Angkot Jemputan

Angkot Jemputan
Bagian 550 : Mulyana 56


__ADS_3

“Aku tahu kau akan datang.” Ayahnya Wulan berkata, Yoga mendapatkan alamat rumah Wulan dari secarik kertas yang diberikan oleh ayahnya Wulan sesaat sebelum dia pergi ketika mengatakan ingin Wulan bangun lagi dan melakuakn ritual.


“Wulan mendatangiku.”


“Tentu saja, karena dia memang tidak tenang, lalu … apa tujuanmu datang ke sini?”


“Aku tahu kalau desas-desus mengenai bahwa keluarga di kampung ini memiliki kemampuan klenik yang cukup kental, tapi apakah memang kemampuan itu sanggup hingga membangkitkan orang mati?” Yoga tidak percaya, tapi jujur dia penasaran, apalagi rasa bersalah dan cinta yang semakin kuat ikut membutakannya.


“Kau tahu legenda tentang Calon Arang? Calon Arang adalah seorang janda penguasa ilmu hitam yang menyembah Dewi Durga, beberapa orang mengenalnya sebagai penyihir wanita yang jahat, dia mempunyai seorang puteri bernama Dyah Ayu Ratna Manggali yang sangat cantik, tapi sayang tidak bisa mendapatkan seorang suami karena orang-orang takut pada ibunya.


Karena kesulitan yang dihadapi puterinya itu, Calon Arang marah dan ia pun berniat membalas dendam dengan menculik seorang gadis muda. Gadis tersebut ia bawa ke sebuah kuil untuk dikorbankan kepada Dewi Durga.


Setelah dia memberi tumbal, maka terjadilah bencana di kerajaan Daha, tempat di mana dia dan putrinya tinggal, terjadi banyak bencana yang menimbulkan korban, Calon Arang berhasil membuat rakyat dari kerajaan yang membuat putrinya sakit hati mati secara massal.


Maka karena perbuatannya itu, dia diburu oleh Raja Airlangga untuk dihukum. Dalam perburuan, tentu Raja tidak bisa melakukannya sendiri, maka dia meminta bantuan seorang yang sakti mandraguna bernama Empu Bharadah.


Mendengar itu, Calon Arang semakin murka dan oleh karena itu dia mengumpulkan seluruh muridnya untuk kembali melakukan persembahan pada Dewi Durga, tapi sebelum melakukan itu, dia menggali banyak mayat dari kuburan dengan hari kematian pada Sabtu Kliwon. Tujuannya adalah untuk menghidupkan mereka kembali.


Mayat-mayat itu diikat pada pohon-pohon, lalu diadakan ritual pembangkit mayat, tak lama kemudian, bangunlah mayat-mayat itu dari kematian, mereka benar-benar hidup seperti manusia.


Tapi sayang Calon Arang melakukan itu untuk persembahan, dia melakukan itu untuk kembali menebas leher mayat yang hidup kembali seperti manusia, menjadi mayat tanpa kepala dan darahnya dijadikan alat untuk membersihkan kepala Penyihir sakti tersebut. Padahal mayat-mayat yang telah hidup kembali itu sebelumnya sangat berterima kasih pada Calon Arang yang dengan tega kembali menebas leher mereka dan menjadikan sisa mayat-mayat itu sebagai persembahan untuk Dewi Durga agar kembali membari bencana pada rakyat Kerajaan Daha.


Apa yang diinginkan oleh Calon Arang berhasil.


Maka dari itu akhirnya antara Raja dan Penyihir diadakanlah perjanjian, yaitu murid dari Empu Bharadah penasehat spiritual kepercayaan Raja yang bernama Empu Bahula, dinikahkan dengan Dyah Ayu Ratna Manggali. Keduanya menikah besar-besaran dengan pesta yang berlangsung tujuh hari tujuh malam, dan keadaan pun kembali normal. Walau akhirnya banyak lontar yang mencatat ilmu sihir wanita itu sudah dihancurkan oleh Empu Bharadah."


“Baik, itu cerita dongeng yang cukup panjang dan aku tetap tak paham maksudmu? Apakah kau akan mengadakan ritual seperti Calon Arang? Membangkitkan lagi putrimu? Lalu apakah benar ritual akan berhasil? Kau bicara saja itu legenda tahun berapa, lalu kau juga bilang bahwa tak ada catatan mengenai sihir itu, maka sekarang kau sedang membual?” Yoga sudah kesal karena percaya, dia jadi tak percaya penglihatannya, jangan-jangan dia hanya dikelabui oleh pemikirannya sendiri. Terkadang rindu bisa membuat seseorang berhalusinasi.


“Maka ini yang harus kau tahu, kampung ini bukan kampung sembarangan, kau pikir dari mana kami bisa memproduksi minyak Kasturi? Dari mana kami bisa tahu cara memproduksinya kalau kami tak punya pegangan? Lalu dari mana kami mampu memberi mantra kalau kami bukan … keturunan langsung dari wanita penyihir itu.


Kami adalah keturunan dari 2 aliran ilmu, yaitu, ilmu hitam berasal dari Dyah Ayu Ratna Manggali anak dari Calon Arang dan ilmu putih keturunan dari Empu Bahula suami dari Dyah Ayu Ratna Manggali.


Setelah kalahnya Calon Arang oleh Empu Bharadah, maka tidak pernah ada kabar lagi mengenai Empu Bahula dan istrinya, tidak ada yang tahu bahwa mereka berdua mendirikan kampung ini, beranak pinak di sini dengan segala ilmu yang mereka miliki, perpaduan antara ilmu hitam dan ilmu putih milik dua orang yang berasal dari keturunan yang berbeda.


Maka apa kau pikir, kami tak memiliki kemampuan melakukan ritual tersebut?” Ayahnya Wulan bertanya, dia hanya sedang memberitahu asal-usul kampung itu.


Pada zaman yang diceritakan oleh ayahnya Wulan, berbeda zaman dengan Ayi Mahogra yang memiliki suami Raja, tapi kiranya kalian tahu, bahwa dua hal ini adalah berbeda, yaitu pemilik dari ranah ghaib yang tak sama, ini tidak bicara tentang rakyat Pasundan tapi mungkin ini bicara tentang wilayah lain di negara ini, apakah kalian tahu wilayah mana itu?


“Jadi … kalian?”

__ADS_1


“Ritualnya sangatlah berat, ritual paling tinggi dan hanya bisa dilakukan oleh mereka yang keluarga serta 5 dukun yang berilmu tinggi.”


“Jadi kau butuh aku untuk apa? Bukankah kau bisa menyediakan semua syaratnya?” Yoga bingung.


“Uang, aku butuh uang untuk melakukannya, karena 5 dukun yang aku akan hadirkan berasal dari tempat lain, mereka harus didatangkan dengan biaya yang cukup besar, lalu segala persembahan untuk jin yang harus membantu kami membangkitkan ruh yang masih ada di sana, juga butuh uang, maka dari itu, aku membutuhkanmu, bukankah kematian anakku juga bagian dari kesalahanmu?”


Yoga terdiam, dia paham bahwa ritual ini selain membutuhkan ilmu yang tinggi, maka ayahnya Wulan juga butuh uang, itu mungkin alasannya kemarin dia tak melakukan ritualnya dengan cepat hingga akhirnya tubuh Wulan ditemukan secara tak sengaja karena muncul ke permukaan secara tak sengaja.


“Satu hal lagi, aku butuh tanah tempat penguburannya, karena ruh masih ada di sekitar sana, yang terpenting satu lagi, tubuh Wulan harus tetap utuh, aku sudah mengusahakannya, kami memandikan dia dengan air khusus dari minyak kasturi yang dimantrai, maka dari itu tubuhnya masih tidak membusuk.


“Oh begitu, pantas saja tubuhnya ditemukan juga masih dalam keadaan utuh dan cantik, itu berdasarkan kesaksian banyak orang, itu karena minyak kasturi?”


“Ya, anak-anak kampung ini diminyaki kasturi sejak lahir, mereka tak pernah lepas dari minyak itu, tak heran tubuh anakku tidak cepat busuk karena minyak itu, walau tak dapat dipungkiri, minyak itu kami mantrai. Jadi, apakah kau akan membantu?”


“Ya, aku akan bantu, tapi ada syaratnya.” Akhirnya Yoga setuju.


“Apa syaratnya?”


“Wulan akan jadi istri sirihku, lalu kau harus berjanji, kelak jika ada urusan soal bisnis dan aku membutuhkan bantuan klenikmu, maka kau harus membantu.”


“Tentu saja, itu mudah, aku hanya ingin anakku bangkit lagi, itu saja, aku tak perlu yang lain.”


“Maka aku akan siapkan uangnya, kira-kira berapa banyak dana yang kau butuhkan?”


“Wah ternyata jumlah yang sangat fantastis ya, baiklah, kalau begitu, aku butuh waktu untuk mempersiapkan dananya, beri aku waktu 2 minggu.”


“Jangan terlalu lama, karena tubuh yang kami tahan itu tak bisa menahan waktu lebih lama lagi meskipun memakai kasturi yang dimantrai.”


“Baiklah, satu minggu akan kusiapkan uangnya.”


Yoga berjanji lalu berpamitan.



“Udah pulang Mas, aku masak loh buat kamu.” Istri Yoga terlihat sangat senang suaminya sudah pulang, karna terakhir dia bilang akan pergi cukup lama, tapi hanya dua hari dia pergi dan sekaran sudah kembali di sore hari.


“Ya, aku akan makan. Tapi aku mandi dulu.” Yoga berkata dengan lembut.


Istrinya terkejut dan mulai menyiapkan piring untuk suaminya, jarang sekali suaminya berlaku hangat seperti ini, mau makan masakannya.

__ADS_1


Tak lama kemudian suaminya sudah duduk di meja makan, istri Yoga berinisiatif menemaninya makan, hal yang sudah sangat amat lama mereka tak lakukan, makan bersama.


Istri Yoga memberikan nasi serta lauk pauknya lalu Yoga menerima, dia mulai menyuap, lalu berhenti sesaat, terasa dilidahnya sangat tak enak, tentu saja, masakan Wulan jauh lebih enak baginya.


“Mas, enak nggak?”


“Hmm, lumayan.” Yoga jawab sekenanya.


Istrinya juga ikut makan, di tengah-tenah obrolan lalu Yoga tiba-tiba bicara.


“Aku akan perbaiki hubungan kita.”


Hampir tersedak istri Yoga lalu tersenyum, tak percaya dengan apa yang di dengar.


“Baiklah Mas, maafkan aku, aku akan perbaiki diriku.”


“Tapi, aku punya syarat.” Yoga berhenti menyuap nasi ke dalam mulutnya.


“Apa?” Istrinya bingung dan sedikit kesal, masa pake syarat segala, apakah benar tak ada cinta lagi di hati suaminya.


“Aku butuh uang untuk modal usaha. Kau harus meminta pada ayahmu.” Yoda langsung pada intinya, dia memang tak ada uang lagi setelah semua uangnya dihabiskan oleh istrinya.


“Baiklah, aku akan usahakan, berapa kau butuhnya?”


“Seratus juta.”


“Apa?!” Istri Yoga benar-benar terkejut, angka yang cukup banyak, “kau butuh uang itu untuk modal apa?” Istrinya sunggu terkejut.


“Untuk membuka cabang perusahaan, aku butuh dana yang banyak untuk nyogok tander, kalau ini gol, mungkin kita akan menangani banyak proyek pemerintah.” Yoga memang sedang usahakan ke arah sana, tapi belum benar-benar serius, maka dia hanya membual saja, agar istrinya percaya.


“Wah bagus sekali sayang, ok, aku kan minta papa untuk memberimu modal, aku akan berusaha.”


“Jangan hanya berusaha, tapi kau harus paksa, ingat … aku seharusnya punya uang, tapi kau hamburkan begitu saja, maka sekarang kau harus cari cara supaya uangku bisa kembali.”


“I-iya sayang.” Istrinya Yoga terlihat gugup, tapi dia dalam hati akan berusaha apapun yang terjadi, karena rumah tangganya tidak boleh hancur, dia tak ingin hidup seperti ibunya yang dicerai papanya, sekarang papanya sudah menikah dengan perempuan yang umurnya bahkan lebih muda darinya, maka dari itu, dia akan berusaha mempertahankan rumah tangganya, apapun yang terjadi, apapun yang dikorbankan.


_______________________________________________________


Catatan Penulis :

__ADS_1


Adakah yang sadar, bahwa sejak awal aku memang akan membawa Urband Legend lagi? ada yang tahu urband legend ini berasal dari mana? bukan hanya 1 kota dari negeri kita ini ya, tapi ada 2 kota.


Jangan lupa komentar, terima kasih.


__ADS_2