Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Dunia Menjijikkan


__ADS_3

Bai An yang mendengar itu, kini mulai tersenyum tipis.


Tidak ada yang tahu senyuman Bai An ini adalah senyuman apa. Tapi jika Duan Du ada di sini, maka ia akan mengetahui makna dari senyuman tersebut.


Mungkin hanya Duan Du yang mengetahui hampir seluruh sifat asli Bai An. Begitupun dengan sifatnya yang asli, hanya Bai An yang mengetahui sifat asli Duan Du.


...


“Bagaimana?”


Pandangan Binatang Iblis langsung mengarah ke Bai An yang bertanya.


“Tentu saja aku mau, asalkan aku bisa membunuh beberapa musuh yang menjadi targetku, aku tak mengapa mati setelah itu.”


“Juga, apapun yang kau inginkan dariku akan ku berikan, aku tahu tidak ada hal yang gratis.” Ucap Binatang Iblis tegas teguh.


Bai An seketika menyeringai kecil. “Keluarlah Ye'er,” ucap Bai An.


Wuss..!!


“Hmm..!! Memang Ancient Blood Demon, darahnya sangat murni, terlebih aku merasa ia keturunan langsung dari Raja Ancient Blood Demon,” ucap Bai Chu Ye datar.


Tubuh Binatang Iblis bergetar saat mendengar suara Bai Chu Ye. Ia merasakan darahnya seolah ingin melarikan diri jika di depan Bai Chu Ye.


Binatang Iblis kini yakin jika pemuda di depannya ini adalah keberadaan tertinggi dari Ras Manusia Darah yang Legendaris.


“Ka..Kau-”


“Jangan di teruskan, cukup kau tahu dalam hati saja, dan jangan pernah untuk membongkar identitas kami yang sesungguhnya.” Potong Bai An saat Binatang Iblis ingin menyebut identitas putranya.


Binatang Iblis hanya mengangguk patuh, ia tentu saja ketakutan. Dua sosok manusia mengerikan ada di depan matanya.


Entah bagaimana reaksin Binatang Iblis ini nanti saat tahu semua keluarga Bai An sangat mengerikan.


Kini pandangan Bai An mengarah ke putranya. “Masuklah dulu Ye'er, seraplah inti darah itu untuk meningkatkan kekuatanmu dan meningkatkan garis darahmu.”


Bai Chu Ye mengangguk patuh, ia langsung masuk saat lubang hitam muncul di depannya.


Blush..!!


Setelah masuknya Bai Chu Ye ke dunia jiwanya, Bai An kini melirik Binatang Iblis yang masih terikat rantai.


Bai An saat ini telah mengetahui siapa yang membuat rantai ini. Rantai ini di buat oleh Penguasa Dimensi ini untuk mengurung Binatang Iblis di depannya.


Sementara yang memperkuatnya adalah saudara yang selama ini ia cari.

__ADS_1


“Apa kau yang menyerap semua darah milik penduduk kota ini secara perlahan?” Tanya Bai An.


Binatang Iblis langsung mengangguk jujur.


“Hmm..!! Pantas saudaraku membuat segel rantai ini agar kau tidak melakukannya lagi, tapi kenapa ia membuat semua penduduk ini menderita?” Ucap Bai An kini bertanya-tanya.


“Eeh,, apa saudara anda adalah orang itu?” Tanya Binatang Iblis sedikit terkejut.


Melihat reaksi Binatang Iblis, Bai An seketika paham jika Pixiu memperkuat segel rantai bukan ingin membunuh Binatang Iblis, melainkan ada sesuatu yang berhubungan dengan mereka berdua.


“Hmm..!! Apa kau menolak untuk bekerjasama dengannya sehingga agar tidak menimbulkan masalah, ia memperkuat segel ini agar kau tidak bisa lepas?”


Binatang Iblis mengangguk sambil tersenyum kecut.


Crash..!!


Rantai yang mengikat Binatang Iblis langsung hancur saat Bai An melihat ia mengangguk jujur.


“Aku akan pergi, dan kau juga boleh pergi kemanapun kau mau, asal kau jangan menimbulkan banyak masalah saja, karena kau itu cukup berguna bagiku,” ucap Bai An terang-terangan.


Bai An juga langsung memejamkan matanya, tak lama ia menulis beberapa kalimat.


“Pelajari ini, jika kau berasal dari Dimensi Pusat dan bisa membaca tulisan kuno, maka kau pasti bisa membaca tulisanku,” ucap Bai An melempar buku tanpa sampul.


Saat Binatang Iblis melihatnya, tubuhnya seketika bergetar hebat.


“I..Ini ini adalah teknik milik leluhurku,” ucap Binatang Iblis terbata-bata sambil melihat Bai An dengan pandangan tak percaya.


“Hemm..!! Pelajari saja itu, kita berpisah di sini.”


Wuss..!!


Bai An langsung menghilang dari tempat Binatang Iblis di rantai.


Saat ini Binatang Iblis masih terdiam. “Aku akan membalas semua yang telah kalian lakukan dulu, dan untuk Yang Mulai Asura Agung, aku akan melakukan apapun yang kau minta, apapun itu walau nyawaku sekalipun, tapi setelah aku berhasil membalaskan semua dendam rakyatku yang telah mereka bantai.” Gumam Binatang Iblis.


Setelah melirik sekelilingnya, Binatang Iblis tersebut langsung menghilang setelah merobek ruang yang ada di depannya.


Untuk kekuatan, Binatang Iblis tersebut dulunya memiliki tingkat kultivasi Dewa Penguasa Berlian ⭐ 5 Puncak, namun setelah terluka oleh seseorang paling ia dendam, kekuatannya menurun drastis ke tingkat Dewa Penguasa Berlian ⭐ 1 Awal.


Hal itulah yang membuat ia dengan mudah di kalahkan lalu di kurung di sini oleh Penguasa Dimensi tempatnya berada.


***


Tap tap..!!

__ADS_1


Saat Bai An muncul, ia hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan putra, adik dan saudaranya ini.


“Ayo kita pergi, di sini sudah tidak ada apa-apa lagi,” ajak Bai An langsung melesat ke atas.


“Eeh,, bukannya tadi aku merasakan aura iblis yang sangat kuat, lalu kemana dia?” Tanya Tu Long dengan pandangan bingung.


“Hmm..!! Sekali dongol maka tetap dongol, mau belajar apapun dongolnya tidak akan pernah hilang,” ejek Duan Du dengan senyum jijik, setelah itu ia langsung pergi mengejar kakaknya bersama Bai Han.


Wuss..!!


Sementara Tu Long hanya bisa memasang wajah jelek sambil menggaruk kepalanya. “Hmm..!! Apa salah aku bertanya?” Gumam Tu Long bingung.


“Hei bocah kurang ajar tunggu aku,” teriak Tu Long saat sadar jika ia saat ini sendirian di kota bawah gurun es.


Wuss..!!


...


Satu hari berlalu, setiap kota yang Bai An dan keluarganya temui hanyalah Ras dan Bangsa yang menjijikkan. Jadi tanpa tanggung-tanggung Bai An dan keluarganya langsung memusnahkan mereka semua.


Tap tap..!!


“Kak,, dunia ini semua penghuninya adalah Ras dan Bangsa yang sombong serta memandang rendah pendatang baru, jadi lebih baik kita hancurkan saja dunia ini. Dari pada saat mereka keluar nanti, aku takut dunia yang mereka datangi akan kacau.” Ucap Duan Du sambil memakan daging rusa.


“Hmm hmm,, biarkan aku yang menghancurkan kalau begitu, kebetulan tanganku sudah gatal,” sambung Tu Long mengangguk semangat. Bahkan tanpa sadar ia langsung berdiri sambil berjingkrak-jingkrak.


“Huuff,, kalian ini membicarakan orang lain yang tidak-tidak. Tapi tidak sadar jika kalian lah yang selalu membuat kacau dimanapun tempat yang kalian datangi,” ucap Bai An menghelan nafas.


Duan Du langsung cengengesan, sementara Tu Long seperti biasa, menggaruk kepalanya.


“Emang setiap kita mendatangi kota atau dunia, maka kita mengacau ya?” Tanya Tu Long bingung.


Pletak..!!


Duan Du langsung memukul kepala pamannya dengan keras.


“Sialan kau bocah kurang ajar, kesini kau. Aku akan mencincangmu hidup-hidup,” teriak Tu Long langsung mengejar Duan Du yang sudah melarikan diri.


Melihat kelakuan keduanya. Bai An hanya menghela nafas ringan.


“Bocah ini sengaja memancing amarah Tu Long agar ia bisa pergi lalu mengajak pamannya menghancurkan dunia ini, sungguh tiada hari tanpa kelicikan,” gumam Bai An.


Bai An langsung berdiri. Bai Han yang dari tadi diam kini bicara.


“Lalu apa kita akan ikut menghancurkannya ayah?” Tanya Bai Han.

__ADS_1


__ADS_2