Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 332 S3


__ADS_3

Akifa memeras habis asi nya sampai beberapa botol, ia takut si kembar akan kekurangan jika tidak di sediakan lebih, apalagi anak nya sama seperti Verrel yang raja nya minum asi.


Setelah semua nya selesai Verrel membawa Kenzo dan Kenzi ke kamar ayah nya, sedangkan Akifa meletakan asi nya di lemari pendingin, sebelumnya ia sudah memberikan label sampai kapan asi ini boleh di minum.


"Jangan lama-lama Verrel," ucap Angel.


"Iya bunda, biarkan anak mu ini bersenang-senang," ucap Verrel.


"Kenapa tidak di rumah saja si," tanya Alvaro.


"Aku tidak akan tenang, dan pasti akan membuat ku tidak konsentrasi," jawab Verrel.


Setelah menyerah kan anak nya ke Alvaro dan Angel, Verrel langsung membawa Akifa ke hotel bintang 5 yang letak nya tidak terlalu jauh dari rumah nya.


"Sayang apa ini tidak berlebihan," tanya Akifa yang sangat merasa tidak enak pada mertua nya.


"Tidak sayang, sudah kamu rasakan saja nanti rudal ku, kita akan bermain 4 ronde." jawab Verrel.


Jika satu ronde kurang lebih 1 jam maka memerlukan waktu 4 jam, Akifa tidak bisa membayangkan bagaimana lelah nya ia nanti.


"Kenapa kamu sayang," tanya Verrel.


"Tidak-tidak papa," jawab Akifa.

__ADS_1


Baru saja di tinggal orang tua nya, Kenzo dan Kenzi sudah mulai rewel, seperti nya mereka berdua tidak rela jika ayah nya bersenang-senang hari ini.


"Sayang aku jadi tidak ingin mempunyai anak lagi, pertama saja saat melihat mereka berdua aku ingin punya anak tapi saat melihat betapa sulit nya Verrel menjaga anak nya membuat ku menggagalkan rencana kita," ucap Alvaro.


"Sayang seperti nya kamu terlambat menyadari ak itu, aku sudah telat datang bulan," kata Angel.


"Apa," teriak Alvaro yang membuat Kenzo dan Kenzi terkejut dan menangis.


"Sayang kamu membuat mereka berdua menangis," ucap Angel.


Alvaro dan Angel langsung berusaha menenangkan cucu mereka, karena tidak juga tenang Alvaro berlari mengambil asi di lemari pendingin.


Dan benar saja setelah di beri asi bunda nya, mereka berdua langsung diam tak lama mereka tertidur dengan sangat lelap.


"Akhirnya ke dua cucu ku tidur juga," ucap Alvaro.


"Iya sayang mungkin sudah satu minggu, tapi jika aku hamil aku belum merasakan tanda-tanda kehamilan," jawab Angel.


"Nanti setelah Verrel pulang akan akan membelikan mu tes pack, aku yang ingin kamu hamil tapi kenapa aku yang tidak tenang begini, apalagi jika Verrel tau dia bisa mengamuk," ucap Alvaro.


Sesampainya di hotel mereka berdua langsung memesan kamar terbaik di hotel itu, Akifa lebih dulu masuk ke dalam kamar sementara itu Verrel berniat membelikan Akifa sesuatu.


Akifa harap-harap cemas menunggu ke datangan Verrel, ia seperti ingin melakukan malam pertama lagi dengan Verrel. Tak lama Verrel datang dengan membawa paper back yang ternyata berisikan baju haram alis lingerie.

__ADS_1


"Pakai sayang, setelah itu mencoba lah menggoda ku," ucap Verrel.


"Sayang tubuh ku masih berlemak aku kamu suruh menggunakan baju seperti ini," protes Akifa.


"Tidak papa, kamu tidak akan seperti sumo, sudah pakai lah aku menunggu mu," ucap Verrel.


Mau tidak mau Akifa memakai lingerie itu, lemak nya sangat terlihat sangat jelas tapi mau bagaimana lagi demi menyenangkan suami nya.


Akifa sama sekali tidak bisa menggoda Verrel, ia bingung harus berbuat apa, Akifa naik ke atas tubuh Verrel dan mulai membuka satu persatu baju Verrel.


"Tidak buruk sayang," ucap Verrel.


"Aku malu, sudah jangan seperti ini," Akifa ingin naim dari atas tubuh Verrel tetapi di tahan oleh Verrel.


Saat ingin mencium bibir Akifa, Tiba-tiba Akifa teringat sesuatu dan langsung menjauhkan kepala nya.


"Ada apa sayang," tanya Verrel.


"Kamu sudah membeli pengaman kan," tanya Akifa.


"Belum aku lupa, apa perlu," tanya Verrel kembali.


"Sayang kamu mau Kenzo dan Kenzi langsung mempunyai adik lagi," jawab Akifa.

__ADS_1


"Apa langsung bisa jadi, aku malas turun lagi sayang," ucap Verrel.


"Lebih baik mencegah dari pada memperbaiki sayang, sudah cepat sana dari pada tidak jadi," kata Akifa. !


__ADS_2