melakukan nya, Kenzi dan Karla langsung membersihkan diri mereka, mereka berdua sama-sama senyum-senyum sendiri.
"Oh jadi ini yang membuat Kenzo berubah seperti ini, memang jika melakukan nya bersama istri sah rasa nya benar-benar luar biasa, maaf Novi kamu tidak ada apa-apa nya," batin Kenzi.
"Kamu kenapa," tanya Kenzi.
"Apa ada yang salah dari ku," tanya Karla.
"Kamu anek Senyum-senyum sendiri, seperti wanita yang sedang kesurupan," jawab Kenzi.
"Kamu saja juga begitu, kamu kenapa," tanya Karla.
"Aku senang memiliki istri yang sangat cantik, seperti mu," jawab Kenzi.
"Kamu berbohong kan, jangan menggombali ku setelah kamu mendapat kan hak mu," ucap Karla.
__ADS_1
"Aku berkata jujur sayang," kata Kenzi sambil menarik Karla ke dalam pelukan nya.