Takdir Cinta Agnes

Takdir Cinta Agnes
Episode 47 S4


__ADS_3

Pagi hari nya karena sangat kelelahan Vero masih betah di dalam pelukan ayah nya, ia tidak akan bangun jika Alvaro tidak membangunkan nya. Alvaro merasa sangat bersyukur memiliki Vero yang benar-benar sangat manja pada nya, hal itu membuat ia tidak terlalu kehilangan Verrel yang sudah pasti tidak sedekat dulu dengan nya setelah Verrel mempunyai seorang anak.


Watak Vero yang sangat berbeda dari Verrel membuat Alvaro harus ekstra sabar menghadapi anak bungsu nya itu. Verrel terbilang mandiri dan cukup keras kepala berbeda dengan Vero yang sangat manja dan tidak bisa mengambil keputusan sendiri, semua yang di lakukan Vero adalah keputusan Alvaro ataupun Angel.


"Vero bangun, sampai kapan kau ngences di dalam pelukan ku," ucap Alvaro.


"Hmmm tidak mau yah, aku sangat mengantuk," kata Vero.


"Vero ayah sedang tidak memakai apapun jangan terlalu dekat. Ayo Vero kita harus ke kantor," ucap Alvaro.


"Mandiin aku, siap kan makanan ku," kata Vero.


"Iya Vero, bunda mu sedang menyiapkan makanan untuk mu. Sekarang aku yang akan memandikan mu, ayo cepat."


"Bertemu," ucap Zack.


"Ya aku ingin bertemu dengan mu, siapkan pasukan mu, jika kau tidak kau mati konyol," kata Verrel.


"Cih kau kira aku mau terjebak dalam permainan mu, aku tidak akan mau bertemu dengan mu Verrel," ucap Zack.


____


"Oh kau mentang ku, semua data mu aku miliki aku bisa menjual nya pada Mafia lain, atau menyerahkan nya pada pemerintah," ancam Verrel.


"Bagaimana ini Mario, Marco aku tidak mungkin membahayakan nyawa ku dan bisnis ku," tanya Zack.


"Sudah aku katakan, turuti saya kemauannya. Ada aku Zack ada aku yang membantu mu, pasukan ku akan membantu mu juga," jawab Mario.


"Mario kau ada di sana, kau mau mati juga. Hahaha kalian bermain-main dengan ku," ucap Verrel.


"Kita akan bertemu di tempat yang jauh dari perkotaan. Aku akan mengirim kan tempat nya, jika kau bisnis mu tidak hancur jangan sampai telat waktu," kata Verrel dan langsung matikan sambungan telepon itu.


"Hahaha kau sangat pintar dad," ucap Kenzi.


"Aku memang pintar, apa kau sudah menyiapkan pasukan kita," tanya Verrel.


"Sudah dad, kita tidak perlu banyak pasukan, ada aku dad," jawab Kenzi.

__ADS_1


"Kali ini aku benar-benar mengandalkan mu," ucap Verrel.


"Iya dad, aku tau itu. Aku akan menghabisi mereka semua," ucap Kenzi.


Alvaro Kenzo dan Vero sedang dalam perjalanan menuju Efron grup, mereka kembali Ingin menggempur Aldiron grup, kepintaran Vero dan Kenzo akan di gabungkan yang pasti akan membuat lawan mereka bertekuk lutut di hadapan mereka.


"Bagaimana kau bisa di tolak wanita," tanya Alvaro.


"Ya bisa, aku bertemu dengan nya kami berdua berciuman dan aku terus terbayang wajah nya, tak lama aku menembak nya dan dia langsung menolak ku," jawab Vero.


"Buahahahaha kau bodoh Vero, anak ayah sangat bodoh dalam hal percintaan," ucap Alvaro.


"Hahaha aku tidak tau, bagaimana bisa kau menembak nya saat baru bertemu, kalau aku jadi wanita itu, aku langsung menamparmu," kata Kenzo.


"Aku salah, aku tidak tau. Yang aku tau aku suka dengan nya, karena dia selalu terbayang di pikiran ku," ucap Vero.


"Kau tidak boleh begitu sayang, wanita tidak suka dengan pria seperti itu. Dekati dia secara perlahan sampai di nyaman pada mu setelah itu baru kau menembak nya."


"Itu terlalu lama, aku tidak suka," ucap Vero.


"Nanti ayah akan mengajarkan bagaimana cara mendekati wanita, kau masih berhubungan dengan wanita itu kan," kata Alvaro.


"Wah wah wah aku tidak tau, oke kau harus segera belajar."


"Tunggu dulu kau sudah pernah berciuman," tanya Alvaro.


"Sudah rasanya enak," jawab Vero.


"Bagaimana bisa, kau bocah manja berciuman," tanya Alvaro.


"Bisa yah, kan aku sudah pernah melihat nya secara langsung," jawab Vero.


"Siapa yang kau lihat, kenapa mereka melakukan nya di depan mu," tanya Alvaro.


"Kau dan bunda," jawab Vero.


"Buahahahaha, kakek jangan berciuman di depan anak ini, dia mudah meniru apa yang di lihat nya," ucap Kenzo.

__ADS_1


Sesampainya di Efron grup, Alvaro dan yang lainnya masuk ke dalam ruangan CEO yang satu ini di tempati Verrel. Alvaro juga langsung membagi tugas apa yang akan Vero dan Kenzo kerjakan hari ini.


"Kepala ku sakit yah untuk berpikir," ucap Vero.


"Jika kau berhasil, aku akan membelikan mu mobil, bagaimana kau mau," kata Alvaro.


"Tidak mau, aku mau menikah," kata Vero.


"Kau mau menikah, kau saja masih mendusel di ketiak ku. Jangan aneh-aneh, cepat menikah. Eh maksud ku cepat kerjakan," ucap Alvaro.


Sementara itu Kenzi dan Verrel sudah berada sudah berada di tempat pertemuan. Hutan belantara adalah pilihan mereka berdua, karena dengan di situ mereka lebih bebas melakukan apapun tanpa takut pemerintah akan ikut campur urusan mereka.


Verrel dan Kenzi hanya membawa sedikit pasukan mereka, karena lebih dari separuh sudah di bawa Mario yang akan menyerang balik dari dalam. Benar-benar rencana yang sangat baik.


"Hahaha kau siap," tanya Verrel.


"Tentu dad, aku sangat siap," jawab Kenzi.


Tak lama Zack dan yang lainnya sampai di tempat itu, dengan pasukan yang sangat banyak mereka berdiri di belakang pasukan itu untuk berlindung. Zack tersenyum karena pasukan Verrel tidak banyak dan ia sudah berpikir jika kemenangan ada di tangan mereka.


"Kau akan kalah Verrel, lihat pasukan mu," ucap Zack sambil mengarahkan tembak nya ke atas langit.


"Diam lah, dengan pasukan ku yang sedikit ini akan membuat ku mati di tempat ini," kqta Verrel.


Kenzi mengarahkan tembak nya ke arah tembak yang berada di tangan Zack, meskipun sangat jauh dengan mudah Kenzi membuat tembak itu terbang dari tangan Zack.


"Ahhh kau kurang ngajar."


"Zack Kenzi itu sangat pintar dalam hal menembak, mata mu bisa hilang dengan sekali tembakan nya," ucap Mario.


"Keluarga Efron tidak berguna, kau benar-benar mencari masalah pada kami," kata Marco.


"Mario kau akan menyesal karena telah memihak mereka berdua," ucap Verrel.


"Tidak akan Verrel, jika kau mati aku akan lebih bebas, tidak ada lagi yang menghalangi ku," kata Mario.


"Jika dua orang itu yang mati," tanya Verrel.

__ADS_1


"Kita akan menang." Mario mengarahkan tembak nya ke arah kepala Marco dan Zack yang membuat mereka berdua benar-benar terkejut.


Pasukan yang di bawa Mario juga langsung berbalik arah menyerang pasukan Zack yang jumlah nya kalah telak.


__ADS_2