
Melihat wajah kakaknya yang kini ikut menjadi licik membuat Duan Du ikut menyeringai licik saat tahu tujuan kakaknya.
“Hehe,, jadi begitu ya,” kekeh Duan Du langsung berdiri setelah merapikan dan menghitung jumlah harta yang ia dapat.
Kota Serigala Air jauh lebih luas dari Kota Air Tawar.
Di Kota Serigala Air mempunyai wilayah yang di kuasai oleh 4 Jendral, wilayah tersebut tak lain.
Barat...!!
Timur..!!
Selatan..!!
Utara..!!
Sementara wilayah pusat adalah milik kekuasaan Pemimpin Kota Serigala Air.
Wilayah timur adalah tempat Cen Tian dan Duan Du terdampar, luas wilayah Timur sama luasnya dengan Kota Air Tawar.
Duan Du dan Cen Tian bergerak leluasa dan mencuri di karenakan Jendral dan beberapa pasukan telah pergi.
Wilayah timur di kuasai oleh Jendral Weng Si Fu yang kini telah di bunuh oleh Tu Long dan di jadikan daging bakar.
Sementara tempat Tu Long terdampar adalah bagian selatan yang di pimpin oleh Jendral Hong We Zin yang telah mati juga di tangan Tu Long.
Sementara untuk Jendral Lang Qin San memiliki kekuasaan di bagian utara.
Saat ini Duan Du dan Cen Tian berencana ke tempat Tu Long berada. Mereka berdua berharap jika Tu Long belum pergi.
Setelah Duan Du dan Cen Tian saling melirik satu sama lain, keduanya langsung menghilang.
Wuss wuss..!!
***
Di bagian Selatan.
Saat ini Lang Zai baru saja membantai semua prajurit milik Jendral Lang Qin Sun.
Jendral Lang Qin Sun adalah kakak dari Jendral Lanf Qin San.
Jendral Lang Qin Sun adalah keempat terkuat. Saat ini Jendral Lang Qin Sun menatap tajam ke arah Lang Zai.
“Ka.. Kau adalah sejenis Serigala juga sama seperti kami. Ta..Tapi kenapa saat kau muncul, kau langsung membunuh kami tanpa belas kasih?” Kata Jendral Lang Qin Sun dengan nada bergetar menahan amarah.
Lang Zai yang mendengar itu langsung tersenyum lebar. Tanpa malu ia menjawab.
“Hehe..!! itu karena aku lapar,” kekeh Lang Zai langsung melesat ke arah Jendral Lang Qin Sun.
Kekuatan Lang Zai dan Jendral Lang Qin Sun setara, yaitu Dewa Immortal ⭐ 2 Puncak.
__ADS_1
Wuss..!!
Lang Zai muncul di depan Jendral Lang Qin Sun.
Tangan Lang Zai yang telah berubah bentuk menjadi cakar panjang berbentuk pedang di sertai energi yang cukup besar melapisi cakar Lang Zai langsung terayun dengan cepat ke arah kepala Jendral Lang Qin Sun.
Jendral Lang Qin Sun yang sudah terluka cukup parah akibat serangan Lang Zai terahir kali mereka bentrok kini langsung melapisi seluruh tubuhnya menggunakan elemen air di sertai semua energinya.
Crash..!!
Bom..!!
Tubuh Jendral Lang Qin Sun langsung tertebas dan terlempar ke bawah hingga menghancurkan bangunan tempatnya mendarat.
“Heng,, sungguh lemah, aku bahkan hanya menggunakan 50% kekuatan asli ku,” dengus Lang Zai yang kini tidak puas terhadap lawannya yang lemah.
Setelah memastikan Jendral Lang Qin Sun yang telah mati dengan tubuh hancur. Lang Zai langsung bergerak cepat membunuh sisa-sisa prajurit dan komandan yang telah melarikan diri.
Tanpa belas kasih Lang Zai membantai mereka satu persatu.
Lang Zai tentu telah mendapat informasi tambahan sebelum mereka berempat kesini.
Sebagaian penduduk Kota Serigala Air ini adalah orang yang tidak pantas di berikan hidup. Keempatnya tentu bertanya-tanya, tapi mereka tidak bertanya karena mereka berempat akan tahu jawabannya saat datang kesini.
Benar saja.
Lang Zai tentu saja tanpa ampun membantai mereka semua dan hanya menyisakan beberapa yang memiliki tanda di lehernya.
Lang Zai pun membunuh yang bukan prajurit karena beberapa dari mereka kasta Bangsawan kecil. Dan kasta budak memiliki tanda Serigala Hitam.
Sebenarnya gambar Serigala Hitam adalah Karta rakyat jelata. Tapi mereka semua di perbudak. Terlebih lagi wanitanya di buat menjadi wanita penghibur di rumah bordir.
Rata-rata setiap kekuasaan Jendral mendirikan rumah bordir setidaknya di 20 tempat berbeda.
Yang paling banyak adalah wilayah pusat.
Disana jauh lebih parah karena lebih dari setengah penduduk pribumi di sana telah di perbudak oleh Pemimpin Serigala Air.
Bagi yang laki-laki akan di pekerjakan secara paksa tanpa upah maupun makan, untuk wanitanya akan menjadi pemuas nafsu para kasta yang lebih tinggi.
Tap tap..!!
Setelah membantai semuanya tanpa ampun, terlihat Lang Zai mendengus dingin lalu meludah ke mayat yang baru saja selesai ia bunuh.
Wuss..!!
Lang Zai langsung melesat ke arah barat, dimana ia merasakan pertarungan yang cukup besar tadi.
Lang Zai menduga jika itu adalah hasil pertarungan salah satu dari 3 bocah yang datang bersamanya.
Saat Lang Zai menghilang, beberapa penduduk pribumi yang di perbudak kini bersorak bahagia.
__ADS_1
Ada yang langsung menangis bahagia, ada yang tertawa layaknya orang gila, ada yang menginjak-injak mayat para Kasta Bangsawan dan prajurit, dan ada yang mencium tanah karena telah mengirimkan Dewa penolong untuk mereka.
***
Di pusat Kota Serigala Air.
Brak..!!
“Kurang ajar, siapa yang telah berani membunuh keempat Jendralku,” teriak Pemimpin Kota Lang Qing.
Saat ini Lang Qing menggebrak meja yang ada di depannya hingga menjadi abu.
Jendral Lang Shiu, Jendral terkuat kini maju.
Tap tap..!!
“Tuan, biarkan saya menyelidiki masalah ini terlebih dahulu, siapa tahu ada mata-mata yang menerobos lalu membunuh keempat Jendral,” ucap Jendral Lang Shiu.
Lang Qing hanya diam saja tanpa merespon atau melihat Jendral Lang Shui.
Pemimpin Kota Lang Qin terlihat berpikir keras.
“Hmm,, jika keempat Jendral mati maka kau bukanlah tandingannya, jadi jangan gegabah,” ucap Pemimpin Lang Qing.
“Aku heran, bagaimana ada orang yang bisa memasuki Kota Serigala Air, walaupun kekuatan mereka ada pada Dewa Raja Semesta sekalipun, maka mereka akan terdeteksi oleh pusaran badai yang di buat oleh Tuan,” gumam Pemimpin Kota Lang Qing.
“Terlebih lagi saat memasuki kota, mereka pasti akan bisa melewati perisai terlebih dulu,” sambung Pemimpin Kota Lang Qing kini agak bingung.
Beberapa saat setelah bergumam.
Pemimimpin Kota Lang Qing kini mengankat kepalanya.
“Kumpulkan seluruh pasukan dan komandan, jangan ada yang terlambat atau menolak untuk berkumpul. Jika mereka menolak maka langsung bunuh,” kata Pemimpin Lang Qing dengan nada dingin.
Jendral Lang Shui langsung mengangguk patuh, setelah itu ia perlahan mundur dan menghilang dari pandangan Pemimpin Lang Qing.
Wuss..!!
Wuss..!!
Tap tap..!!
Setelah kepergian Jendral Lang Shui, kini muncul dua orang dari balik bayangan Pemimpin Lang Qin.
“Tuan,” sapa Pemimpin Lang Qin langsung bersujud.
“Hmm..!! Kau pasti tidak akan bisa merasakan kedatangan mereka, itu karena mereka menggunakan token teleportasi yang hanya ada di Dunia Inti pertama dan kedua. Sementara ini hanyalah dunia inti ke enam. Jadi wajar kau tidak mengetahui hal kecil seperti ini,” ucap salah satu berjubah ungu dengan rambut ungun dengan nada sombong dan terdengar arogan.
“Apa yang di ucapkan saudaraku ini benar, kau yang tidak pernah keluar dari Kota ini tidak akan pernah tahu akan hal kecil seperti ini,” sambung pemuda di sebelahnya.
Pemuda tersebut berambut perak dengan dengan jubah biru muda, wajahnya cukup tampan.
__ADS_1
Jika Duan Du, Lang Zai, Cen Tian dan Tu Long melihat pemuda tersebut, maka mereka akan terkejut luar biasa.