Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Mulainya Pergerakan dari Orang-orang Menara


__ADS_3

“Ada baiknya jika ia belajar mengendalikan dirimu jika kau tidak ingin Tuan mu mati,” sambung Chen Long memberikan penjelasan.


Terdengar jelas jika Chen Long sedikit hati-hati saat bicara dengan Spirit Heavenly Monkey atau Roh Kera Surgawi.


Roh Kera Surgawi terdiam sesaat. “Jika kau berani macam-macam dengan Tuan ku, akan ku hancurkan kau, dan jangan sekali-sekali kau mengingkari perjanjian kita,” ucap Roh Kera Surgawi langsung masuk ke kembali ke dalam tubuh Bai Da Xing.


Blush..!!


Tubuh Bai Da Xing langsung kembali ke bentuk semulanya, yaitu kera kecil.


Dengan cepat Chen Long menangkap Bai Da Xing yang melayang di ruang hampa.


Tap tap..!!


“Huuf,, ternyata pertaruhanku tadi cukup menegangkan, beruntung ia tidak membunuhku,” gumam Chen Long sedikit berkeringat dingin saat membayangkan mata Roh Kera Surgawi yang gelap.


Ada kesan yang membuat Chen Long menakuti Spirit milik Bai Da Xing. Karena di masa lalu saat ia menemukannya, ia sempat bertarung dengan Spiritnya Bai Da Xing. Namun ia kalah telak dalam hitungan detik tanpa bisa melakukan perlawanan. Jangankan melakukan perlawanan, bergerak satu inci pun ia tidak mampu.


Dan tujuan Pemimpin Menara mengincar Bai Da Xing adalah ini, ingin mencari sosok Spirit yang ada di dalam tubuh Bai Da Xing.


Pemimpin Menara pun mempunyai Spiritnya, yaitu api yang selalu menyelimuti tubuhnya, namun Spiritnya terbilang kelas rendah, karena ia dapat di katakan keturunan campuran Spesies Binatang Iblis Kuno.


Jika di hitung kemurniannya dari 1 sampai 10, maka kemurnian spesies kuno Pemimpin Menara ada di hitungan ke 8. Sangat jauh berbeda dengan Bai Da Xing yang memiliki kemurnian pertama atau kuturunan asli Spesies Binatang Iblis Kuno.


“Huh,, jika mereka bertarung maka siapa yang akan menang ya?” Gumam Chen Long langsung membayangkan Spirit Kera Surgawi bertarung dengan Patriak klannya yaitu Klan Naga Langit atau dengan yang terkuat di klannya, yaitu Leluhur Agung Klan Naga Langit sekaligus kakeknya Chen Long.


Tak lama Chen Long sedikit berkeringat dingin hanya untuk membayangkannya saja. Dan satu hal yang Chen Long belum ketahui, semakin kuat Bai Da Xing, maka semakin kuat pula Spiritnya.


Bahkan Chen Long juga tidak mengetahui sepenuhnya Tubuh Tanpa Batas milik Bai Han. Sebenarnya Tubuh Tanpa Batas milik Bai Han belum sepenuhnya sempurna, karena Spiritnya belum bangkit. Jika Chen Long tahu Bai Han mempunyai Spirit, mungkin ia akan langsung berhati-hati dengannya.


Cukup lama Chen Long terdiam, hingga ia pun langsung pergi karena tidak akan habis jika ia memikirkan tentang pertarungan Bai Da Xing dengan Patriak atau kakeknya.


Dret..!!


***


Cukup jauh dari Dimensi Alam Surgawi, ada sebuah pecahan Dimensi yang tidak berpenghuni.


Terlihat di sana ada sebuah Menara yang sangat besar.

__ADS_1


Di dalam Menara, Sosok yang tubuhnya di selimuti Api Abadi langsung membuka matanya.


“Hemm..!! Jendral Nomer 2 mati,” gumam sosok tersebut yang tak lain Pemimpin Menara.


Nomer 2 yang pemimpin Menara maksud adalah Topeng putih Sang Ahli Strategi kedua yang telah di bunuh oleh Spirit Bai Da Xing.


Sementara untuk nomer satu tak lain Penasehatnya sekaligus Ahli Strategi kepercayaannya.


Tap tap..!!


Pemimpin Menara langsung bangkit lalu melangkah. Setiap langkahnya sangatlah cepat seolah ia di telan oleh ruang yang ada di sekelilingnya.


“Topeng Ungu dan Topeng Putih, semuanya berkumpul,” ucap Pemimpin Menara.


Tidak sampai beberapa menit, semua Topeng Ungu atau para petinggi Menara telah berkumpul bersama para Jendralnya yang biasa di sebut Topeng Putih.


...


“Waktunya beegerak, karena Jendral Strategi atau ahli strategi nomer 2 telah mati,” ucap Pemimpin Menara dengan nada datar.


Semua Topeng Ungu dan Topeng Putih langsung mengangguk serempak di sertai seringai lebar. Terutama Fu Long, ia yang paling menantikan hari ini tiba.


Dret..!!


Semua topeng putih langsung bangkit lalu membungkukkan badan mereka tanda menerima perintah. Setelah itu mereka semua menghilang.


Kini pandangan Pemimpin Menara mengarah ke Topeng Ungu atau para Petingginya.


“Kita akan ke Dimensi yang tidak jauh dari Dimensi Alam Mixture dan Dimensi Alam Kegelapan. Tepatnya di tengah-tengahnya ada sebuah Dimensi, aku setidaknya cukup yakin jika Chen Long dan dua terget objek kita ada di sana.” Ucap pemimpin menara kini melirik ke arah Ahli Strateginya dan Fu Long.


“Kalian selidiki dulu apakah dugaanku benar, karena nomer dua mati tidak jauh dari tempat itu, terlebih lagi aku merasakan jejaknya pernah ke tempat yang aku maksud.” Perintah Pemimpin Menara.


Sang Ahli Strategi dan Fu Long langsung bangkit, mereka berdua pun membungkukkan badan lalu pergi menjalankan perintah.


Kini Pemimpin Menara melirik yang tersisa. “Kalian berdelapan bersiaplah, setelah semuanya selesai maka bunuh Fu Long, aku merasa ia sulit di ajak kerja sama, sudah berapa kali ia bertindak sendiri tanpa ku ketahui, ini cukup mencurigakan. Bisa jadi ia akan menusuk kita dari belakang.” Ucap Pemimpin Menara dengan nada serius.


Kedelapan Petinggi Menara langsung mengangguk. Tak lama, mereka pun menghilang.


Bersamaan dengan itu pemimpin Menara kini tersenyum licik. “Dia yang sudah tidak berguna lagi, maka singkirkan saja.” Kekeh Pemimpin Menara sambil melempar belati tepat ke dinding yang memiliki wajah Fu Long.

__ADS_1


Terlihat juga sudah banyak belati yang menempel di dinding berisi beberapa wajah tidak asing. Mereka semua adalah korban-korban pemimpin Menara. Dan kebanyakan dari mereka ada di gua tempat Chen Long mengurung mereka.


***


1 Tahun berlalu.


Bom bom bom..!!


Argh..!!


“Selamatkan aku.”


“Tolong.”


Kini terdengar suara rintihan di seluruh Dimensi yang memiliki penghuni akibat pergerakan orang-orang Menara.


...


Sekte Pedang Cahaya, terlihat sekte tersebut kini sudah hancur menjadi puing-puing. Tidak di ketahui kemana para penduduk Kota yang pernah Bai Da Xing jaga dan kedua penetua Sekte Kekacauan.


Bukan hanya di sana saja, kini bahkan hampir seluruhnya Dimensi Mixture telah di hancurkan oleh orang-orang Menara. Mereka tanpa pandang bulu menangkap makhluk hidup yang mereka lihat. Bahkan sampai Ayam hutan pun mereka tangkap.


Sama halnya dengan Dimensi Alam Surgawi, dimensi tersebut malah kini tidak terasa aura kehidupan sama sekali. Mereka semua yang selamat melarikan diri menuju Dimensi Alam Kegelapan dan bertahan disana.


***


Sementara di Dimensi Binatang Buas. Chen Long, Bai Han dan semua anggota keluarganya tidak mengetahui jika orang-orang Menara telah bergerak.


Dan pergerakan mereka di timbulkan karena Spirit Bai Da Xing yang membunuh Topeng Putih.


...


Lorong Gua.


“Hemm..!! Perasaanku sangat tidak nyaman,” gumam Bai Han merasa gelisah hingga tidak fokus meningkatkan kekuatannya saat ini.


“Ada apa Han'er? Apakah kita akan pergi menuju gua utama?” Tanya Ling Shen melirik Bai Han yang tiba-tiba membuka matanya.


“Tidak kek, aku merasa kita harus kembali terlebih duhulu, ada perasaan gelisah yang aku rasakan, rasa gelisah ini tidak pernah hilang dalam 6 bulan terahir,” ucap Bai Han langsung bangkit.

__ADS_1


__ADS_2