
Kini ketiganya tersenyum penuh kemenangan saat menatap ke arah Bing Lou.
Bing Lou hanya bisa memasang senyum masam lalu berkata.
“Baiklah,, tingkat kultivasi Master Sekte Es Abadi saat ini adalah Dewa Grand Master ⭐ 5 Puncak, ia saat ini hampir menembus Dewa Kaisar Immorta Semesta ⭐ 1 Awal.” Jawab Bing Lou terdiam sesaat sambil melirik ke arah Duan Du, Tu Long dan Lang Zai.
“Perlu kalian ketahui,, jika Master Sekte Fang Mu berhasil menerobos Dewa Kaisar Immortal Semesta, maka ia sudah di anggap menjadi Penguasa Alam Semesta, karena kekuatan seorang Penguasa Semesta adalah Dewa Kaisar Immortal Semesta maka mereka bisa mengklaim salah satu Alam Semesta Biasa.”
“Jika kekuatan Dewa Kaisar Immortal Semesta ⭐ 3 Awal, maka mereka bisa menjadi Penguasa Alam Semesta Inti.” Ucap Bing Lou panjang lebar.
Mendengar itu, Duan Du langsung bertanya.
“Lalu, apakah kau tahu kekuatan terendah Penguasa Alam Semesta Inti?”
Bing Lou menggeleng. “Setahuku,, Penguasa Alam Semesta Inti ke 9 atau terentah adalah Ibunya Nona Mu Xia, untuk kekuatan aku tidak tahu pasti, tapi setidaknya melebihi Dewa Kaisar Immortal Semesta ⭐ 3 Awal.”
Mendengar itu, kini Lang Zai mulai bertanya. ”Jika ibu Nona Xia Penguasa Alam Semesta Inti Ke 10, dan ia terkuat ke 9, lalu bagaimana dengan yang terkuat ke 10, apakah Alam Semesta Inti ada 11?”
“Benar benar,, bisakah kau jelaskan semua Penguasa dan di Alam Semesta Inti ke berapa saja mereka berkuasa?” Lanjut Duan Du.
“Hmm hmm..!! Aku juga penasaran, terlebih dengan Fang Mu itu yang katanya hanya seorang prajurit elit,, tapi kekuatan sedikit lagi mendekati kekuatan para Penguasa Alam Semesta.” Sambung Tu Long mengangguk-angguk.
Bing Lou seketika memijit kepalanya, ia tak menduga jika sifat Duan Du yang awalnya haus akan pengetahuan ini mengekor ke Tu Long dan Lang Zai.
Saat ia ingin memberikan semua ingatannya. Sebuah suara terdengar.
“Jangan di berikan, aku hanya memberikan mereka ingatan tentang keluargamu dan Sekte Es Abadi yang di bantai saja, maka dari itu mereka bertanya kepadamu,” ucap Bai An melalui telepati.
Bing Lou menghela nafas, ini juga yang menjadi pertanyaannya tadi, padahal ia memberikan semua ingatannya kepada Bai An. Tapi mengapa ketiganya bertanya?
Sekarang ia tahu jawabannya. Maka dari itu Bing Lou mau tak mau menjawab pertanyaan mereka satu persatu.
Sementara Bing Lou sibuk meladeni Duan Du, Tu Long dan Lang Zai.
Kini Bai An dan Ling Yenrou melirik ke arah Wakil Master Sekte Es Abadi.
Bai An dan Ling Yenrou saling melirik satu sama lain, lalu Bai An mengangguk santai.
__ADS_1
Ling Yenrou lantas maju lalu memegang kepala Wakil Master Sekte Es Abadi.
Argghh..!!
Seketika terdengar suara teriakan pilu selama 1 menit.
Setelah itu teriakan pilu terhenti terdengar.
Kini Bai An yang maju lalu melahap semua energi Wakil Master Sekte Es Abadi hingga menyisakan kulit kering dan tulang saja.
Lalu Bai An melirik ke arah Ling Yenrou sambil bertanya. “Apa yang Leluhur Ling dapatkan?”
“Hmm..!! Tidak ada informasi yang menarik, karena Wakil Master ini juga hanya di jadikan pion. Tapi-”
Ucapan Ling Yenrou terhenti di sertai senyum tipis.
Hal itu membuat Bai An penasaran hingga mau tak mau menaikkan sebelah alisnya.
“Tapi apa Leluhur Ling?” Tanya Bai An kini mendekat ke arah Ling Yenrou.
“Tapi aku mendapatkan sesuatu yang menarik Penguasa ke 4, sesuatu yang menarik itu adalah Harta Sekte Es Abadi selama ini sebenarnya ada di dalam tubuh Bing Lou,” ucap Ling Yenrou.
Sementara Duan Du, Tu Long dan Lang Zai yang mendengar ucapan Ling Yenrou kini menatap ke arah Bing Lou dengan pandangan keserakahan.
“Dimana? Dimana harta itu berada?” Teriak Duan Du langsung mencoba memeriksa tubuh Bing Lou.
Bahkan Tu Long dan Lang Zai hampir menelanjangi Bing Lou. Beruntung Bing Lou memiliki kekuatan yang jauh di atas mereka sehingga mau tak mau Bing Lou menekan mereka semua agar tidak bisa bergerak.
“Paman Bing kau sangat curang menindas seorang junior,” teriak Duan Du kini memasang wajah cemberut.
“Benar Tuan Bing,, kau tidak tahu malu, seandainya aku sekuat dirimu, aku pasti akan mengajakmu bertarung,” sambung Tu Long dengan nada kesal.
“Hmm,, Saudara Bing, jangan anggap kau kuat kau bisa seenaknya ya,” lanjut Lang Zai.
Bing Lou hanya bisa memasang wajah tersenyum masam saat ia mendengar tuntutan mereka.
Bing Lou kini menatap ke arah Bai An dan Ling Yenrou yang kini tersenyum kecil.
__ADS_1
Tap tap..!!
“Sudah-sudah,, saudara Bing bukannya keterlaluan. Tapi kalian lah yang keterlaluan di tambah tidak tahu malu,” kata Bai An sambil menghela nafas kecil melihat sifat ketiganya.
Mereka bertiga hanya bisa mendengus kecil saat mendengar Bai An melindungi Bing Lou, bukan melindungi mereka. Tapi mereka sama sekali tidak menimpali ucapan Bai An karena jika mereka menimpalinya, maka mereka yakin akan mendapatkan hadiah yang tak bisa mereka lupakan seumur hidup.
Melihat ketiganya kini diam. Bai An melirik ke arah Bing Lou.
“Saat mendengar ucapan Leluhur Ling, kau juga ikut terkejut, yang artinya kau tidak tahu jika ayahmu menaruh harta tersebut di dalam tubuhmu?” Tanya Bai An dengan nada santai.
Bing Lou mengangguk membenarkan. “Benar Tuan muda, mendengar ucapan Leluhur Ling tentu saja aku kaget. Dan jika ucapan Leluhur Ling benar, maka dimana ia menyembunyikan Harta Sekte di dalam tubuhku?” Jawab Bing Lou sambil bertanya ke arah Ling Yenrou.
Ling Yenrou tersenyum tipis, ia langsung maju lalu memejamkan matanya untuk melihat apakah dugaannya benar atau salah.
Setelah memastikan kebenarnya, Ling Yenrou kini membuka matanya dengan pandangan sedikit terkejut.
“Hmm!! Aku tak menduga jika Harta Sekte Es Abadi adalah harta yang cukup langka,, bahkan bagi 3 klan Era Kuno sekalipun,” kata Ling Yenrou membelalakkan matanya.
Mendengar itu, Bai An ikut terkejut walau tidak tahu harta apa itu, yang pasti ucapan Ling Yenrou ia akui itu kebenaran.
Sementara kilat cahaya terlihat di mata Duan Du, Tu Long dan Lang Zai. Jika orang melihat kilat mata mereka bertiga, maka mereka akan ketakutan setengah mati.
Pasalnya mereka bertiga tidak menyembunyikan keserakahan mereka saat mendengar kata harta, apalagi harta langka.
Untuk Bing Lou, ia diam saja karena saat ini ia sedang menatap Ling Yenrou, seolah bertanya harta apa itu.
Melihat jika semua orang memandang dirinya. Ling Yenrou bertanya lebih dulu kepada Bing Lou. “Bolehkah aku menyentuh tubuhmu Bing?”
Bing Lou mengangguk.
Tanpa menunggu lama Ling Yenrou maju lalu saat akan menyentuh tubuh Binh Lou.
Tiba-tiba Ling Yenrou, Bai An dan Bing Lou merasakan banyak kekuatan datang dari berbagai arah.
Wuss..!!
Tap tap..!!
__ADS_1
“Tuan muda, mereka datang lebih cepat dari dugaan,” sapa Hu Hong Meng sambil membawa seseorang yang Bai An kenal.