
"Kenzi kau tau kan apa yang daddy pikirkan," tanya Verrel.
"Iya dad aku tau, seperti nya ini jawaban dari semua yang kita inginkan, aku memiliki harapan besar pada nya," jawab Kenzi.
Mulai saat itu Kenzo selalu menunggu makanan nya, ia tidak pernah menyisakan sedikit pun makanan yang Sonia masak. Dan Sonia semakin di sayang oleh keluarga Efron karena dia Kenzo bisa makan dengan lahap kembali.
Kenzo merasa tubuh nya semakin mengambang, ntah kenapa Kenzo ingin sekali olahraga agar tubuh nya tetap fit dan berat badan nya terkontrol. Tetapi apa boleh buat sangat sulit bagi diri nya untuk olahraga. Ia juga sudah tidak pernah untuk mencoba bunuh diri lagi karena note kecil yang bertuliskan semangat untuk nya.
Verrel masuk ke dalam kamar Kenzo, ia sangat merindukan anak nya ini, sudah beberapa hari ini ia tidak pernah masuk lagi ke dalam kamar Kenzo karena Kenzo sedang mode normal nya.
"Kenzo," ucap Verrel.
Kenzo memalingkan wajah nya ke arah Verrel, setelah menatap daddy nya sesaat ia kembali menatap hamparan lapangan golf yang bisa ia lihat dari jendela kamar nya.
Verrel mendekati Kenzo dan langsung memeluk Kenzo, Kenzo sama sekali tidak memperdulikan pelukan itu, arah mata nya tetap berada ke lapangan golf itu.
"Kau ingin keluar ke sana," tanya Verrel.
"Aku sudah mati," jawab Kenzo dengan sangat datar.
"Kau tetap ada di sini, tetap ada bersama daddy," ucap Verrel.
Verrel mengecup dahi Kenzo sebelum pergi meninggalkan Kenzo sendiri, ucapan Kenzo tadi sudah menjadi peringatan bagi Verrel untuk segera pergi meninggalkan kamar itu.
Kenzi juga benar-benar sedang mengawasi gerak-gerik dari Sonia, bahkan saat ini ia berencana mendekati Sonia.
"Sedang apa," tanya Kenzi.
Sonia tidak tau jika yang bertanya pada nya itu Kenzi, dengan santai Sonia menjawab pertanyaan Kenzi tanpa melihat ke arah Kenzi.
"Sedang memasak untuk tuan muda," jawab Sonia.
"Sudah matang," tanya Kenzi.
"Sudah, tinggal menyiapkan nya saja," jawab Sonia.
__ADS_1
Sonia mulai bergerak mengambil piring dan peralatan lainnya, dengan cekatan Sonia menyiapkan makanan untuk Kenzo dengan sangat baik.
Kenzi memperhatikan Sonia dari kejauhan, ia memiliki rasa kagum saat melihat Sonia yang begitu cekatan, wajah nya juga terlihat sangat cantik.
"Selamat menikmati tuan muda, ini makanan spesial yang aku siapkan untuk mu, tetap semangat." Seperti biasa nya Sonia selalu menyelipkan note di nampan itu.
Saat membalik tubuh nya begitu terkejut nya Sonia saat melihat Kenzi yang sudah tersenyum di depan nya, ini pertama kali nya Sonia melihat Kenzi dari kedekatan, benar-benar mahkluk tuhan yang sangat sempurna.
"Tuan Kenzi," ucap Sonia.
"Terima kasih untuk makanan nya, kamu bisa membawa nya ke atas aku harus pergi." Kenzi mengusap rambut Sonia dan pergi meninggalkan Sonia yang diam mematung.
Jantung nya berdetak sangat cepat saat Kenzi mengusap rambut nya. Menurut Sonia ini benar-benar perasaan nya aneh.
Setelah tersadar Sonia langsung naik ke lantai tiga untuk meletakan makanan yang ia siapkan tadi. Sementara itu Kenzo sudah menunggu makanan nya, ia sangat tidak sabar melihat menu baru nya sore ini.
Setelah meletakan makanan itu, Sonia kembali ke dapur untuk membersihkan peralatan makan yang ia pakai tadi.
Kenzo mengambil makanan itu dan langsung membawa nya mendekati jendela, ia selalu makan sambil melihat orang-orang bermain golf. Sebelum makan Kenzo selalu mencari note kecil yang Sonia tulis, ntah kenapa Kenzo selalu mengharapkan Note kecil itu. Kenzo tersenyum saat membaca note itu dan langsung memakan makanan itu dengan sangat lahap, ia benar-benar suka masakan Sonia.
"Kenapa sayang, kamu naik jabatan," tanya Novi.
"Aku akan naik jabatan setelah ayah ku lengser dari Efron grup, saat ini aku menepati jabatan tertinggi ke dua di Kantor," jawab Kenzi.
"Jadi apa sayang, apa yang membuat mu bahagia," tanya Novi.
Kenzi menciumi leher jenjang Novi dengan tangan mulai meraba-raba tubuh semok Novi.
"Kakak ku akan menikah, aku telah menemukan orang yang cocok dengan nya," jawab Verrel.
"Oh iya aku juga ikut bahagia sayang, sangat bahagia melihat mu begitu bahagia," ucap Novi.
"Aku janji setelah kakak ku menikah, aku akan melamar mu, dan setelah aku naik jabatan kita akan menikah."
"Aku tunggu janji itu sayang, kita sudah 5 tahun berpacaran dan orang tua ku selalu menanyakan kejelasan hubungan kita." ucap Novi.
__ADS_1
Novi membalik tubuh nya, ia menarik tengkuk leher Kenzi lalu mencium nya dengan sangat agresif, hal ini yang sangat Kenzi suka dari Novi selalu bisa mengimbangi ciuman nya.
"Aku banyak belajar dari mu sayang," ucap Kenzi.
Vero yang melihat ini kejauhan hanya bisa menggelengkan kepala nya, dulu Kenzi benar-benar sangat polos saat pertama kali pacaran dengan Novi tetapi saat ini Kenzi sudah banyak jauh berubah.
Malam hari nya, Kenzi dan Verrel sudah sepakat dengan perjodohan Sonia dengan Kenzo, beberapa hari memperhatikan Sonia sudah cukup membuat mereka yakin jika Sonia benar-benar gadis yang tepat untuk Kenzo.
Alvaro membuang nafas nya dengan kasar, lagi dan lagi perjodohan terjadi di keluarga nya. Ia percaya pada Verrel dan Kenzi karena ia yakin mereka sudah memikirkan hal ini dengan sangat matang.
"Apa mereka berdua sudah tau tentang rencana pernikahan ini," tanya Alvaro.
"Untuk Sonia aku yang akan mengatakan nya, tapi untuk Kenzo kita hanya bisa menunggu sampai sifat ke kanak-kanakan nya muncul dengan itu kita dapat mengendalikan Kenzo," ucap Verrel.
"Daddy aku tidak setuju dengan Kenzo, kita harus menikah kan dia dengan kondisi normal, jika saat sifat ke kanak-kanakan nya, Kenzo akan mengamuk ketikan ia sadar kalau ia sudah menikah."
"Kenzi benar, katakan pada Kenzo secara perlahan-lahan, ayah yakin Kenzo pasti bisa menerima nya." ucap Alvaro.
Setelah pertemuan ini, Verrel dan Akifa berbicara enam mata dengan Sonia.
"Ada apa tante, apa saya akan di pecat," tanya Sonia.
"Tidak Novi, tante sangat suka dengan kinerja kamu," jawab Akifa.
"Sonia saya ingin kamu menikah dengan anak saya, saya tau kamu wanita yang sangat baik," ucap Verrel.
"Apa tuan, menikah dengan anak anda, maaf tuan jangan bercanda, saya tidak pantas," kata Sonia.
"Kamu pantas sayang, sudah tidak ada penolakan. Saya ingin kamu setuju," ucap Akifa.
"Tapi tan saya benar-benar tidak layak menjadi istri tuan muda, saya hanya ingin bekerja di sini," kata Sonia.
"Kamu pikirkan dulu sayang, besok kami meminta jawaban dari kamu," ucap Verrel.
"Iya tuan, saya pasti akan memikirkan nya dengan baik," kata Sonia.
__ADS_1
Sonia kembali masuk ke dalam kamar nya, ia bingung kenapa tiba-tiba majikan nya meminta diri nya untuk menikah dengan tuan muda. Sonia berpikir tuan muda yang di maksud oleh Akifa adalah Kenzi karena Kenzi beberapa hari ini sangat baik pada nya.