
“Ayo kita pergi dulu dari sini, untuk Xia'er, Jia'er dan Ye'er dan Xie'er kalian masuk saja dulu, nanti aku akan mengeluarkan kalian saat sudah aman.”
Suara Bai An sangat serius sehingga kedua istrinya mengangguk paham di sertai rasa khawatir.
“Hati-hatilah Gege,, jika terjadi apa-apa larilah, jangan melawan musuh yang tidak mampu kau lawan,” ucap Mu Xia'er dengan perasaan campur aduk.
“Hmm..!! Satu hal juga, datanglah ke Dunia Klan Chu, di sana Gege akan menemukan hal yang cukup berguna untuk Gege, Han'er dan kalian berdua,” sambung Chu Jia kini mulai tidak menutup-nutupi dirinya lagi yang sudah mendapat ingatan tentang dirinya.
Bai An tersenyum hangat, dengan penuh kasih sayang ia mengusap rambut kedua istrinya, lalu pandangannya beralih ke putra putrinya ikut sedih.
“Jangan sedih nak, jika kalian sudah dapat seperti Han Gege kalian, maka kalian bisa berpetualang bersama ayah,” Bai An langsung menghibur putra putrinya, tak lupa ia mencium kening keempatnya.
Beberapa waktu berlalu.
Saat ini Bai An, Duan Du, Tu Long dan Bai Han melesat ke arah tertentu.
“Apa kau ingat dimana lokasi pasti Dunia Klan Chu berada?” Tanya Bai An sambil melirik ke arah Duan Du.
Duan Du mengangguk santai. “Hmm,, apa kakak ipar tidak memberitahu lokasinya dengan pasti?” Tanya Duan Du setelah mengangguk jika tahu dimana lokasi yang Bai An tanya.
“Dia hanya memberikan sebuah tempat yang indah, tidak dengan jalur ke arah mana kita, seperti misalkan Dunia Klan Chu berada di Alam Semesta Inti pertama dan dunianya atau sebagainya,” jawab Bai An.
Tap tap..!!
Duan Du tiba-tiba menghentikan langkahnya saat mendengar jawaban Bai An.
“Apa tempat yang indah itu hanya ada pegunungan yang melayang di udara dan air terjunnya terhubung di setiap gunung?” Tanya Duan Du sedikit melebarkan matanya.
Bai An yang ikut terhenti mengangguk ringan, tapi ia cukup penasaran mengapa Duan Du seterkejut itu.
Duan Du mematung sesaat sebelum ia berseru kegirangan.
“Itu dia, itu dia Inti Dimensi ini, dahulu Klan Chu sempat menyembunyikan Inti Dimensi ini dari Klan Bai karena salah satu leluhur klan Chu adalah orang dari klan Bai yang memberontak karena perlakuan mereka.”
“Hal inilah awal mula terjadinya perseteruan kedua belah pihak hingga mereka membuat kelompok di bagi menjadi dua.”
“Dua orang yang menjadi Penetua Klan Bai yang memberontaklah membuat berdirinya klan Chu, dan para penetua klan Bai lainnya membuat klan Fang dan klan Ho, mereka bersatu untuk memusnahkan klan Chu namun tidak mampu.”
“Sehingga para penetua klan Bai mencoba mendapat bantuan dari iblis, dengan izin dari Pemimpin klan Bai, para penetua lalu meminta bantuan dengan imbalan yang cukup menggiurkan,” Duan Du kini terlihat menghela nafas saat mengingat masa lampau.
Bai An, Tu Long dan Bai Han yang mendengar itu terdiam beberapa saat.
“Hmm,, begitu, jadi aku yakin jika kau saat ini tidak tahu letak Inti Dimensi itu bukan?”
__ADS_1
Duan Du seketika terkekeh kecil sambil menggosok-gosok hidungnya saat mendengar pertanyaan Bai An.
“Heng,, aku tidak butuh sejarahmu, yang kami butuh adalah lokasinya,” dengus Tu Long melotot ke arah Duan Du.
Duan Du ikut melotot ke arah Tu Long.
Seketika tatapan mereka seolah sedang bertarung.
Pletak..!!
Pletak..!!
“Jangan di situasi seperti ini,” ucap Bai An dengan nada datar.
Duan Du dan Tu Long mengangguk patuh sambil mengelus kepala mereka masing-masing. Entah mengapa setiap Bai An memukul mereka, mereka pasti merasakan kesakitan, padahal mereka selalu melindungi area kepala mereka menggunakan energi mereka.
“Ayo berangkat, mereka sepertinya sudah bergerak,” ajak Bai An.
Sebenarnya ia tidak mengetahui jika Iblis Merah bergerak, tapi Bai Tan lah yang telah memberitahunya untuk secepatnya pergi dari Alam Semesta Inti Pertama ini.
Duan Du, Tu Long dan Bai Han mengangguk patuh.
Bai An lalu dengan cepat mengeluarkan token yang mirip dengan token milik Bai Sha.
Blush..!!
Wuss..!!
Seketika Bai An dan yang lainnya menghilang.
Bertepatan dengan itu, muncul Iblis Merah yang tak lain Mo Hung.
“Sialan, mereka kabur,” dengus Mo Hong di penuhi amarah.
Wuss..!!
Tap tap..!!
Tak lama dua Jendral Muda dan 10 Komandan datang. Saat mereka datang, mereka seketika berkeringat dingin melihat wajah Mo Hung.
Baru kali ini mereka melihat Mo Hung semarah ini.
Mo Hung seketika tersadar saat melihat wajah semua iblis merah yang ketakutan.
__ADS_1
“Ayo kita kejar mereka, aku yakin jika salah satu dari mereka yang menghancurkan Dinding Formasi dari dalam, aku dapat merasakan auranya memiliki kesamaan.”
Mo Hung langsung melesat ke arah terterntu, di ikuti oleh Jendral dan Komandannya.
Wuss wuss wuss..!!
***
Bai An yang baru muncul langsung memasang wajah serius.
“Iblis itu jauh lebih kuat dari salah satu Penetua Klan Bai yang aku temui beberapa saat lalu, dan ia setidaknya setara dengan orang yang memperkuat dinding formasi,” gumam Bai An dalam hati.
“Tapi kenapa ia tidak memiliki niat buruk atau niat tertentu? Apakah ia pandai menyembunyikan wajahnya?” Sambung Bai An.
“Huuff,, tidak peduli ia iblis seperti apa, iblis tetaplah iblis.”
Mereka lalu melesat ke arah yang di tunjukkan oleh Duan Du, tempat Dunia Klan Chu berada, namun ia tidak tahu dimana Inti Dimensi berada.
1 minggu telah berlalu.
Saat ini Bai An dan yang lainnya hampir mencapai Dunia Klan Chu berada.
Lokasinya berada di dunia yang bernama Bumi, tepatnya di bumi ada sebuah Dunia tersembunyi dan hanya orang tertentu saja yang bisa mengetahuinya, walau tahu pun cara masuknya sangatlah sulit.
Bumi berada di Alam Semesta ke 300, ia sangat jauh dari Dunia Inti.
Bom..!!
Bom..!!
Bai An terhenti saat mendengar suara pertarungan, hal yang sama di lakukan oleh Duan Du, Tu Long dan Bai Han.
“Eeh,, aura ini, aura ini milik paman Tian, paman Lang dan yang lainnya, mengapa mereka bisa sampai kesini?” Ucap Bai Han sedikit terkejut.
Duan Du dan Tu Long pun sama, walau menggunakan 100 token teleportasi pun butuh bertahun-tahun untuk sampai ke tempat ini.
Terlebih mereka tahu Bai An hanya memberikan satu token tingkat tinggi ke masing-masing orang.
Hanya Bai An yang tahu kebenarannya. “Terimakasih Fang'er,” gumam Bai An dengan tulus jika Fang Liu membawa mereka ke sini.
“Apa nama dunia itu Du'er?” Tanya Bai menunjuk ke arah dunia tempat asal pertarungan.
“Dunia itu bersama Dunia Terbengkalai, tempat para kultivator yang tidak punya keluarga atau orang-orang tertindas, mereka pasti akan kesini sehingga di namakan terbengkalai karena orang-orang yang terbengkalai saja kesini.” Jawab Duan Du.
__ADS_1
“Hmm,, nama yang unik dan dunia ini mirip dengan dunia fana tempatku di besarkan,” gumam Bai An langsung melesat kesana.