
Aura Luo Sha seketika naik drastis bersamaan dengan tubuhnya mulai membesar, mata Luo Sha juga memancarkan mata merah darah.
“Mata Iblis Kuno,” gumam Bai An sedikit terkejut di kejuhan.
Bai An mengetahui itu mata Iblis Kuno karena di dalam mata Luo Sha ada garis-garis yang saling terhubung hingga membentuk bintang.
Dan tentunya Bai An mendapat informasi ini dari Asura Blood yang telah hidup dari zaman yang sangat lampau.
“Jadi ini sebabnya ia menyuruhku membawanya ke keluargaku,” gumam Bai An kini tersenyum tipis.
Di samping Bai An, terlihat dua sosok berjubah merah yang kini telah babak belur Bai An hajar layaknya anak kecil.
Saat Bai An melirik keduanya, terlihat keduanya sangat ketakutan.
“Ka..Kau monster, kekuatanmu di luar akal sehat, berbeda jauh dengan tingkat kultivasimu yang jauh lebih rendah dari kami,” ucap salah satu dari orang berjubah merah.
Tentu saja mereka berdua sangat ketakutan, pasalnya mereka kini tahu tingkat kultivasi Bai An berada di tingkat Dewa Surgawi ⭐ 4 Puncak, namun dia dengan mudahnya menekan mereka berdua yang berada di tingkat Dewa Surgawi ⭐ 5 Awal.
Dan perbedaan Dewa Surgawi ⭐ 4 Puncak dengan Dewa Surgawi ⭐ 5 Awal sangatlah jauh, hanya dengan satu orang yang memiliki kekuatan Dewa Surgawi ⭐ 5 Awal mampu membunuh 10 ahli yang berada di Dewa Surgawi ⭐ 4 Puncak.
...
“Hemm..!! Aku tanya sekali lagi, dimana pemimpin kalian berada?” Tanya Bai An mengabaikan ketakutan keduanya.
Terlihat keduanya kembali diam saat Bai An bertanya dimana pemimpin yang menjaga Kota Kematian ini.
“Baiklah jika kalian tidak ingin bertanya maka diam disini dan jangan ribut,” mata Bai An seketika berubah menjadi ganas lantaran keduanya selalu minta di lepaskan dan itu mengusik ketenangan Bai An.
Glek..!!
Keduanya seketika membeku, mereka tanpa sadar mengangguk patuh.
***
Sementara di tempat Luo Sha, ia kini seperti orang kehilangan akal sehatnya.
Saat ini Luo Sha sedang mengamuk dan menghancurkan wilayah sisi utara Kota Kematian.
Dret..!!
Bom..!!
“Sial, bajingan gila ini semakin kuat saat kita melukainya, ini akan menjadi lebih sulit dari perkiraanku,” ucap Iblis bertanduk kembar.
Tatapan Iblis bertanduk kembar langsung mengarah ke pria tua dan manusia raksasa.
“Bagaimana ini? Walau tubuhnya telah membesar, tapi pergerakannya sangatlah cepat dan tubuhnya semakin lama semakin kuat, bukan hanya iti saja, ia terlihat seolah telah memprediksi arah serangan kita saat ini?” Tanya Iblis bertanduk kembar dengan nada serius.
“Sial, jangan tanya aku, aku juga tidak menduga jika terjadi seperti ini,” dengus pria tua tersebut melirik ke arah Ras manusia raksasa.
__ADS_1
“Hei Huan Gu, kau yang memiliki rencana ini, jadi kau pasti tahu dimana kelemahan Luo Sha,” ucap pria tua.
Huan Gu juga terdiam, ia baru kali ini melihat Luo Sha seperti ini, walau temperamen Luo Sha memang tinggi dan gampang marah, ia tidak seagresif dan segila ini.
“Kita pancing dia menuju tengah kota, aku yakin Penjaga Kota akan keluar membereskannya,” ucap Huan Gu kini melirik keduanya.
“Hah,, apa kau gila, kita hampir saja mati tadi dan kau ingin kita memancing dia yang bisa saja kita juga akan ikut mati, dasar idiot,” teriak Dan Ye dan Iblis bertanduk serempak.
Huan Gu seketika terdiam karena ia juga tak menyangka akan seperti ini jadinya.
Saat mereka berdiskusi, mereka tidak sadar jika Luo Sha yang diam menatap mereka kini semakin marah lantaran merasa di remehkan.
Dengan cepat Luo Sha mengayunkan pedang besarnya ke arah Huan Gu saat tersadar jika ini berawal dari Ras yang sama seperti dirinya.
Dret dret..!!
Urat-urat di tangan Luo Sha langsung muncul saat Luo Sha mengalirkan energinya dalam jumlah yang sangat mengerikan, udara di sekitar Luo Sha kini berhembus kesana kemari layaknya angin beliung.
“King's Sword Technique.”
“Tahap kelima, Sword of Destruction.” Teriak Luo Sha mengayunkan pedangnya ke arah Dan Ye, Iblis bertanduk kembar dan Huan Gu.
Blush..!!
Sebuah bilah pedang yang sangat besar serta mengerikan seketika melesat dengan kecepatan tinggi.
Wuss..!!
Sementara Dan Ye, Iblis bertanduk kembar dan Huan Gu langsung terkejut. Saat pandangan mereka mengarah ke kiri. Mata mereka langsung melotot.
“Sialan,” teriak ketiganya langsung mengerahkan kekuatan penuh mereka masing-masing.
“Storm Sword,” Dan Ye langsung mengalirkan seluruh energinya ke dua bilah pedangnya.
Blush..!!
Dua bilah energi langsung melesat, namun terlihat tak beraturan sehingga menyebabkan badai yang membuat bangunan di sekitarnya hancur.
...
“Demon Dragon Spear.” Teriak Iblis bertanduk kembar langsung mengayunkan tombaknya.
Wuss..!!
Goar..!!
Tak lama muncul Naga energi bewarna gelap dengan mata seolah terlihat tidak memiliki ujung.
...
__ADS_1
“Wind Sword Slash.” Tak mau kalah Huan Gu juga langsung mengayunkan senjatanya sekuat tenaga.
Wuss..!!
Ketiga serangan gabungan dari Dan Ye, Huan Gu dan Iblis bertanduk kembar kini melesat ke arah serangan bilah pedang energi milik Luo Sha.
Dret..!!
Duar..!!
Brum brum..!!
Guncangan hebat seketika mengguncang seluruh wilayah di Kota Kematian.
Semua penjahat dan semua penghuni Kota Kematian langsung berhamburan menuju ke arah lokasi ledakan. Bukannya melarikan diri, mereka semua sebaliknya penasaran, siapa yang membuat kekacauan sebesar ini dan mereka juga bertanya-tanya kemana penjaga kota ini.
Wuss wuss..!!
Saat semua penjahat dan penduduk Kota ini sampai, mereka membelalakkan mata saat melihat kawah yang cukup dalam dan besar berada di depan mereka.
Pandangan mereka mengarah ke Luo Sha, karena sosoknya yang raksasa, mudah bagi mereka menemukan Luo Sha.
Saat mereka melihat Luo Sha terluka parah, dan berdiri dengan bantuan pedang. Mata semua penjahat serta penduduk Kota Kematian menjadi serakah.
“Dia milik ku,” terdengar suara menggelegar dari Yan De yang kini berusaha berdiri.
Melihat Yan De, Huan Gu dan Iblis bertanduk kembar juga terluka, walau tidak separah Luo Sha. Bukannya takut, malah para penjahat tertawa mengejek.
Walau mereka jauh lebih lemah dari ketiganya maupun Luo Sha. Namun saat ini mereka sadar jika Luo Sha dan ketiganya sedang terluka dan melemah, mereka yakin akan mampu membunuhnya.
...
“Jangan dengarkan dia, siapa cepat dia dapat.” Teriak salah satu penjahat yang memiliki tingkat kultivasi Dewa Surgawi ⭐ 2 Menengah.
Mendengar teriakan tersebut, seketika ratusan para penjahat dan penduduk kota langsung menyerbu ke arah Luo Sha.
Bukan hanya ke arah Luo Sha saja, bahkan kini ratusan lainnya melesat ke arah Dan Ye, Huan Gu, dan Iblis bertanduk kembar.
“Sialan, aku akan membantai kalian semua para semut,” teriak Dan Ye dan Iblis bertanduk kembar meraung saat melihat dirinya ikut di serang.
Dret..!!
Dret..!!
Dan Ye dan Iblis Bertanduk kembar langsung bangkit lalu menerjang ke arah orang-orang yang kini menerjang ke arah mereka.
...
Sementara Luo Sha yang sadar jika tubuhnya tidak mampu bergerak hanya menyunggingkan senyum tipis melihat betapa bodohnya orang-orang yang menyerang ke arahnya.
__ADS_1
“Haha,, aku duluan sampai, aku akan dapat hartanya, mati,” teriak salah satu dari Ras manusia yang mengandalkan kecepatannya kini mengayunkan pedangnya ke arah Luo Sha.
Wuss..!!