
"Hahahaha benar yah, bagaimana bisa," tanya Verrel.
"Kau tanya saja pada nya, anak manja itu sudah mau bermain dengan wanita," jawab Alvaro.
"Bagaimana bisa kau di tolak wanita," tanya Verrel sambil duduk di dekat Vero.
Vero memeluk Verrel dan meletakkan kepala nya di atas bahu kakak nya. "Aku aku menembaknya saat aku pulang dari Australia," jawab Vero.
"Wah kau menyedihkan sekali, jangan bersedih kau tampan kau masih bisa mendapatkan wanita yang jauh dari diri nya, siapa nama nya," tanya Verrel.
"Fika kak, pria yang kita temui kemarin, hiks hiks hati ku sangat sakit," jawab Vero sambil memperat pelukan nya.
"Fika, kau gila pantas saja kau di tolak nya. Kau saja baru kenal dengan nya, sudah jangan bersedih nanti aku carikan wanita untuk mu." Verrel mengusap kepala Vero.
Mario terpanah akan kecantikan Fika, walaupun dia membawa wanita dari luar tetap saja Fika mengalihkan segala nya. Mario langsung berpikir untuk menjadikan Fika istri muda nya, semenjak perceraian nya dengan istri nya yang pertama nya Mario tidak pernah mau menikah lagi,Mario berpikir mungkin Fika lah yang cocok menjadi istri nya.
"Apa dia mau menjadi istri muda ku," batin Mario.
"Kau Fika kan," tanya Mario.
"Iya tuan saya Fika."
"Berapa usia mu," tanya Mario.
"27 tahun tuan," jawab Fika.
"Wah kau sudah cukup tua juga tapi wajah mu masih sangat mudah, aku pikir kau seumuran d berbeda anak ku, kita hanya berbeda 10 tahun."
"Tuan juga terlihat sangat muda tidak sesuai dengan usia tuan yang sudah tua."
"Aku belum tua, usia ku saja sudah cukup matang," ucap Mario.
"Kau seperti tidak nyaman di sini," tanya Mario.
"Tuan benar, saya seperti bukan berada du tempat saya, lihat kekeluargaan di sini sangat luar biasa, dan saya merasa tidak pantas berada di sini," jawab Fika.
"Ikut dengan ku," ucap Mario
"Untuk tuan jadikan jalang," tanya Fika.
"Tidak, untuk aku jadikan istri ku," jawab Mario.
Jantung Fika langsung berdetak lebih cepat dari biasanya, Fika memang mengalami hal yang sama dengan Vero yaitu jatuh cinta pada pandangan pertama tetapi bukan pada Vero tetapi pada Mario.
"Dari mata mu kau tidak menolak ku," tanya Mario.
"Kau gila paman, dia calon istri ku," ucap Vero yang sedari tadi menguping percakapan mereka berdua.
"Maksud mu," tanya Mario.
"Aku sudah menembak nya tapi..
__ADS_1
"Tapi kau di tolak nya," tanya Mario.
"Iya dia menolak ku, tapi tetap saja dia milik ku," jawab Vero.
Verrel dan Alvaro yang melihat keributan mereka berdua langsung berjalan mendekat, mereka penasaran yang di ributkan Vero dan Mario ribut kan.
"Ada apa Mario Vero," tanya Alvaro.
"Dia mengambil wanita ku yah," jawab Vero.
"Wanita mu, kau saja di tolak oleh nya, bagaimana bisa kau menyebut Fika menjadi wanita mu," ucap Mario.
"Ayah." rengek Vero.
"Sudah begini saja, Fika kau mau memilih siapa," tanya Verrel.
Fika sudah tidak mau merepotkan keluarga Vero, jika ia gila dengan harta dan kekuasaan nya sudah pasti Fika memilih Vero tetapi saat ini Fika mengikuti isi hati nya.
"Aku memilih tuan Mario, maaf tuan Vero." Fika berjalan mendekati Mario dan memeluk nya.
"Terima kasi sayang, dia milik ku Vero," Mario membawa Fika pergi dari depan Vero yang sudah mau menangis.
"Hiks hiks hiks." Vero mengusap air mata nya.
"Eh sayang jangan menangis, sudah jangan menangis, nanti ayah cari kan wanita untuk mu," ucap Alvaro sambil memeluk Vero.
"Hey jangan menangis, kau sudah berjuang, kau tidak salah. Ini namanya beranjak menjadi dewasa," kata Verrel.
"Dengan siapa, ayah atau kakak mu," tanya Alvaro.
"Dengan mu, dia tidak bisa menidurkan ku," jawab Vero.
Alvaro membawa Vero ke dalam kamar nya sedangkan Kenzi mendekati Kenzo yang sedang duduk tak jauh dari nya.
"Kau berubah," ucap Kenzi.
"Berubah bagaimana," tanya Kenzo.
"Kau sangat cuek pada ku Kenzo," jawab Kenzi.
"Apa begitu, maaf kalau aku tidak sama seperti dulu," kata Kenzo.
"Kau kenapa," tanya Kenzi.
"Aku hanya sedikit bingung dengan semua ini, kapan ingatan ku bisa pulih kembali," jawab Kenzo.
"Pasti akan bisa, sudah jangan bersedih, ayo kita ikut dengan mereka, aku ingin sedikit minum," ucap ucap Kenzi.
"Hey kau tidak boleh minum, tadi daddy sudah memberitahu ku."
"Sedikit saja," ucap Kenzi.
__ADS_1
Setelah memenangkan Fika, Mario memulangkan wanita yang ia bawa tadi, tentu saja ia tidak mau menyakiti hati Fika jika tau diri nya suka tidur dengan sembarang wanita.
"Kenapa kau memilih ku, aku sudah 10 tahun lebih tua dari mu," tanya Mario.
"Karena aku, aku belum bisa memberikan alasannya. Jarak antara kita bukan masalah untuk ku," jawab Fika.
"Aku akan langsung menikahi mu besok, jangan khawatir," Mario mendekati bibir Fika untuk mencium nya.
"Kamu yakin," tanya Fika.
"Aku yakin, mungkin aku sudah jatuh hati dengan mu saat pandangan pertama," jawab Mario.
Dua orang yang sangat ahli berciuman, membuat ciuman itu terasa sangat panas dan begitu menggairahkan, rada nya benar-benar membuat mereka berdua lupa akan dunia.
"Aku mencintaimu," ucap Fika di selah-selah ciuman nya.
"Aku ingin lebih," kata Mario.
"Kita belum menikah," ucap Fika.
"Aku akan menikahi mu besok," kata Mario.
"Aku tidak bisa melakukan nya tanpa ikatan pernikahan," ucap Fika.
"Kau tidak percaya pada ku, aku akan membuktikan nya malam ini juga." Mario menghubungi orang nya untuk menyiapkan semua nya.
"Walaupun aku tidak bisa menikahi mu secara negara karena pasti memeluk waktu, tapi aku masih bisa menikahi mu dengan cara lain," ucap Mario sambil membawa Fika pergi dari rumah Verrel.
"Aku sangat pusing," ucap Kenzi sambil jalan sempoyongan.
"Kau kenapa," tanya Verrel yang kembali bergabung bersama dengan yang lainnya setelah ia bermesraan dengan istri nya.
"Mau minum," tanya Verrel.
"Sedikit dad," jawab Kenzi.
"Dasar gila, aku sudah memperingatkan mu untuk tidak minum," ucap Verrel.
"Aku juga sudah melarang nya dad, tapi dia sangat nakal," ujar Kenzo.
"Kenzo bawa dia ke dalam kamar nya, aku takut jika diri nya mulai berhalusinasi yang tidak-tidak."
"Iya dad," ucap Kenzo.
"Sayang aku ingin," kata Kenzi saat Kenzo memapah nya ke dalam kamar.
"Aku bukan istri mu, kau tunggu saja istri mu," ucap Kenzo sambil mendorong Kenzi ke atas kasur.
"Kak kenapa dengan suami ku," tanya Karla.
"Dia mabuk, dan seperti nya memerlukan jatah," jawab Kenzo.
__ADS_1
"Jatah," ucap Karla dengan otak yang travelling kemana-mana.