
Tak lama setelah kepergian Bai An, barulah para musuhnya berdatangan setelah mendengar isu tentang Duan Du menghancurkan klan Di.
Setelah mereka mencari info kemana Duan Du pergi, mereka langsung menebak tujuannya adalah Wilayah Timur.
Duan Du dan Bai An sengaja meninggalkan jejaknya untuk melihat respon mereka dan ternyata pancingan Bai An berhasil.
Banyak dari mereka bergerak cepat serta menghubungi klan maupun organisasi mereka untuk menunggu di perbatasan Wilayah Utara dan Wilayah Timur.
Sementara dua orang yang di utus untuk memburu Duan Du kini masih berada di kota tersebut.
“Apa kau merasa ini ada yang janggal?” Tanya pria bertubuh besar.
“Hmm..!! Mau dia merencakan sesuatu atau tidak, itu aku tidak peduli, toh nanti bukan hanya kita saja yang melawannya. Jadi kau tidak perlu terlalu curiga,” balas temannya dengan santai.
Pria bertubuh besar itu seketika terdiam, ia membenarkan apa ucapan temannya ini, jika hanya mereka berdua saja, mungkin mereka tidak akan mampu membunuh Duan Du, apalagi saat mengetahui kekuatan Duan Du saat ini.
***
“Hmmm..!! Paman ternyata telah sampai di Dimensi Pusat, dan saat ini ia berada di Wilayah Utara.” Ucap pria dengan wajah yang sangat tampan. Pria tersebut mengenakan pakaian bewarna hijau muda dan di punggungnya ada lambang huruf A.
Di depa pria tersebut, kini berjejer orang yang Bai An pernah temui di bumi. Mereka tak lain para siluman dan salah satunya Dewi Anjani.
“Dua dari kalian jaga Paman, jangan sampai orang-orang di wilayah inti melakukan pergerakan,” ucap pria tampan tersebut dengan nada serius.
Tak lama, Dewi Anjani dan Nyi Ageng Serang atau memiliki nama lain Ni Xian untuk Dewi Anjani dan Ni Yin untuk Nyi Ageng Serang.
Ni Xian dan Ni Yin kini terlihat keluar setelah mereka berpamitan kepada Tuan mereka.
***
Bukan hanya mereka saja yang melakukan pergerakan, beberapa klan tersembunyi kini mulai menampakkan diri, banyak dari mereka melakukan hal yang sama dengan Ni Xian dan Ni Yin.
Tidak ada yang tahu apakah mereka adalah bawahan Bai An yang dulu atau tidak, tapi satu hal yang pasti, tujuan mereka sama, yaitu ke Perbatasan Wilayah Utara dan Timur.
***
Wilayah Inti.
Untuk Wilayah Inti Pusat, mereka belum melakukan pergerakan sama sekali, hanya beberapa klan kecil yang berada di Wilayah inti biasa melakukan pergerakan.
Perlu di ketahui, klan kecil di Wilayah inti biasa memiliki kekuatan setara dengan klan besar di wilayah Tengah, bahkan ada yang jauh lebih kuat lagi.
__ADS_1
Perlahan tapi pasti, pergerakan mereka mulai meluas layaknya sebuah pasukan besar.
***
Di tempat Bai An dan Duan Du.
Kini mereka menyeringai saat mendapat informasi.
“Hehe,, aku tak menduga jika beberapa dari mereka mulai terpancing,” kekeh Duan Du.
“Kau memang sangat licik kak, hanya melakukan pergerakan kecil saja mereka sudah seperti ini, itupun mereka belum memastikan siapa kita, mereka hanya mendengar isu,” sambung Duan Du memberi kakaknya pujian.
“Hmm..!! Sebaiknya kau bersiap-siap Du'er mungkin rencana ini cukup berbahaya, tapi ini satu-satunya cara agar proses Hibernasi Tu Long lebih cepat, dengan mengorbankan musuh, itu terbilang wajar saja,” ucap Bai An sambil melirik ke arah tertentu.
Wuss..!!
Tak menunggu lama muncul 3 orang mengenakan jubah bewarna merah darah.
Tap tap..!!
“Salam Tuan Bai, Tuan Du,” sapa sebuah suara, setelah itu mereka membuka tudung yang mereka kenakan.
“Hmm..!! Bagaimana?” Tanya Bai An dengan santai.
“Seperti yang Tuan Bai rencanakan, saya telah menyebar tentang Tuan Du, saya juga telah memanipulasi Raja Iblis Mo Hen San tentang kematian para jendral mereka, saat ini mereka sedang bergerak ke Wilayah Timur.” Ucap Mo Hung dengan senyum tipis.
Tap tap..!!
“Untuk Raja, ia juga telah setuju dengan rencana Tuan Bai, bahkan beliau sangat setuju, apalagi ia juga ingin membalas apa yang Wilayah Inti Pusat dulu lakukan, mereka juga setuju melakukan penghancuran dari Raja Iblis Mo Hen San,” ucap Gou Ma dengan nada penuh hormat.
Hmm hmm..!!
Jendral Gou Ja yang ada di belakang juga sangat setuju, ia kini tidak sabar untuk ikut berperang.
“Hmm..!! Baiklah nanti saat pertarungan terjadi, aku bersama Duan Du dan dua orang kalian yang ahli dalam Formasi langsung membuat sebuah formasi pengorbanan,” ucap Bai An seketika menyeringai kejam.
Semua orang yang ada di sana bahkan Duan Du seketika bergidik ngeri melihat kekejaman Bai An.
“Urghh,, apakah kakak akan sama seperti di masa lalu?” Gumam Duan Du sedikit ketakutan.
***
__ADS_1
Satu bulan kemudian.
Kini terlihat banyak sekali para kultivator dari berbagai Ras telah berkumpul di Perbatasan Wilayah Utara dan Wilayah Timur.
Salah satunya adalah Bangsa Iblis Merah.
Banyak dari klan Wilayah Tengah tercengang saat melihat Raja Iblis Mo Hen San langsung memimpin pasukannya kesini.
Brum brum brum..!!
Saat mendengar suara langkah kaki yang menggema, pandangan semua Ras termasuk Raja Iblis Mo Hen San mengarah ke asal suara langkah kaki.
Mata semua orang seketika semakin melebar.
“I..Ini apakah ini akibat perbuatan Sang Pembunuh Bayangan sehingga membuat Penguasa Wilayah Timur serta Penguasa Wilayah Barat datang secara langsung,” gumam dua orang yang semua tubuhnya tertutup pakaian.
Bam bam bam..!!
Seketika sebuah suara pukulan menghentikan langkah Ras Half Giant Dragon.
Kini tatapan Raja Half Giant Dragon atau Gou Long tersenyum tipis ke arah Raja Iblis Merah Mo Hen San.
“Hahaha,, lama tidak bertemu Iblis Karatan,” ejek Raja Gou Long, hal itu membuat gelak tawa bagi Ras Half Giant Dragon serta para kultivator yang menunggu kedatangan Duan Du.
“Ka..Kau, aku akan membunuhmu pada saatnya tiba, saat ini kekuatanku sudah tidak sama seperti di masa lalu lagi,” ucap Raja Iblis Mo Hen San menunjuk Raja Gou Long.
“Ooh,, apakah kekuatanmu menurun? Jika seperti itu aku tak perlu turun tangan untuk membunuh iblis karatan seperti dirimu,” ucap Gou Long tersenyum lebar sambil menaikkan alisnya.
Setelah itu pandangan Raja Gou Long mengarah ke kelompok Bai An yang saat ini diam-diam menyelinap ke kelompok Raja Iblis Merah Mo Hen San.
“Kalian tahu, dalang dari pembantaian yang selama ini terjadi di Wilayah Utara adalah dia, sehingga aku datang kesini dengan pasukan penuh karena menduga jika ini adalah jebakannya,” ucap Raja Gou Long dengan nada serius dan tatapan mata yang tajam ke arah Mo Hen San.
Mendengar itu, semua orang mulai bermunculan, aura mereka sangat terasa saat mendengar ucapan Raja Gou Long.
“A..Apa yang kau katakan hah? Apa mereka semua mudah untuk di-”
“Jika kalian tidak percaya, lihatlah target kalian bersembunyi di sana, target kalian tepat berada di tengah-tengah agar rencana mereka tidak di ketahui,” ucap Gou Long langsung memotong ucapan Raja Iblis Mo Hen San.
Seketika pandangan semua orang mengarah ke tengah-tengah pasukan Bangsa Iblis Merah.
Tak lama sebuah teriakan seketika terdengar menggema.
__ADS_1