
"Mas," ucap Sakura sambil menahan kepala Kenzi yang mulai menelusuri tengkuk leher nya.
"Ada apa, aku suami ku, aku berhak mendapatkan mahkota mu," kata Kenzi.
"Iya kamu memang berhak, tapi apakah etis kita bersenang-senang di sini sedangkan Karla sedang menahan rasa sakit di luar biasa di rumah sakit," ucap Sakura.
"Maaf aku terbawa suasana," kata Kenzi.
Setelah semuanya siap mereka berdua langsung kembali ke rumah sakit, di sana Karla masih terlelap karena efek obat yang ia minum.
"Ah sakit," ucap Karla.
"Mas." Karla membuka mata nya secara perlahan dan mencari keberadaan Kenzi.
"Sayang, kenapa sayang ada yang sakit," tanya Kenzi.
"Sakit mas, aku tidak tahan, aku ingin sembuh mas," ucap Karla sambil memeluk Kenzi.
"Sayang iya kamu akan sembuh bertahan lah," ucap Kenzi.
"Mas aku ingin terapi sekarang mas, aku ingin cepat sembuh," kata Karla.
"Tunggu sebentar sayang, aku akan berbicara dengan dokter, Sakura kamu jaga Karla dengan baik," ucap Kenzi sambil meninggal kan ruangan itu.
"Karla bertahan lah, semua nya akan baik-baik saja."
"Sakura apa kamu sudah melakukan nya dengan mas Kenzi," tanya Karla.
"Tidak Karla, aku tidak akan melakukan nya," jawab Sakura.
"Tidak akan melakukan nya, kenapa Sakura, aku sudah percaya dengan mu," tanya Karla.
"Aku tidak mau menyakiti mu Karla, di bibir mu kau mengatakan iya dan dapat menerima nya tapi di hati mu aku yakin hati mu pasti hancur Karla," jawab Sakura.
"Tidak kau salah, aku sangat senang jika kalian berdua melakukan hubungan itu. Aku yang menginginkan ini, jika kau tidak melakukan nya itu akan membuat hati ku sangat sakit."
"Tidak aku tidak akan melakukan nya, aku juga perempuan aku tau bagaimana rasa sakit yang kau rasakan," tolak Sakura.
"Sakura percaya lah aku baik-baik saja, aku tidak papa Sakura. Nanti aku akan membicarakan nya dengan mas Kenzi," kata Karla.
"Sudah jangan kau tidak perlu memikirkan ini, sekarang fokus kesembuhan mu," ucap Sakura.
____
__ADS_1
"Tidak bisa tuan, semua sudah ada proses nya, kita tidak bisa langsung melakukan nya, saya akan memberikan obat pereda nyeri agar istri anda tidak merasakan sakit seperti itu lagi."
"Dok belakang ini istri saya banyak meminta hak aneh dan sangat sulit saya turuti, apa tidak masalah menolak permintaan nya," tanya Kenzi.
"Untuk saat ini sebisa mungkin untuk menuruti kemauan nya, saat ini perasaan nya benar-benar rapuh. Saya takut jika anda menolak permintaan istri anda, istri anda akan down dan itu sangat berpengaruh akan kesehatan nya."
Setelah mendengar kan penjelasan dari dokter, Kenzi sadar jika semua permintaan Karla adalah hal yang mutlak, walaupun terasa sulit untuk nya ia berfikir bahwa ia harus menuruti semua permintaan Karla.
Dokter memberikan obat pereda rasa sakit agar Karlaj tidak kembali merasakan rasa sakit seperti saat ini. Tak lama obat sudah beraksi yang membuat Karla sudah tidak merasakan saran sakit lagi.
"Habiskan lah waktu kalian berdua, aku akan pulang," ucap Sakura.
"Kenapa," tanya Karla.
"Tidak papa, aku tidak ingin menganggu waktu berdua kalian. Besok pagi-pagi sekali aku akan kembali lagi," jawab Sakura.
"Vero akan menjemput mu, tunggu sebentar," ucap Verrel.
"Iya ma Terima kasih," kata Sakura.
Sementara itu Vero yang sedang bobok manja dengan Alvaro, langsung bersiap-siap ketika Kenzi meminta nya ke rumah sakit. Walaupun terasa malas untuk nya ia harus tetap ke sana karena Kenzi memaksa nya.
"Hati-hati sayang jangan ngebut," ucap Alvaro.
"Sayang Vero sudah pergi, aku minta jatah," ucap Alvaro.
Angel menaikan satu alis nya melihat tingkah suaminya itu, memang semenjak ada Vero urusan jatah menjatah terasa sangat sulit di lakukan.
Sesampainya di rumah sakit Vero langsung berjalan menuju ke ruangan tempat Karla dan yang lainnya berada. Vero sudah tau jika Karla masuk rumah sakit tapi dia tidak tay jika harus menjemput Sakura.
"Hati-hati dengan paman ku ini, dia predator wanita," ucap Kenzi.
"Jadi aku kau suruh hanya untuk menjemput istri mu, kau tidak sopan," kata Vero.
"Hehehehe maaf paman, aku hanya ingin memastikan jika istri ku selamat," ucap Kenzi.
"Aku pulang jaga Karla dengan baik," kata Sakura.
"Pasti sayang." Kenzi memberikan beberapa kecupan di wajah Sakura.
"Ayo, aku tidak ada waktu hanya untuk melihat ke mesraan kalian berdua," ucap Vero.
Setelah Sakura dan Vero pergi Kenzi kembali masuk ke dalam ruangan Karla, ia naik ke atas ranjang bersama Karla dan langsung memeluk istri nya itu.
__ADS_1
"Mas jangan masuk-masuk," ucap Karla saat sadar jika tangan suami nya sudah masuk ke dalam baju nya.
"Hehehe maaf sayang, sudah ayo tidur," kata Kenzi.
"Cium aku sudah lama kamu tidak mencium ku," ucap Karla.
"Kamu benar-benar sangat manja pada ku" kata Kenzi sambil mendekati bibir Karla untuk mencium nya
Dan akhirnya mereka berdua kembali melakukan nya.
Skip ya😅
"Mungkin ini terakhir kali nya aku bisa melayani mu," ucap Karla.
"Tidak masalah dengan kesembuhan mu akan tidak masalah untuk berpuasa."
"Kan ada Sakura mas, jangan bilang kamu tidak mau melakukan nya dengan Sakura," ucap Karla.
"Tapi sayang itu akan membuat hati mu sakit," kata Kenzi.
"Hati ku akan sakit jika suami ku menolak keinginan ku, Sakura berhak mendapatkan hak itu sayang," ucap Karla.
"Maaf aku tidak bisa sayang," tolak Kenzi.
"Kenapa tidak bisa mas, mungkin setelah terapi radiasi besok aku akan tertidur sampai beberapa waktu, jadi lakukan lah dengan Sakura, aku akan bertanya akan hal itu setelah aku sadar," ucap Karla.
"Tapi sayang, aku tidak mau, sudah jangan membahas nya, besok saja ya kita bahas bersama Sakura," kata Kenzi.
"Iya mas sekarang kamu tidur, Terima kasih telah menemani ku, aku sangat mencintai mu," ucap Karla
"Aku juga sayang, I love you." Kenzi memeluk istri nya dengan sangat erat.
_____
"Kau baik-baik saja," tanya Vero.
"Iya aku harus baik-baik saja, meskipun kenyataan nya tidak," jawab Sakura.
"Apa kau mencintai Kenzi, seperti nya Kenzi mencintai mu," tanya Vero.
"Aku bingung dengan perasaan ku, dulu memang ku pernah suka dengan mas Kenzi, tapi itu dulu saat ini aku tidak tau. Aku seperti terjebak di dalam sebuah labirin yang sangat sulit untuk ku. Karla kenapa kau menjebak ku dalam labirin ini, aku takut perasaan ku pada mas Kenzi akan kembali muncul."
"Perasaan mu dengan Kenzi tetap sama, jangan khawatir Kenzi pasti bersikap adil dengan kalian berdua," ucap Vero.
__ADS_1
"Sial kenapa cinta pada padangan pertama ini kembali muncul, ingat Vero dia istri dari keponakan mu, jangan gila," batin Vero.