
Bibir Bo Wuhan hanya bisa mengerucut di sertai dahi basah kuyup. “Heng,, kau tahu apa, jika kau ada di posisiku yang pernah jadi musuh dan di siksa, maka kau akan sadar betapa menakutkannya Tuan muda dan seluruh Tuan mudanya,” dengus Bo Wuhan.
“Heh,, apa kau tidak sadar jika aku itu adiknya,” ejek Duan Du. “Kau mungkin mengenalku baik karena kita saudara, tapi berbeda jika kita musuh,” sambung Duan Du mengubah raut wajahnya.
Glek..!!
Tanpa sadar Bo Wuhan mundur dua langkah saat melihat senyum Duan Du, dan selama ia bersama Duan Du. Baru kali ini ia melihat senyum lembut Duan Du tapi menyiratkan senyum psikopat.
“Urgh,, aku merubah dugaanku, kali ini aku merasa semua anggota keluarga Tuan muda sangatlah mengerikan,” gumam Bo Wuhan.
Tak lama wajah Bo Wuhan tersenyum-senyum sendiri layaknya orang gila. Saat ini Bo Wuhan berpikir jika ia juga harus mengerikan di mata musuh dan baik di mata keluarga.
Bo Wuhan langsung membayangkan saat dimana para musuhnya merangkak di depannya sehingga membuat Bo Wuhan semakin tersenyum lebar.
Duan Du yang melirik tingkah Bo Wuhan hanya menatapnya dengan pandangan jijik.
“Wajahmu terlalu menjijikkan, bisakah kau tidak memperlihatkannya di depanku, karena itu akan menganggu meditasiku,” dengus Duan Du langsung menyadarkan Bo Wuhan.
Bo Wuhan pun hanya bisa cengengesan, dengan segera ia mencari tempat yang nyaman buat dirinya meningkatkan kekuatannya.
Tap..!!
Saat Duan Du dan Bo Wuhan sudah duduk, mereka berdua langsung mengeluarkan hasil jarahan mereka selama berada di Dimensi Mixture dan dimensi Alam Surgawi.
Setelah memilah yang cocok untuk menambah jumlah energi serta membesarkan dantain mereka. Mereka pun mulai mengolahnya dengan cara mereka masing-masing.
...
Di luar perisai waktu, Xi Luan dan Yang Tan yang melihat Guru mereka telah mulai berkultivasi pun saling melirik.
“Ayo gabungkan kekuatan kita untuk memberikan Guru energi dalam jumlah besar agar guru bisa meningkat,” ucap Xi Luan datar.
Yang Tan pun langsung menggerakkan kedua tangannya ke arah dinding perisai.
Xi Luan juga tak mau kalah, keduanya pun langsung mengalirkan energi mendalam mereka masing-masing.
Energi mendalam berbeda dengan Energi Ilahi yang cukup umum di Dimensi Alam Dewa. Energi Mendalam adalah energi yang telah di ubah dari Energi ilahi itu sendiri dan bisa di salurkan ke seseorang agar bisa di serap.
__ADS_1
***
Satu minggu telah berlalu.
Tap tap..!!
“Apakah masih jauh?” Tanya Bai An yang kini melangkah ke kota yang ke 42. “Ini sudah kota ke 42, dan aku tak menduga jika Dimensi Alam Surgawi ini sangatlah luas, dengan kekuatan penuh kita pun butuh 1 minggu untuk mengitari kurang dari 2% Daratan pusat,” ucap Bai An melihat betapa kecilnya dirinya saat ini.
Pandangan Gu Sheng melirik ke arah Bai An. “Hemm..!! Setidaknya butuh 10 bahkan sampai dua minggu lagi baru kita sampai ke Kota Pelelangan, atau kita akan melewati 100 kota besar lagi baru kita sampai tujuan,” ucap Gu Sheng.
Mendengar itu, Bai An mau tak mau memasang wajah sedikit pahit. “Huuf,, apakah tidak ada semacam portal di setiap kota? Setidaknya menggunakan itu akan memudahkan kita untuk sampai.” Tanya Bai An.
“Saat ini energiku sudah terkuras 80% karena selalu menggunakan Hukum Ruang dan waktu setiap saat.” Sambung Bai An sadar jika jarak yang di tempuh menggunakan Hukum Ruangnya tidak sejauh yang ia perkirakan. Dan di tambah betapa luasnya Wikayah pusat ini yang setara dengan ratusan kali lipat Dimensi Tanpa nama.
...
Tap tap..!!
Langkah Gu Sheng seketika terhenti di ikuti oleh Bai An.
Gu Sheng langsung memperlihatkan tanda pengenalnya ke arah penjaga kota.
Tap tap..!!
“Portal di setiap kota sebenarnya ada, dan setiap portal ini terhubung satu sama lain. Tapi kita sebagai kultivator bebas tidak di izinkan menggunakannya.” Ucap Gu Sheng.
“Setidaknya kita harus memiliki nama baru bisa menggunakannya, atau jika kita menjadi murid Sekte Besar yang berada di Wilayah Pusat ini.” Sambung Gu Sheng menghela nafas.
“Jika kita ingin manjadi murid, itu butul waktu yang cukup lama, dan jika kita menaikkan reputasi kita, itu juga tidak mungkin dengan waktu singkat.” Nada suara Gu Sheng terdengar lesu.
Sementara Bai An yang mendengar itu seketika menyunggingkan senyum.
“Murid sekte, reputasi, itu tidak perlu.” Gumam Bai An dalam hati.
“Dan jika apa yang kau ucapkan memang benar, artinya kita juga harus terlihat kuat bukan agar bisa menggunakan portal,” ucap Bai An langsung melangkah.
Gu Sheng yang mengikuti seketika tersadar. “Heh heh,, aku lupa jika Tuan muda bisa memanipulasi auranya, bahkan auranya setara dengan Dewa Surgawi ⭐ 6 Puncak, bukan hanya itu saja, saat akan pergi, aku melihat jika Tuan muda meminta token Master Sekte Pedang Cahaya.” Gumam Gu Sheng dengan wajah berseri-seri.
__ADS_1
Tap tap..!!
“Hei kalian mau kemana, ini bukan tempat bermain, cepat pergi,” teriak salah satu penjaga gerbang portal sambil menunjuk ke arah dua sosok berjubah hitam.
Blush..!!
“Perhatikan sikapmu terhadap Master Sekte Pedang Cahaya,” ucap Gu Sheng mengeluarkan aura penuhnya.
Penjaga portal seketika mendengus karena kekuatan Gu Sheng setara dengan dirinya yaitu Dewa Surgawi ⭐ 4 Menengah.
Kini ketiga penjaga Portal merasa kedua sosok di depan mereka adalah kura-kura dalam tempurung yang belum melihat luasnya dunia karena sengaja memperlihatkan kekuatannya di depan mereka.
“Pulanglah sebelum kami marah,” ucap salah satu yang memiliki tubuh paling tinggi dan kekar.
Wajah Gu Sheng seketika menjadi jelek saat di usir, ia pun melirik ke arah Bai An yang melambaikan tangannya.
Blush..!!
Wung..!!
Guncangan seketika di tempat Bai An berada, bukan hanya itu saja, aura Bai An menyebar cukup jauh hingga ke sepertiga Kota.
“I...Ini, ini maafkan atas sikap kami Ma..Master,” ucap ketiganya serempak sambil berusaha mengangkat kepalanya mereka yang kini merangkak di tanah.
Wuss..!!
“Hemm..!! Kali ini aku akan memaafkan sikap kalian, tapi setidaknya mintalah identitas seseorang lebih dulu, jangan sampai mengusir sembarangan lagi,” ucap Bai An datar sambil melemparkan Token Master Sekte Pedang Cahaya.
Saat melihat token tersebut, tubuh mereka semua merinding. Mereka sadar jika Token Master Sekte tidak bisa di palsukan. Walau di tengah-tengah token mereka melihat angka bertulis 245 atau peringkat Sekte di seluruh Dimensi Alam Dewa.
Tapi setidaknya peringkat itu terbilang cukup tinggi, karena jumlah Sekte Besar di seluruh Dimensi Alam Dewa mencapai 2000 dan yang masuk peringkat hanya 500 Sekte terkuat saja.
Bai An juga tidak menduga jika Sekte Pedang Cahaya masuk dalam peringkat Sekte Dimensi Alam Dewa.
“I..Ini Master,” ucap penjaga bertubuh tinggi langsung mengembalikan Token kepada Bai An. “Mari ikuti saya, dan sebutkan tujuan Master.” Ucap penjaga tersebut setelah Bai An menerima token tersebut.
Tap tap..!!
__ADS_1
Bai An mengangguk sambil berkata datar. “Kota Pelelangan.”