Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Tu Long Mengamuk dan 4 Sosok Berlambang Huruf A


__ADS_3

Tu Long tiba-tiba muncul di depan Duan Du serta Gou Han.


Ia melihat Duan Du terbaring sehingga berniat menolongnya, dan saat pandangannya mengarah ke Gou Han, ia dapat merasakan dirinya terhubung sehingga membawa keduanya menggunakan benang energi.


Kini amarah Tu Long semakin tak terbendung. Hingga tatapan Tu Long mengarah ke orang-orang yang berusaha menahan aura Tu Long.


Ia juga melihat Ni Xian dan Ni Yin yang terluka, ia menduga jika mereka terluka akibat melawan orang-orang yang tak lain berasal dari Wilayah Inti.


“Berani sekali kalian melukai keluargaku,” ucap Tu Long dengan nada dingin di sertai dendam.


Wuss..!!


Tu Long langsung muncul di depan salah satu Ras Manusia yang mempunyai niat membunuh.


Tu Long langsung menyelimuti tangannya dengan energi yang terlihat bewarna kuning.


Bom..!!


Hanya dengan sekali ayunan tangan, tubuh manusia tersebut langsung hancur tanpa sisa. Padahal kekuatan manusia tersebut cukup mengerikan.


Tak sampai di sana, Tu Long kembali muncul tepat di depan Ras Half Demon.


“Mati,” ucap Tu Long dengan nada dingin, walau Tu Long mengayunkan tangannya dengan santai, tapi Ras Half Demon tersebut tidak bisa melihat atau mengikuti pergerakan Tu Long menggunakan mata maupun instingnya.


Bom bom..!!


Secara berurutan ledakan terdengar, dua Ras Half Demon langsung berubah menjadi daging cincang.


Wuss..!!


Tu Long kembali muncul di depan Ras Monster Human.


Bom..!!


Sama dengan Ras Monster Human, ia juga mati dengan tubuh hancur tanpa bisa melakukan perlawanan.


Sementara orang-orang yang berasal dari Wilayah Pusat kini merutuki diri mereka yang telah datang kesini.


Dengan segera mereka membalikkan badan. Namun tiba-tiba saja sebagian dari mereka langsung di tarik oleh sesuatu yang tak bisa mereka lawan.

__ADS_1


Saat mereka melihat apa yang berusaha menarik mereka. Tubuh mereka seketika bergetar ketakutan.


Banyak sekali mulut kecil yang muncul dari tubuh Tu Long, merekalah yang kini dengan semangat menarik tubuh orang-orang yang berasal dari Wilayah Inti.


Ni Xian dan Xi Yin yang melihat itu bergidik ketakutan. Mereka juga mencoba menghentikan tindakan Tu Long. Tapi Tu Long sama sekali tidak merespon akibat kebencian, dendam serta amarah.


Bahkan saking bencinya, mata Tu Long mengeluarkan darah.


Sementara Bai Chu Ye, Raja Gou Long, Mo Hung serta Ras Half Giant Dragon juga mencoba untuk menghentikan apa yang Tu Long lakukan ini.


Untuk Bai An, ia saat ini sedang mencoba untuk memulihkan sedikit energinya.


Setelah mendapat 1% energinya, Bai An membuka matanya. “Cukup Tu Long, biarkan mereka pergi, ada saatnya kau akan membasmi mereka suatu hari nanti.” Ucap Bai An melalui telepati.


Tu Long langsung menonaktipkan mode mengamuknya.


Wuss..!!


“Kenapa Tuan muda? Padahal mereka telah-”


“Aku tahu, tapi sekarang belum saatnya. Dan jika kau membunuh mereka semua, akan ada orang yang jauh lebih kuat datang untuk membunuh kita semua, aku tak mau mereka semua yang tidak bersalah ikut mati,” ucap Bai An langsung memotong ucapan Tu Long.


Tu Long pun terdiam, pandangannya mengarah ke orang-orang yang berasal dari Wilayah Inti. “Aku menandai wajah kalian semua. Tunggu saja pembalas yang telah kalian lakukan kepada keluargaku,” gumam Tu Long dalam hati.


Tu Long mengangguk patuh, ia pun langsung melambaikan tangannya, seketika semua Ras Half Giant Dragon serta keluarga yang selalu bersamanya langsung tertutupi oleh cahaya bewarna kuning.


“Apa mereka perlu kita bawa juga Tuan muda?” Tanya Tu Long melirik Ni Xian, Ni Yin dan orang-orang yang pernah menjadi bawahan Bai An dulu. Mereka semua ini dulunya hanyalah prajurit elit. Tapi kini kekuatan mereka sudah setara dengan Jendral Gou Ma atau Gou Ja.


“Kalian semua kembalilah ke tempat kalian saat ini. Aku akan memanggil kalian jika waktunya tiba.” Sosok Bai An tiba-tiba memunculkan dirinya dari ilusi yang selalu menutupi seluruh tubuhnya.


Melihat orang yang selama ini mereka tunggu, semua mata orang tersebut seketika memerah menahan tangis.


“Baiklah Tuan, jangan ragu untuk memanggil kami jika kau butuh bantuan,” ucap Ni Xian langsung membungkukkan badannya.


Namun aura kuning menahan tubuh Ni Xian. Aura tersebut milik Tu Long.


“Baiklah, jika begitu kami pamit dulu dan jaga diri kalian semua.” Ucap Bai An langsung mengangguk ke arah Tu Long.


Wuss..!!

__ADS_1


Sosok Bai An serta keluarganya langsung mennghilang.


Tak lama, satu persatu dari bawahan Bai An juga ikut pergi dengan hati penuh tekad untuk menjadi lebih kuat lagi. Mereka semua sangat ingin berada di sisi Bai An, ikut berjuang sampai mati.


Wuss wuss..!!


Beberapa menit kemudian, sosok wanita yang tak lain Boneka Kelinci muncul.


“Aku tak menduga jika Tuan yang sekarang masih sama dengan yang dulu.” Gumam Boneka Kelinci sedikit menghela nafas.


Wuss..!!


“Walau begitu ada yang berbeda dari paman, bukan hanya pada wajah saja, tapi sampai saat ini aku tidak bisa menebak sifat paman. Jadi jangan mengambil kesimpulan Tuan masih kejam seperti dulu.” Sosok pemuda tampan menggunakan jubaa hijau dan di punggungnya bertulis huruf A.


Sama halnya dengan Boneka kelinci, di bagian dada sebelah kanan, ada lambang huruf A juga.


Wuss..!!


“Aku merasa Tuan memiliki perbedaan yang jauh dengan yang dulu, ia saat ini sedang memainkan trik saja, itulah pendapatku,” sosok wanita mengenakan pakaian penyihir muncul, di topi penyihirnya ada lambang huruf A.


Wuss..!!


“Hooh,, Ratu Ilusi, aku tak menduga jika kau akan memunculkan dirimu juga, setelah kematian Tuan, kaulah yang menghilang tanpa ada kabar,” sosok laki-laki dengan suara serak muncul.


Ia satu-satunya yang tidak mengenakan pakaian, dan tubuhnya yang berotot ada lambang huruf A berukir di punggungnya.


Mereka berempat kini saling memandang satu sama lain.


“Hmm..!! Dari 7 orang hanya kita berempat yang tersisa, mungkin pengorbanan mereka bertiga dulu sebentar lagi akan terbayar,” ucap pemuda yang mengenakan jubah bewarna hijau.


“Bukan 7, melainkan 20, dan 13 berkhianat, itupun hanya 10 yang tersisa dari mereka,” ucap laki-laki berotot dengan suara sedikit mengganas saat mengatakan 13 yang berkhianat.


“Yang lalu biarlah berlalu, saat ini jumlah kita bertambah satu dan aku merasa ia akan tumbuh jauh lebih kuat dari kita suatu saat nanti.” Boneka Kelinci langsung menasehati mereka untuk melupakan masa lalu.


“Ayo kembali, aku rasa tidak akan lama lagi bagi mereka semua untuk melakukan pergerakan. Walau aku telah membuat ilusi agar mereka tidak menyadari Tuan dan Penguasa Bayangan, tidak memungkinkan jika ada salah satu dari mereka yang menyadarinya,” ucap Ratu Ilusi.


Wuss..!!


Ratu ilusi yang pertama kali lenyap, tak lama di susul oleh pria berotot, lalu pemuda yang mengenakan jubah hijau. Terahir Boneka Kelinci masih terdiam.

__ADS_1


“Aku rasa Tuan telah tahu jika ia memikirkan hal itu, sama seperti diriku. Tidak mungkin mereka melakukan pengkhianatan jika Tuan hanya kejam saja.” Gumam Boneka Kelinci.


Tak lama tubuh Boneka Kelinci langsung lenyap setelah ia bergumam.


__ADS_2