
“Sampai nanti, di pertemuan berikutnya Chen Long, saat itu, aku pasti akan langsung membunuhmu,” ucap Fu Long menyeringai kejam.
Dret..!!
Jlep..!!
Saat ujung tombak Chen Long akan mencapai kepala Fu Long, dengan segera Chen Long menarik tombaknya.
Wuss..!!
Bom..!!
“Apa tadi itu? Aku merasakan nyawaku akan langsung hilang jika tidak cepat-cepat menarik kembali seranganku,” gumam Chen Long sedikit terengah-engah karena mengerahkan sisa energinya untuk mundur sejauh yang ia mampu.
Tak lama, tatapan mata Chen Long berubah serius. Kini ia sadar jika saat ini orang-orang Menara sedang mengembangkan sesuatu yang berbahaya.
Pertama, ia samar-samar melihat sosok Binatang Buas tadi saat melihat Fu Long melarikan, tentu ia melihat gerakan Fu Long yang merobek ruang hampa, tapi karena merasa percaya diri bisa menyerang Fu Long, ia langsung menyerangnya tanpa memikirkan konsekuensinya. Dan sosok samar-samar tersebut adalah bahaya pertama menurutnya.
Kedua, ia juga samar-samar melihat benda kecil berbentuk kelereng yang Fu Long lempar tepat setelah ia melarikan. Itu juga masalah besar bagi Chen Long saat ini.
“Sial, apa karna ingin membuat benda itu mereka sampai kesini. Dan aku yakin jika bahan-bahannya untuk membuat benda tersebut, salah satunya adalah manusia atau makhluk hidup.” Gumam Chen Long.
Tak lama setelah bergumam, Chen Long langsung pergi dari sana.
Bertepatan dengan itu, muncul Menara yang tak lain Tower.
Tidak ada yang mengetahui nama asli dari Tower ini termasuk Chen Long. Mereka yang pernah melihatnya hanya menamainya Menara karena memiliki bangunan bertingkat-tingkat membentuk menara.
Bam..!!
Tower langsung mendarat dengan mulus.
Dret..!!
Dret..!!
Tak lama muncul beberapa sosok. “Walau aku melihatnya tadi saat menyerangmu, sampai saat ini aku masih belum yakin bisa melawannya jika pertarungan satu lawan satu, itu karna ia masih menyembunyikan kekuatannya yang sebenarnya.” Ucap sosok Manusia yang seluruh tubuhnya di selimuti oleh Api Abadi.
Jika Chen Long melihatnya, maka ia akan langsung mengetahui siapa manusia yang tubuhnya di selimuti oleh Api Abadi.
Dia adalah Pemimpin tertinggi Organisasi Menara ini. Dan pemimpin tersebut sengaja menyuruh Fu Long muncul di depan Chen Long agar ia mengetahui batas kekuatan Chen Long yang sesungguhnya. Tapi sayangnya, sampai detik ini Pemimpin Organisasi Menara masih belum yakin apa yang ia lihat.
__ADS_1
Tap tap..!!
24 dari berbagai Ras muncul dengan topeng ungu, mereka adalah para petinggi Menara yang mengatur ke-organisasian seperti mengeluarkan perintah membunuh, mencari budak dan masih banyak lagi.
“Apakah belum saatnya Lord?” Tanya Fu Chen sambil menundukkan kepalanya. Walau saat ini ia mengenakan topeng ungu, tapi suaranya yang cukup berbeda dari yang lain membuat orang-orang Menara mengetahui jika ia petinggi Fu Chen yang bertugas mengatur orang-orang bertopeng Putih dan Hitam untuk mencari budak serta bahan umtuk membuat senjata mematikan.
“Belum, sampai saat ini aku merasa ada sosok yang mengawasi kita, namun apapun usahaku, aku tidak mengetahui dimana sosok keberadaan yang mengawasi kita. Karna hal inilah yang membuatku menyuruh kalian untuk tidak melakukan pergerakan terlebih dahulu.” Ucap Lord Organisasi Menara.
“Tapi karena saat ini aku sudah tidak merasakannya, jadi aku menyuruhmu keluar untuk memancing Chen Long menyerangmu. Dan saat bersamaan agar aku bisa melihat kekuatan Chen Long dan mengetahui sosok yang selalu mengawasi kita.” Sambung Lord organisasi Menara.
“Hemm..!! Apa yang di katakan Lord benar, aku pun merasakannya saat ini, bertepatan saat kita muncul, ia juga dengan sengaja mengeluarkan jejaknya yang mengawasi kita saat ini. Jadi lebih baik kita kembali dulu ke Tower, walau aku masih belum menyadari motipnya, tapi setidaknya ia tidak akan menyerang kita.” Ucap salah satu sosok topeng Ungu yang biasa di panggil petinggi strategi.
“Tapi sebelum itu, petinggi Fu, perintahkan beberapa topeng hitam untuk melakukan kompetisi mereka, kau tahu jika satu dari topeng putih saat ini telah mati. Aku juga berencana menambahkan beberapa lagi, karena mereka nantinya bisa membantu kita sebagai perisai.” Pandangan petinggi Strategi kini mengarah ke Petinggi Fu Chen.
Petinggi Fu Chen pun menyeringai di balik topengnya. “Berapa jumlah yang kau inginkan?” Tanya Fu Chen.
“Tambah menjadi 25, aku rasa itu cukup, dan kau pasti sudah tahu cara membuat mereka semakin kuat bukan.” Ucap petinggi Strategi.
“Khehe,, tentu saja karena itu adalah keahlianku,” kekeh Fu Chen.
Wuss..!!
Wuss..!!
***
“Hoam,, sangat membosankan mengawasi mereka, seandainya aku di izinkan untuk ikut bermain-main,” saat sosok yang selalu mengawasi organisasi Menara memikirkan yang tidak-tidak. Tubuhnya seketika menegang.
“Argh sialan, Hukum Saint Surgawi sialan,” teriak sosok tersebut saat merasakan rasa sakit yang mengekang tubuhnya.
Entah siapa sosok yang mengawasi organisasi Menara ini dan siapa yang ia teriaki. Tidak ada yang tahu, itu karna saat ini wujudnya dalam bentuk transparant.
***
Di tempat Bai Han berlatih.
Argh..!!
Argh..!!
Saat ini terlihat jika seluruh tubuh Bai Han di penuhi oleh sayatan pedang.
__ADS_1
Huh huh..!!
Terlihat Bai Han berdiri terengah-rengah dengan tubuh sedikit membungkuk.
Walau ia selalu menjerit kesakitan, tatapan matanya tetap fokus layaknya sebuah air yang tenang yang berada di sebuah wadah.
Tidak jauh dari lokasi Bai Han. Ling Yin, Ling Shen, Bai Yu dan Bai Zhan kini memasang wajah serius dalam mengawasi.
“Anak ini, aku tak menyangka jika tekadnya tidak main-main. Bagaimana bisa anak seberbakat ini tubuhnya masih belum terbuka sama sekali?” Gumam Bai Zhan dengan tatapan mata tak percaya.
“Mungkin ia malas dalam berlatih lantaran banyak orang di sisinya yang selalu melindunginya.” Ucap Ling Shen menduga-duga.
“Bisa jadi,” Ling Yin mengangguk setuju.
“Itu tidak mungkin, kau tahu sendiri jika sebuah tekad tidak terbentuk dalam waktu satu atau dua tahun saja. Butuh ratusan tahun bahkan ribuan tahun untuk bisa membentuknya. Itupun harus banyak berbagai pengalaman pahit, senang, sedih harus ia rasakan.” Sambung Bai Yu menggelengkan kepalanya.
Mendengar itu kedua leluhur Ling terdiam sambil menganggukkan kepala membenarkan.
“Hemm..!! Nanti saja kita tanyakan kepadanya secara langsung setelah semua latihannya selesai, saat ini kita fokus terlebih dahulu dalam melatihnya.” Ucap Bai Zhan melangkah ke sisi seberang.
Tap tap..!!
“Waktu istirahat telah selesai, bersiaplah Han'er jika kau tidak fokus, maka kau bisa saja mati.” Ucap Bai Zhan memberitahu melanjutkan latihan di sertai peringatan.
“Lanjutkan kakek Bai, aku sudah siap dari tadi.” Ucap Bai Han terdengar serius.
Bai Zhan pun langsung tersenyum tipis. “Aku suka semangatmu nak, kali ini waktunya bertambah menjadi 5 menit dan pedang energi akan bertambah menjadi 200 pedang setiap detiknya.”
Tanpa menunggu jawaban dari Bai Han. Bai Zhan pun langsung mengaktipkan formasi latihan tubuh dan fokus.
Blush..!!
Dret..!!
Mata Bai Han seketika bersinar saat melihat 200 pedang muncul, tidak sampai di sana saja, baru saja setelah 200 pedang muncul, kembali muncul 200 lagi. Itu karena jarak waktunya hanya satu detik.
Wuss wuss..!!
Tubuh Bai Han dengan cepat bergerak di satu tempat lingkaran kecil layaknya sebuah ular.
Crash..!!
__ADS_1
Crash..!!
Argh..!!