
Flashback.
Dylan baru pulang dari salah satu restoran nya, ia langsung ke mall karena ingin membelikan mainan untuk Rakha, karena Rakha sudah mulai aktif.
Kebetulan Lilis juga berada di dalam tokoh mainan yang sama besama Bryan, ia sangat senang melihat Dylan kembali apalagi Dylan semakin terlihat menggoda dengan rambut tipis di wajah nya.
Lilis mulai memperhatikan Dylan sampai tiba Dylan pergi dari tokoh itu, Lilis meminta izin pada suami nya untuk ke toilet.
Dylan merasa sangat ingin membuang air kecil itu sebabnya ia pergi meninggalkan tokoh mainan itu, saat sudah membuang air tiba-tiba Dylan di dorong masuk ke dalam toilet. Belum Dylan berbicara bibirnya sudah di sambar oleh Lilis.
Dylan sangat terkejut saat Lilis berusaha membobol pertahanan nya, sebelum semua nya jadi kacau, Dylan langsung mendorong Lilis.
"Kau gila," teriak Dylan.
"Iya aku masih tergila-gila dengan mu," ucap Lilis.
"Wanita menjijikkan, aku peringatkan pada mu, jangan pernah mengusik ketenangan ku, atau aku akan benar-benar akan menghancurkan mu," Dylan pergi meninggalkan Lilis.
🍀🍀🍀
"Begitu lah cerita nya," ucap Dylan.
__ADS_1
"Wah bagaimana rasanya di cium oleh Lilis, apa enak," tanya Rizky.
"Sangat tidak enak, aku sampai ingin mengganti bibir ku," jawab Dylan.
"Kau harus berhati-hati Dylan, jangan sampai rumah tangga mu rusak karena perbuatan wanita itu," kata Verrel.
"Iya Verrel aku tau, itu sebabnya aku langsung mengancam nya agar dia tidak melakukan hal itu lagi pada ku," ucap Dylan.
"Aku bingung apa pesona mu, dari tampan aku jauh lebih tampan dari mu, dari kaya aku lebih kaya dari mu, apa junior mu lebih besar dari ku, apa dia sudah pernah melihat junior mu," tanya Verrel.
"Aku tidak tau, apa yang membuat dia tergila-gila pada ku, untuk junior dia belum pernah melihat nya, ukuran junior ku tentu lebih besar dari mu," jawab Dylan.
Jangan bohong kita pernah nobar bersama dan kita olahraga 5 jari bersama," kata Verrel.
"Hahaha aku satu Cm lebih besar dari mu," kata Verrel.
"Woy apa yang kalian lakukan, berhenti membahas masalah siapa yang lebih besar, malam ini kita mau ngapain, jika tidak ada aku ingin tidur saja," ujar Rizky.
"Aku ingin nonton bola, jika kalian tidak mau aku bis menonton di kamar saja," ucap Dylan.
"Tidak buruk, selagi anak ku tidur," kata Verrel.
__ADS_1
Saat sedang asik menonton tiba-tiba Alvaro datang dengan wajah yang kesal. Mereka yang melihat Alvaro langsung berniat untuk menggoda nya.
"Paman sangat hebat, bagaimana bisa istri paman hamil kembali," ucap Rizky.
"Hahaha iya paman, pasti goyangan paman masih sangat hot sampai istri paman bisa kebobolan," ujar Dylan.
"Hahaha tentu kalian baru tau, walaupun aku sudah tidak muda lagi untuk urusan ranjang jangan kalian ragukan," kata Alvaro.
"Ayo ikut ayah," Alvaro menarik Verrel dan membawanya menuju dapur.
"Ada apa yah," tanya Verrel.
"Bunda mu mulai ngidam, dia minta mangga muda malam-malam begini, bagaimana ayah bisa mencari nya," jawab Alvaro.
"Itu sudah menjadi tanggung jawab ayah, carikan apa yang bunda mau yah," kata Verrel.
"Ayo bantu ayah, ini sudah malam temani ayah," Ucap Alvaro.
"Oh tidak bisa, aku harus menjaga anak ku yah," tolak Verrel.
"Ayah mohon, mungkin di kompleks perumahan ini ada yang punya," bujuk Alvaro.
__ADS_1
Verrel membuang nafas nya secara kasar, ia mau menemani ayah nya mencari Mangga muda tengah malam begini. Alvaro lupa jika Verrel sangat takut kegelapan.
Notes : kalian boleh berkomentar tetapi yang baik baik yah, kalah saran dan kritik juga boleh, tapi mohon jangan menghujat ataupun berkomentar yang membuat author kehilangan mood. Mulai sekarang author mulai ngeblokir yang membuat orang yang di blokir tidak bisa membaca novel ini lagi.