
Di kejauhan Mo Liang Yun melihat siapa yang mendekat kini mencengkram erat tangannya.
“Biar aku yang maju Yang Mulai, ialah yang membunuh lalu membawa tubuh asliku di masa lalu,” ucap Mo Liang Yun kini menatap Bai An dengan tatapan penuh mohon.
“Ling Hen kah, aku tak menduga jika kakakmu yang selalu pendiam ikut bersama Wing Zhen,” ucap Bai An melirik Ling Feng yang kini terlihat memasang wajah gelap.
“Heng,, dia bukan kakak ku, aku tidak mengenalnya, jadi jangan sebut nama bajingan itu di depanku paman,” ucap Ling Feng dengan nada dingin.
“Heeh,, tenang saja Feng'er, aku akan membalas kematian ayah dan adikmu, aku tahu kau juga membencinya, tapi saat ini jangan ikut campur masalahku dengan dia,” sambung Mo Liang Yun.
Tentu Mo Liang Yun tahu jika Ling Hen adalah kakak Ling Feng, dan Mo Liang Yun adalah teman dari ayah Ling Feng di masa lalu.
Dulu mereka di sergap oleh Ling Hen bersama dua Jendral Vampire milik Wing Zhen sehingga membuat ayah Ling Feng bersama adiknya yang masih berusia dua tahun meregang nyawa.
Sementara Mo Liang Yun berhasil selamat karena memiliki jiwa abadi sehingga ia memisahkan jiwanya dan berencana untuk mengambil tubuhnya saat mencoba mengecoh Ling Hen saat bertarung dulu.
Tapi Mo Liang Yun tak menduga jika Ling Hen sangat cerdik dengan membawa tubuhnya dan bahkan saat ini tubuhnya di gunakan oleh Ling Hen. Hal itulah yang paling Mo Liang Yun benci.
Karena melalui Ling Hen, para pengikut setianya mati dan menyisakan para pengkhianat Rasnya saja.
...
“Kalian semua, jangan sisakan satupun musuh di depan kalian walau nyawa taruhannya,” teriak Mo Liang Yun dengan nada suara menggema.
Bunuh..!!
Bunuh..!!
Bunuh..!!
Seketika Ras Iblis Merah dan Ras Iblis Jiwa langsung berteriak dengan nada penuh semangat dan dendam.
Walau mereka semua adalah generasi baru, tapi mereka yang telah mengetahui cerita turun temurun dari leluhur mereka tentang Leluhur pertama yang di bunuh lalu tubuhnya di gunakan untuk mengadu domba serta membinasakan Ras mereka di masa lalu hingga menyisakan beberapa saja.
Tapi saat ini Ras mereka telah berkembang dengan cepat hingga mencapai angka puluhan juta.
Ini juga berkat bantuan dari Bai Xia Xie, tanpa bantuannya, maka Ras Iblis Merah dan Ras Iblis Jiwa tidak akan sebanyak ini berkembang biak.
Blush..!!
Mo Liang Yun langsung mengeluarkan kapak yang selama ini ia simpan, kapak tersebut memiliki dua bilah dan panjang gagangnya layaknya sebuah tombak.
Kapak Mo Liang Yun terangkat ke atas. “Jangan sisakan satupun dari mereka, bunuh semuanya tanpa sisa,” teriak Mo Liang Yun langsung melesat ke arah Ling Hen.
Mo Liang Liu dan Mo Denshan juga ikut melesat bersama Rasnya.
Wuss wuss wuss..!!
Dret..!!
Tanpa basa basi, Mo Liang Yun langsung mengayunkan kapaknya ke arah Ling Hen yang hanya berjarak 1 km.
__ADS_1
“Soul Demon Axe.”
“Slash of Destruction.”
Blush..!!
Bilah kapak langsung melesat ke arah Ling Hen dengan kecepatan yang sangat mengerikan.
Ling Hen yang melihat itu tersenyum tipis. “Hanya Dewa Penguasa Immortal Suci ⭐ 1 Puncak sudah berani angkuh di depan seorang Dewa Penguasa Immortal Suci ⭐ 4 Awal,” ucap Ling Hen dengan nada jijik.
“Kau memang bodoh dan tidak pantas menempati tubuh ini, karena tubuh ini memang sangat cocok untuk ku,” sambung Ling Hen dengan nada mencemoh.
Tak lama tangan Ling Hen membentuk sebuah senjata melalui energinya. Setelah menjadi pedang energi yang padat, Ling Hen mengalirkan Hukum Jiwanya juga.
“Akan ku perlihatkan serangan jiwa yang sesungguhnya,” ucap Ling Hen.
“Soul Sword.”
“Soul of Death.”
Wuss..!!
Bilah pedang dengan hukum jiwa yang sangat mengerikan langsung melesat ke arah bilah kapak milik Mo Liang Yun.
Bom..!!
Duar duar duar..!!
Tapi terlihat jiwa serangan milik Ling Hen unggul dan saat ini sisa bilah energi milik Ling Hen melesat ke arah Mo Liang Yun.
Mo Liang Yun yang melihat itu seketika tersenyum tipis.
“Kau sungguh naif, aku bukan jiwa yang dulu lagi karena saat ini jiwaku telah bergabung dengan sosok Inti Jiwa yang jauh mengerikan, yaitu Bai Soul.” Ucap Mo Liang Yun dengan senyum mengambang.
Blush..!!
Sosok energi jiwa langsung keluar melahap sisa bilah energi serangan milik Ling Hen.
Melihat itu, Ling Hen cukup terkejut. Tapi tak lama ia tersenyum serakah.
“Haha,, inti jiwa itu adalah milik ku, karena semua apa yang kau miliki seharusnya menjadi milik ku,” teriak Ling Hen seketika menggila.
Wuss..!!
Ling Hen langsung muncul di depan Mo Liang Yun, tangan kiri Ling Hen langsung yang telah di baluti hukum jiwa langsung terayun ke arah dada Mo Liang Yun.
Mo Liang Yun langsung melakukan salto, dan kaki Mo Liang Yun langsung terayun ke arah tangan kiri Ling Hen.
Bom..!!
Bom..!!
__ADS_1
Bom..!!
Tidak hanya melakukan bentrokan satu kali, kini mereka melakukan bentrok hingga puluhan kali, Mo Liang Yun terlihat lebih unggul karena telah bergabung dengan Bai Soul saat ini.
Sementara Ling Hen kini mundur dua langkah sambil memegangi bibirnya, bibir Ling Heng mengeluarkan darah karena saat ini jiwanya mengalami sedikit guncangan.
“Aku tak menyangka akan di buat mundur oleh seorang Dewa Penguasa Immortal Suci ⭐ Puncak,” ucap Ling Hen dengan nada tenang.
“Heh,, saat ini pertarungan bukan masalah tingkat kultivasi saja, melainkan pengalaman bertarung itu perlu,” ejek Mo Liang Yun langsung menghilang.
Tak mau kalah Ling Hen juga ikut menghilang.
Keduanya tiba-tiba muncul dalam jarak 10 meter.
Kapak Mo Liang Yun sedikit bergetar karena ia kini mengerahkan hampir seluruh energi serta hukum gabungan miliknya dengan Bai So.
“Immortal Soul Law.”
“Soul Slash To Hell,” teriak Mo Liang Yun.
Blush..!!
Kapak milik Mo Liang Yun terayun ke arah Ling Hen, udara di sekitar seketika berubah menjadi merah gelap, laut ganas yang ada di bawah mereka langsung berputar-putar hingga membuat pusaran.
Tak mau kalah, Ling Hen langsung mengayunkan pedang energinya di sertai menggunakan hampir seluruh energi dan Hukum yang ia kuasai.
“Blood Sword Soul Vampire.”
“Blood Soul Sucker,” teriak Ling Hen.
Blush..!!
Dreet..!!
Percikan api dan petir langsung terlihat saat kedua senjata akan bentrok.
Trank..!!
Bom bom bom bom...!!
Ledakan beruntun kembali terdengar menggema, tubuh Mo Liang Yun dan Ling Hen kini sama-sama terlempar.
Terlihat jika tubuh Mo Liang Yun saat ini terluka parah serta banyak bercak-bercak hitam di seluruh tubuhnya akibat terkena serangan Blood Soul Sucker milik Ling Hen.
Tangan Mo Liang Yun yang memegang kapak kebangaannya pun telah hilang dan hanya menyisakan tangan kiri.
Sementara di posisi Ling Hen, ia tak kalah menyedihkan. Saat ini hampir sebagian tubuh sebelah kanan miliknya hancur, kaki dan tangannya pun juga hancur.
Terlihat juga jantung milik Ling Hen kini bergelantungan di pinggangnya.
“Sial, aku tak bisa melakukan regenerasi jika begini,” kutuk Ling Hen dalam hati.
__ADS_1
Mo Liang Yun yang melihat jantung Ling Hen pun langsung mengeluarkan seutas senyum mengerikan.