Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Kekaisaran Darium dan Kekaisaran Gama


__ADS_3

“Bangunlah dan kesini, kita nikmati acara pertemuan ini terlebih dulu,” ucap Bai An dengan santai.


Bai Chu Ye langsung bangun, dengan langkah santai ia berjalan ke arah Bai An lalu duduk di samping Bai An seolah ia adalah seorang teman.


Lord Lili bahkan terkejut saat melihat cara Bai Chu Ye dan mencoba untuk menghentikannya. Karena ia sendiri saat ini tidak berani duduk bersama secara langsung.


“Ehem..!! Kau juga duduklah, buat apa aku membuat 4 kursi jika kau tidak ikut duduk,” ucap Bai An melirik ke arah Lord Lili.


Dengan ragu Lord Lili melirik ke arah Anariel, dan saat melihat Anariel mengangguk dengan santai. Lord Lili langsung duduk dengan tubuh sedikit bergetar. Karena ini baru pertama kali baginya duduk makan sejajar dengan gurunya dan orang yang gurunya ceritakan.


“Hemm..!! Ling Bai, kau sama sekali belum menjawabku, apa nama minuman ini?” Tanya Anariel bertanya sekali lagi.


“Arak, minuman ini bahkan tidak tidak ada di tempat asalku, karena yang membuat minuman ini adalah adik ku, kebetulan putranya ada di sini, jika ia sudah dewasa, maka aku yakin ia bisa membuatnya. Karena semua penerus adik ku saja yang bisa membuat minuman se nikmat ini,” jawab Bai An dengan santai.


Mata Anariel seketika bercahaya, dan saat ini ia memikirkan rencana.


“Buang jauh-jauh pikiran buruk mu itu, aku yakin kau akan langsung di tolak mentah-mentah apapun alasanmu, karena ayah sama putranya sama-sama cerdik dan licin.” Ucap Bai An langsung membuat Anariel sedikit cemberut.


Mereka minum hingga 2 jam lamanya.


“Apa kau akan langsung pulang? Kita baru saja bertemu dan kau ingin meninggalkan sahabatmu ini,” ucap Anariel sedikit meninggi.


“Hoho,, dasar bocah nakal, tentu saja aku tidak akan langsung pulang ke tempat asalku, aku akan menemui mereka satu persatu lebih dulu, setelah itu menemui keluarga dan putraku barulah aku pulang.”


Mendengar itu Anariel sedikit merasa lega. “Lalu siapa yang ingin kau temui, biar aku menunggu disana?” Tanya Anariel dengan nada bersemangat.


“Bocah nakal itu, aku ingin sedikit bermain-main dengannya, dan kau jangan sampai ikut campur,” ucap Bai An tersenyum tipis.


Anariel langsung mengangguk dengan semangat. “Baiklah lakukan sesukamu.”


“Hemm..!! Aku baru ingat, apakah sifat Ras Manusia dan Ras Elf masih sama seperti dahulu?” Tanya Bai An seketika teringat masa lalu.


Wajah Anariel dan Lord Lili seketika memerah saat mendengar pertanyaan mereka. Bai An pun langsung menegerti jika sifat menjijikan mereka masih tidak berubah.


“Jadi begitu, berarti aku akan membuat para anak-anak bermain di tempat mereka.”


Tanpa menunggu jawaban dari kedua wanita tersebut. Bai An langsung menghilang bersama Bai Yu Long.


Wuss..!!

__ADS_1


“Heeh,, bermain-main apa maksudnya Guru?” Tanya Lord Lili penasaran.


“Huuf,, menghancurkan dan membunuh.” Jawab Anariel sedikit bergidik.


Anariel mengingat dulu saat Bai An pernah mengatakan akan bermain-main. Tapi selang dua minggu, ia mendengar banyak kota hancur di tempat Ras Manusia dan Ras Elf tinggal. Bahkan Kekaisaran keduanya ikut porak poranda.


***


Wuss..!!


Bai An dan Bai Yu Long langsung muncul di tempat Bai Yu Long di bawa oleh Lord Lili. Setelah itu Bai An melirik Bai Chu Ye.


“Yu Long, kau pelajari cara menyerap dan mengolah penggunaan Mana, berikan juga kepada yang lainnya, jika kalian sudah selesai. Maka pergilah ke Daratan tempat Ras Manusia dan Ras Elf tinggal, hancurkan beberapa kota yang memiliki sifat menjijikkan.” Ucap Bai An tersenyum lembut.


Bai Chu Ye mengangguk patuh tanpa berani membantah.


Bai An langsung menembakkan sinar dari jari telunjuknya ke arah kening Bai Yu Long.


“Baiklah, pergilah temui yang lain, jangan ceritakan jika aku ada di sini.” Ucap Bai An langsung menghilang.


Melihat Bai An sudah pergi, Bai Yu Long pun melesat ke arah tertentu.


***


Tap tap..!!


“Hei apa kau dengar berita baru-baru ini,” ucap seorang Elf berbadan tegap.


“Berita apa? Apa yang kau maksud adalah dua orang berjubah yang telah membantai seisi kota Bulan. Tentu saja semua Ras Elf tahu dan saat ini pihak Kekaisaran telah memburu mereka, bahkan banyak Guild Guild yang berada di wilayah Kekaisaran Darium kini telah membuat poster pemburuan.” Sambung teman Elf tersebut.


“Benar, tapi bukan hanya itu saja yang aku tahu, saat ini aku mendengar jika pihak Kekaisaran telah bekerja sama dengan 3 Guild Petualang terkuat di Wulilayah Kekaisaran Darium untuk menyerang Kekaisaran Gama beserta Guild-Guild Petualang yang ada di sana,” bisik Elf berbadan tegap.


Mata temannya sedikit melotot, dengan cepat ia menutup mulut temannya tersebut. “Jangan bahas masalah ini, jika di sini ada mata-mata dari Kekaisaran Gama, bisa-bisa hancur rencana Yang Mulia, dan jika ia tahu hal ini bocor dari kita.” Tubuh kedua Elf tersebut seketika merinding di atas meja makan mereka.


Bai An yang sudah duduk 3 jam yang lalu kini tersenyum tipis. “Hem jadi begitu, memang benar sifat Elf ini tidak pernah berubah, sama halnya dengan sifat Manusia, tapi aku cukup bingung kenapa Kekaisaran ini ingin menyerang Ras Manusia? Biasanya mereka selalu bekerja sama untuk menyerang Ras Ancient,” gumam Bai An dalam hati.


Tak lama, Bai An seketika menyeringai. “Hoo,, aku tak menyangka jika bocah-bocah ini cukup cerdik untuk memancing kedua Kekaisaran ini untuk berperang.”


Tap tap..!!

__ADS_1


Bai An langsung bangun lalu berjalan keluar dari kedai kecil.


“Hei tunggu,” seketika sekelompok prajurit menghentikan langkah Bai An.


Sekelompok prajurit Elf ini sedari dari mencurigai Bai An. Tapi mereka belum bertindak sebelum Bai An melangkah.


“Bisakah kau buka jubah dan perlihatkan token identitasmu.” Ucap prajurit Elf yang paling besar dan sangar, Elf tersebut juga memegangi pundak kanan Bai An dan mencoba menekannya.


“Enyahkan tanganmu dari pundakku,” ucap Bai An dengan nada dingin.


Wajah prajurit Elf tersebut langsung memerah, baru kali ini ia merasa di permalukan seperti ini.


“Kurang ajar, kau pasti seorang penyusup. Mati,” teriak prajurit Elf tersebut langsung mengayunkan pedang besarnya ke arah kepala Bai An.


Crash..!!


Bukan kepala Bai An yang menggelinding, melainkan kepala prajurit Elf tersebut.


Orang-orang yang melalui jalan tersebut langsung berhenti, sementara orang-orang yang berada di dalam kedai langsung keluar melihat apa yang terjadi.


“Kepung orang ini, dia adalah penyusup yang ingin memata-matai Kekaisaran Darium,” teriak salah satu prajurit.


Bai An yang mendengar itu tersenyum tipis. “Hoo,, rupanya nyawa kalian lebih dari satu,” ucap Bai An langsung melambaikan tangannya.


Crash..!!


Tanpa bisa di ketahui oleh orang-orang, kepala semua prajurit Elf tersebut langsung terlepas dari tubuh mereka.


“Lari, orang ini monster,” teriak para penduduk Elf yang melihat kejadian tersebut.


Seketika semua penduduk berhamburan.


Bai An pun dengan santai melanjutkan langkahnya menuju keluar gerbang kota.


Wuss wuss..!!


Tap tap..!!


“Berhenti, kami dari Guild Petualang Cahaya,” teriak seorang Elf wanita dengan gaun yang indah serta serjata tongkat kecil layaknya peri.

__ADS_1


__ADS_2