
“Hem..!! Jangan senang dulu, karena saat ini adalah Pertempuran yang sesungguhnya. Jadi pulihkan semua luka dan energi kalian.” Ucap Bai An memandang lurus ke arah pulau.
Melihat para Jendral milik Wing Zhen telah bergerak, Bai An pun langsung maju.
Tap tap..!!
“Hmm..!! Hanya tersisa 4 yang memiliki kekuatan Dewa Penguasa Immortal Suci ⭐ 5, satu dari kalian tidak berada di sini. Yaitu Ling Suan,” ucap Bai An dengan nada santai.
“Apakah kau mengutusnya untuk membunuh keluargaku?” Tanya Bai An meyunggingkan senyum tipis.
“Heng,, kau tak layak mengetahuinya,” dengus Ling Ling.
“Apa kau yakin mampu menahan salah satu dari kami, dengan tingkat kultivasimu saat ini, kau pasti akan langsung mati,” ejek Ling Ling.
Bai An melambaikan tangannya dengan santai, kini pedang Asura langsung ia genggam. “Jangankan satu, kalian semua pun maju aku tak akan kerepotan,” balas Bai An dengan nada mengejek.
Demi Humans yang awalnya meremehkan Tu Long langsung menerjang ke arah Tu Long yang tepat berada di belakang Bai An kini sedang memulihkan diri.
Bai An yang melihat itu langsung tersenyum tipis, dengan santai ia mengayunkan pedangnya.
Crash..!!
Bom..!!
Tubuh Demi Humans langsung terbelah, lalu bilah pedang Bai An terus melesat hingga menghancurkan bibir pulau dan menghancurkan para mayat hidup.
Srek srek..!!
Tak lama tubuh Demi Humans kembali bersatu, ia menatap Bai An dengan waspada. “Jika ia serius, aku pasti akan langsung mati,” gumam Demi Humans dalam hati.
“Hooh,, aku tak menduga jika kekuatan pedang ini sangat luar biasa, pantas Tuan sangat menginginkannya,” ucap Ling Ling dengan nada santai dan terlihat sama sekali tidak takut dengan pedang Bai An.
“Aku akui keberanianmu Hu Qia, tapi kau salah besar karena meremehkanku, bahkan Tuanmu pun dengan mudah ku bunuh jika aku mau,” ucap Bai An tiba-tiba muncul di depan Hu Qia atau Ling Ling.
Mata Bai An yang bewarna putih polos langsung menembakkan sinar energi.
Seketika sebuah domain muncul.
Blush..!!
Bai An yang sudah membuat Domain hanya untuk Ling Ling dan dirinya langsung memegangi kepala Ling Ling.
Argh..!!
Tanpa bisa melakukan perlawanan, Ling Ling seketika berteriak kesakitan.
“Ooh, kau menyembunyikan jantungmu di sana rupanya,” ucap Bai An dengan nada mengerikan.
Tanpa terasa tubuh Ling Ling berkeringat dingin saat mendengar itu, salah satu ia memiliki keberanian adalah ia telah menyembunyikan jantungnya di tempat yang berbeda, jadi jika ia mati. Maka ia tetap akan kembali hidup selama detak jantungnya berbunyi.
“Sial, sebelum kau kesana, aku akan membunuhmu lebih dulu,” teriak Ling Ling.
Tangan Ling Ling yang menjadi darah seketika berubah menjadi padat dan tak bisa di gerakkan.
Crak crak..!!
__ADS_1
Duar..!!
Dengan santai Bai An melambaikan tangannya dan langsung menghancurkan tangan Ling Ling.
“Hem..!! di area Domainku kau hanyalah semut, dan aku akan membuatmu merasakan penderitaan yang tak pernah kau bayangkan Ling Ling,” ucap Bai An dengan nada dingin.
Argh...!!
Tak lama teriakan Ling Ling terus menerus menggema.
Di luar, ada sebuah kotak persegi kini di serang oleh keempat Jendral milik Wing Zhen.
“Sial, apa ini? Kenapa kubus ini sangat kuat,” ucap Ling Gan.
“Dari pada membantu Nona Ling Ling, lebih baik kita bunuh mereka dulu,” ucap Demi Humans melirik ke arah Tu Long dan yang lainnya.
Wuss..!!
“Hem..!! Coba jika kau bisa melangkahi mayatku,” ucap Ling Feng langsung mengayunkan pedangnya.
Bom..!!
Dengan mudah Demi Humans membuang serangan Ling Feng.
“Hanya serangan anak-anak, kau tidak pantas menjadi lawanku,” ucap Demi Humans dengan nada jijik.
Demi Humans langsung berubah menjadi asap, dan tak lama ia muncul di depan Tu Long yang masih duduk bersila sedang memulihkan diri.
Saat tangan Demi Humans ingin menjerat leher Tu Long. Sebuah pedang melesat lalu memotong tangan Demi Humans.
Pandangan Demi Humans mengarah ke Ling Feng yang tersenyum tipis.
“Aku tak menduga jika kau menguasai Hukum Kehidupan, rupanya aku terlalu meremehkanmu,” ucap Demi Humans ingin menyerang Ling Feng.
Namun sebuah api bewarna hitam lebih dulu menyerangnya, hingga membuat Demi Humans mundur.
“Hehe,, mau kemana kau Vampire sialan,” kekeh Mo Liang Yun yang telah memulihkan energinya.
Tak lama kemudian, Tu Long dan Lo Kai juga muncul di samping Mo Liang Yun.
“Hehe,, 4 lawan 4, cukup menarik,” ucap Tu Long. Lalu menambahkan. “Sepertinya aku sedikit bermain-main dengan kalian semua.”
Srek srek..!!
Tu Long, Mo Liang Yun dan Lo Kai langsung menggunakan mode berserk mereka.
Bukan hanya mereka saja, semua bawahan Tu Long, Lo Kai dan Mo Liang Yun pun ikut masuk mode berserk.
Gou Long dan Gou Han yang baru tiba langsung menerjang ke arah kumpulan mayat hidup yang sampai saat ini belum melakukan pergerakan, menurut mereka, inilah kesempatan yang bagus untuk mengurangi jumlah musuh.
Crash..!!
Crash..!!
Bom bom bom..!!
__ADS_1
Saat ledakan terjadi karena serangan Gou Long dan Gou Han.
Di sanalah salah satu Jendral milik Wing Zhen tersadar jika ia lupa menggerakkan para mayat hidup.
Tak lama setelah menggerakkan para mayat hidup, ia bersama 3 Jendral lainnya langsung berdiri berjejer.
Tatapan mereka mengarah ke Tu Long, Mo Liang Yun, Lo Kai dan Ling Feng.
“Hehehe,, begini saja, kalian bertiga duduk santai dan biarkan aku melawan mereka berempat,” ucap Tu Long dengan nada santai.
Mendengar itu, ketiga saudara Tu Long mendengus, bukan hanya mereka saja, pihak musuh mendengus.
Srek srek..!!
“Kau terlalu meremehkan kami,” ucap Jendral Ling Gan kini muncul di depan Tu Long.
Sebuah lesatan cahaya langsung muncul dari kening Ling Gan ke arah Tu Long.
Bom..!!
Dengan santai Lo Kai menghancurkan serangan tersebut.
“Musuhmu adalah aku sampah,” dengus Lo Kai dengan mata memerah.
“Heeh,, aku tak mengira kau sangat berani melawanku Lo Kai, padahal dulu kau selalu bersembunyi dariku,” ejek Ling Gang.
“Jangan banyak bicara,” ucap Lo Kai dengan nada dingin sebuah bilah tombak kini melesat ke arah Ling Gan.
Dengan santai Ling Gan memutar tubuhnya untuk menghindari serangan Lo Kai.
Saat Ling Gan ingin melihat Lo Kai, Lo Kai sudah lebih dulu berada di atas kepalanya.
“Mati,” teriak Lo Kai mengayunkan tombaknya.
Ling Gan langsung memasang wajah serius saat merasakan Hukum yang terkandung dari serangan Lo Kai.
Dengan cepat Ling Gang menyilang kedua tangannya, dan tak lama tangan Ling Gan mengeras.
Trank..!!
Bom..!!
Tubuh Ling Gan dan Lo Kai langsung mundur secara bersamaan.
“Aku tak menduga jika kau sekuat ini walau tingkat kultivasimu sangat rendah, baiklah demi menghormatimu karena telah melukaiku, maka aku akan serius,” ucap Ling Gan.
Srek..!!
Srek..!!
Ling Gan langsung berubah bentuk, tubuhnya saat ini berubah menjadi warna merah darah dengan gigi Vampire keluar, matanya juga terlihat hitam pekat.
Merasakan aura darah dan kegelapan dari tubuh musuhnya, Lo Kai langsung tersenyum lebar.
“Inilah yang aku nanti-nantikan.” Ucap Lo Kai menyeringai lebar.
__ADS_1