Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Rencana Bai Han Selanjutnya dan Kondisi Ling Shen dan Bai Zhan


__ADS_3

Lan Yuheng dan Bai Da Xing kembali muncul di depan Raja Harimau Perak dengan serangan yang jauh lebih besar.


Kepalan tinju Lan Yuheng kini mengarah ke wajah Raja Harimau Perak dan tangan kecil Bai Da Xing terlihat mengarah ke punggungnya.


Bom..!!


Crash..!!


Argh..!!


Raja Harimau Perak seketika berteriak kesakitan, tidak berhenti sampai di sana saja. Lan Yuheng dan Bai Da Xing kembali melancarkan serangan mereka karena mengetahui musuh mereka masih hidup.


Crash..!!


Bom bom..!!


Tidak sampai satu menit, kini sudah tidak terdengar lagi suara ledakan. Itu karena Lan Yuheng dan Bai Da Xing saat ini saling menatap dengan intens.


“Akulah yang lebih dulu membunuhnya,” ucap Lan Yuheng dengan nada dingin.


“Heng,, apa kau buta, tidak kah kau lihat tubuhnya yang terbelah itu, aku menebasnya lebih dulu dan membuatnya kehilangan nyawa,” dengus Bai Da Xing dengan nada suara tak kalah dingin.


“Enak saja, kau yang buta monyet licik sialan, apa kau tidak melihat kepalanya yang hancur oleh tinju petirku hah, sebelum kau menebasnya, kepalanya lebih dulu hancur. Jadi inilah kemenanganku,” dengus Lan Yuheng sambil mengangkat kepalanya dengan bangga.


“Hahaha,, hahaha,, sekali bodoh tetap saja bodoh weeek,” ucap Bai Da Xing dengan senyum mengejek.


“Haha,, aku tak akan lagi termakan ucapan monyet licik seperti dirimu,” balas Lan Yuheng dengan nada ejekan.


“Bodoh bodoh, bodoh bodoh,” ucap Bai Da Xing sambil berputar-putar.


“Monyet licik, dasar monyet licik,” tak mau kalah, Lan Yuheng membalas ejekan Bai Da Xing.


Saat mereka akan saling mengejek lagi.


Wuss..!!


Bom..!!


Bom..!!


Tubuh Lan Yuheng dan Bai Da Xing seketika tertanam dan hanya menyisakan kepala saja.


“Dasar bocah-bocah sialan, apa kalian tidak lihat akibat keributan kalian yang tidak jelas itu membuat Ras Singa Emas kewalahan melawan musuhnya,” teriak Bai Han setelah memukul keduanya dengan wajah kesal.


Glek..!!

__ADS_1


Lan Yuheng dan Bai Da Xing seketika menelan ludah mereka. “I..Itu, dia yang mulai duluan kakak, dia membuli adiknya sendiri,” ucap Bai Da Xing seketika memasang wajah berkaca-kaca.


Wajah Lan Yuheng seketika memerah. “Dasar monyet si-”


Bam..!!


“Sudah ku beritahu untuk tidak menanggapinya, kenapa kau malah senang sekali membuat ribut Yuheng,” ucap Bai Han langsung memukul kepala Lan Yuheng yang kini hanya diam.


“Sialan, kenapa aku yang di salahkan di sini sih, ini kan salah monyet licik sialan ini,” gumam Lan Yuheng seketika menjadi cemberut.


“Ah dunia ini sama sekali tidak adil,” teriak Lan Yuheng dalam hati.


***


Tiga hari telah berlalu dengan cepat.


Saat ini Bai Han, Raja Singa Emas, Raja Beruang Es, Lan Yuheng dan Bai Da Xing kini duduk saling berhadapan di depan daging makan yang sudah selesai di bakar.


“Baiklah, ayo mulai makan,” ucap Bai Han.


Dret..!!


Tangan Lan Yuheng dan Bai Da Xing seketika bergerak dengan cepat setelah Bai Han selesai bicara.


Umm nyam nyam..!!


“Bueeannarr, inyyy uenakk,” sambung Lan Yuheng mengangguk-angguk.


Bai Han, Raja Singa Emas, dan Raja Beruang Es seketika menggelengkan kepalanya melihat keduanya mulai berulah lagi.


“Hais,, seribu kali ku beritahu, saat aku memperingati, mereka hanya mengangguk saja, namun sedetik setelahnya, mereka pasti akan mulai lagi. Jadi berusahalah mengertikan kedua idiot ini,” ucap Bai Han melirik ke arah kedua Raja yang langsung mengangguk.


...


“Lalu apa langkah selanjutnya yang ingin anda lakukan Yang Mulia Dewa Alam?” Tanya Raja Singa Emas kini menatap Bai Han setelah mereka selesai makan.


Sebenarnya mereka bertiga belum makan sama sekali, karena Lan Yuheng dan Bai Da Xing lebih dulu menghabiskannya, tidak puas akan makanan yang tersedia di meja mereka, mereka berdua bahkan membuat keributan di setiap meja kedua Ras yang ada di sekeliling mereka.


Kini Bai Han telah menggantung keduanya di sebuah pohon dengan kepala menghadap kebawah.


“Hemm..!! Seperti yang aku katakan sebelumnya, aku sebenarnya ingin menuju tempat yang telah di beritahu oleh pamanku, namun saat ini aku ragu karena menurutku, ada sesuatu yang besar berada di dalam sana sedang menanti ku.” Ucap Bai Han dengan nada santai.


“Hemm..!! Jadi, apakah anda ingin meningkatkan kekuatan anda terlebih dahulu dengan menyerap inti kristal kedua Raja yang telah terbunuh?” Tanya Raja Beruang Es.


“Hemm..!! Namun bukan aku yang menyerap inti kristal kedua raja tersebut, melainkan mereka yang memiliki potensi yang baru terbuka, aku yakin jika mereka yang menyerapnya, maka kekuatan mereka akan melesat layaknya sebuah peluru.” Jawab Bai Han sambil menyeruput teh buatannya sendiri.

__ADS_1


“Eeh,, peluru?” Ucap kedua Raja bingung.


“Ah, aku lupa kalian tidak mengetahui yang namanya peluru, peluru adalah sebuah senjata layaknya anak panah, namun peluru 100 kali lebih cepat dari anak panah jika di gunakan dengan baik, namun jika tidak di gunakan dengan baik, maka kecepatannya akan 100 kali lebih buruk dari anak panah, begitulah mereka berdua,” ucap Bai Han menjelaskan sambil melirik ke arah Lan Yuheng dan Bai Da Xing yang kini memasang wajah jelek setiap saat karena saat ini sedang di ejek oleh kedua Ras.


“Jadi seperti itu ya,” ucap kedua Raja serempak sambil mengangguk-angguk paham.


“Benar, baiklah jika begitu, aku akan membawa mereka ke tempat yang telah kau beritahu sebelumnya jika disana tempat yang cocok untuk menyerap inti kristal, lebih cepat lebih baik,” ucap Bai Han langsung bangkit.


Kedua raja pun mengangguk lalu ikut bangkit. Mereka pun langsung membawa Lan Yuheng dan Bai Da Xing.


Sementara Bai Han pergi seorang diri menuju tempat yang cocok baginya untuk meningkatkan kekuatannya.


***


Wungg..!!


Dret..!!


Duar..!!


Uhuk..!!


“Sial, semakin dalam kita masuk, semakin kuat Binatang aneh kita temui,” ucap Bai Zhan kini memuntahkan seteguk darah.


“Benar, aku tak bisa membayangkan bagaimana cara senior menangkapnya. Tapi yang pasti, kekuatan senior melebihi apa yang kita bayangkan selama ini,” sambung Ling Shen memapah Bai Zhan menjauhi Binatang Iblis yang jauh lebih besar daripada yang pertama kali mereka berdua temui.


Dan ini sudah Binatang Iblis ke 5 yang telah mereka temui. Sangat beruntung mereka bisa melarikan diri dari semuanya tanpa cidera parah.


Tap tap..!!


“Ayo kita istirahat di tempat ini terlebih dahulu, kita sudah tidak bisa merasakan auranya yang menjijikkan itu,” ucap Ling Shen menurunkan Bai Zhan secara perlahan.


Hemm..!!


Bai Zhan hanya mengangguk sambil memegangi dadanya yang terasa sesak.


***


Sementara di tempat Binatang Iblis yang telah Bai Zhan dan Ling Shen lawan.


Dret..!!


“Bagaimana menurutmu kedua manusia itu? Potensi mereka sangat mengerikan bukan? Padahal mereka sama sekali tidak mempunyai bakat layaknya orang-orang yang ada Alam Celestial, tapi mereka bisa berkembang melebihinya,” ucap Chen Long tersenyum tipis.


Binatang Iblis yang sedang marah karena buruannya lepas seketika membeku, tatapannya mengarah ke Chen Long.

__ADS_1


“Dasar Chen Long, akan ku bunuh kau,” teriak Binatang Iblis tersebut langsung mengayunkan cakarnya yang terlihat layaknya sebuah pedang yang tajam.


Crash..!!


__ADS_2