
“Du'er apakah kau tahu siapa yang mengawasi kita?” Tanya Lang Zai dengan nada serius.
Duan Du tentu menggelengkan kepalanya. “Aku tidak tahu, tapi kakak Bai mungkin tahu, makanya saat datang ke kota Air Tawar, ia telah membuat perisai agar mereka yang mengawasi kita tidak bisa melihat apa yang terjadi di kota.”
“Hmm..!! Ini semakin menarik terlebih lagi rencana Tuan muda sangat umum bagi orang, tapi bagi mereka yang meremehkan akan menyesal.” Sambung Tu Long setelah mendengar jawaban Duan Du.
Cen Tian tentu bingung, karena saat itu ia sedang di tawan. Sementara Lang Zai mengangguk membenarkan bersama Dua Du.
Setelah berbincang-selama beberapa detik. Duan Du, Tu Long, Cen Tian dan Lang Zai melanjutkan perjalanan mereka ke arah Kota Serigala Air.
Kota Serigala Air adalah kota yang jauh lebih kuat dari Kota Air Tawar.
Kekuatan pemimpin Kota Serigala Air adalah Dewa Raja Semesta ⭐ 1 Puncak, dan jika ia bertarung menggunakan kekuatan penuh, maka ia setara dengan orang yang memiliki kekuatan Dewa Raja Semesta ⭐ 2 Awal, bahkan menghampiri ⭐ 2 Menengah.
Menurut info dari Bai An. Pemimpin Kota Serigala Air ini adalah Hewan Laut berjenis Serigala, ia juga menguasai Hukum Air beserta Hukum Air Tingkat Menengah.
Tapi bukan ia yang harus di waspadai, melainkan dua orang yang menjadi tangan kanan Pemimpin Kota Serigala Air.
Kedua orang ini Bai An yakini menyembunyikan kekuatan mereka, terlebih mereka bukanlah orang pribumi Dunia Naga Air, melainkan mata-mata dari Dunia lain yang mengendalikan Lang Qing. Pemimpin Serigala Air.
***
Selama 1 jam Duan Du, Tu Long, Cen Tian dan Lang Zai melakukan perjalanan hingga mereka melihat sebuah perisai transparan.
Di dalam perisai transparan terlihat sebuah Kota yang sangat besar. Tidak ada pemandangan indah yang keempatnya lihat dari luar perisai.
“Hmm..!! Pusaran ini terlihat biasa, tapi bisa mendeteksi keberadaan orang yang melewatinya,” ucap Duan Du yang mengamati dalam sekali pandang.
Di sekeliling perisai ada sebuah pusaran gelombang yang mengelilingi Kota Serigala Air. Duan Du yakin jika pusaran tersebut bukan tercipta dari alam. Melainkan hasil buatan salah satu Ras Serigala Air.
“Lalu bagaimana cara kita melewati pusaran itu?” Tanya Tu Long dengan bingung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“Bodoh,” gumam ketiganya seketika.
Tu Long yang mendengar gumaman ketiganya hanya bisa tersenyum kecut, saat ini Tu Long tidak berani melawan. Karena ia seorang diri, terlebih ada Lang Zai orang yang Tu Long hormati.
Duan Du, Lang Zai dan Cen Tian langsung mengeluarkan sebuah token pemberian Bai An.
Duan Du mengeluarkan dua token lalu melemparnya ke arah Tu Long di sertai senyum kecil.
Hap..!!
Dengan sigap Tu Long menangkapnya sambil memasang wajah gelap.
Bagaimana tidak. Tu Long yakin ini akal-akalan Duan Du untuk menyuruh Bai An jangan memberitahukan Tu Long tentang Token teleportasi ini agar ia menjadi bahan olokan.
Tatapan mata Tu Long kini terlihat kesal ke arah Duan Du. Terlihat dari tatapan tersebut. Tu Long seolah berkata “Awas, akan ku balas pembuatanmu ini.”
“Ayo masuk,” ajak Duan Du langsung mengalihkan perhatiannya ke arah Kota Serigala Air.
__ADS_1
Ketiganya mengangguk serempak.
Dengan cepat mereka semua mengalirkan energi mereke ke token yang mereka genggam erat.
Blushh..!!
Seketika keempatnya langsung menghilang.
***
Dunia Jiwa.
Bai An kini terlihat bersama Mu Xia'er, Jia'er dan Han'er.
Setelah kepergian Duan Du. Bai An mengajak yang lainnya masuk ke dunia jiwanya untuk berlatih meningkatkan kekuatan mereka, terutama anggota klan Bing.
Saat sedang berbincang-bincang dengan dua istri dan putranya, terdengar suara langkah kaki.
Tap tap..!!
Ling Yenrou, Ling Wenli, Hu Hong Meng dan Bing Lou kini muncul dari balik pintu aula kediaman Bai An.
“Hmm..!! Apakah sudah waktunya?” Tanya Bai An yang mengerti maksud kedatangan mereka.
Keempatnya langsung mengangguk di sertai wajah serius.
“Sebentar lagi saudara Tu We akan datang membawanya,” jawab Bing Lou.
Tap tap..!!
Tak menunggu lama terdengar lagi suara langkah kaki. Namun suara langkah kaki tersebut berhenti tepat di balik pintu.
“Masuklah, jangan terlalu formal,” ucap Bai An yang memahami sifat Tu We.
Tu We langsung masuk sambil membawa dua jiwa monster harimau.
Mereka berdua tak lain jiwa Wen Dongyun dan Lang Du atau di kenal Shen Bai.
Terlihat jika kedua jiwa tersebut sudah tidak memiliki perjuangan hidup, tatapan kedua jiwa tersebut sangatlah sayu.
“Hmm..!! Apakah kau ingin mendapatkan tubuh baru?”
Mendengar ucapan Bai An.
Wen Dongyun dan Lang Du terdiam, walau mereka sangat menginginkannya. Tapi mereka yakin akan menjadi bahan siksaan lagi.
Terlebih Lang Du tahu jika Bai An sangatlah pendendam jika keluarganya yang di sakiti.
Bai An yang melihat keduanya terdiam kini mulai bicara lagi.
__ADS_1
“Aku tak ingin basa basi atau banyak bicara lagi.” Kata Bai An.
“Langsung saja aku ingin menyuruh kalian berdua sebagai umpan. Jika kalian mati maka itu adalah kebanggaan bagi kalian dan jiwa kalian yang ikut mati aku jaminkan akan di reinkarnasi lagi.”
“Bagaimana? Dari pada kalian akan terus aku siksa selama jutaan bahkan ratusan juta tahun di sini.”
Mendengar ucapan Bai An. Wen Dongyun dan Lang Du kini merasakan sedikit kebahagiaan.
“Apa yang Tuan muda ucapkan ini benar?” Tanya Lang Du dengan wajah berseri-seri. Lang Du dari dulu sangat menginginkan kematian, karena ia sudah tidak tahan di siksa.
“Hmm hmm..!! Jika yang Tuan muda ucapkan benar, maka tidak perlu anda Reinkarnasi kami, cukup kami bagi kami bisa mati dengan tenang.” Sambung Wen Dongyun.
Jika orang-orang luar mendengar kedua jiwa ini mendambakan kematian. Mungkin mereka akan muntah darah.
Bagaimana tidak.
Orang-orang di luar sangat menginginkan hidup lebih lama bahkan abadi. Mereka juga bahkan melakukan segala cara agar bisa bertahan hidup. Tapi kedua jiwa ini terlihat ingin melakukan segala cara hanya untuk mati.
Bai An yang mendengar itu kini tersenyum tipis.
“Mana mayatnya Tu We,” pinta Bai An sambil melirik ke arah Tu We.
Tu We langsung mengayunkan tangannya, seketika keluar dua mayat yang kurus kering.
Mereka berdua adalah Hu Yan Di dan Wakil Master Sekte Es Abadi.
Bai An tentu saja memanfaatkan kedua mayat tersebut, karena ia sudah memikirkan cara ini jauh sebelum mereka bertarung melawan Hu Yan Di.
“Masukilah kedua tubuh ini, pilihlah yang menurut kalian cocok,” ucap Bai An kepada Wen Dongyun dan Lang Du.
Tanpa basa basi Wen Dongyu melesat ke arah tubuh Wakil Master Sekte Es Abadi. Sementara Lang Du melesat ke tubuh Jendral Hu Yan Di.
Blush..!!
Saat memasuki tubuh kedua mayat tersebut.
Ling Yenrou langsung membuat formasi.
Ling Wenli, Hu Hong Meng dan Bing Lou langsung mengalirkan energi mereka ke tubuh Bai An.
Karena saat ini Bai An sedang membantu Wen Dongyun dan Lang Du agar berhasil bersatu dengan kedua mayat tersebut.
Jika tidak di bantu dengan energi yang besar. Maka kedua jiwa tersebut akan hancur bersama kedua mayat tersebut.
Jika itu terjadi. Maka rencana Bai An yang telah lama di rencanakan akan sia-sia.
Bom..!!
Bom..!!
__ADS_1