
Tak lama pandangan Bai An kini mengarah ke ribuan orang di atasnya yang sedang berteriak ke arahnya.
“Woah dia telah bangun.”
Bunuh bunuh..!!
Bunuh bunuh..!!
Bunuh bunuh..!!
Ribuan dari para penonton seketika menggema di kurni penonton.
Saat ini Bai An berdiri tepat di tengah-tengah arena pertarungan hidup dan mati. Entah apa yang terjadi Bai An tiba-tiba berada di sini saat ia bangun.
Tapi yang pasti, Bai An saat ini langsung menyeringai kejam saat merasakan aura membunuh yang sangat pekat di arahkan ke dirinya.
Tak lama pandangan Bai An melirik ke arah sosok manusia Raksasa kini mengayunkan senjata tepat ke arahnya.
Crak..!!
Bom..!!
Tubuh manusia Raksasa seketika meledak setelah Bai An mengepalkan tangannya.
Sorakan dari para semua penonton kini seketika menjadi hening.
Bahkan sosok Raksasa yang mengenakan mahkota langsung bangkit dari tempat duduknya.
Baru kali ini ia melihat Ras Manusia bisa membunuh seorang yang memiliki kekuatan Dewa Surgawi ⭐ 2 Awal tanpa menyentuh atau melakukan apa-apa.
“I..Ini apakah kau yakin jika kau menemukannya di pintu portal yang berasal dari Dimensi kecil?” Tanya Raja Raksasa melirik ke arah seorang Manusia Raksasa.
“Be..Benar Yang Mulia, saya menemukannya di sana, jadi tidak mungkin ia memiliki kekuatan jauh lebih besar dari petarung elit kita dan juga jika ia memang berasal dari Dimensi Alam Dewa, ia pasti akan muncul di Portal yang paling besar,” ucap Manusia Raksasa dengan nada terbata-bata.
Mendengar itu Raja Raksasa kembali melihat ke arah Bai An yang masih berdiri sambil melihat ke arah sekelilingnya.
Tak lama ia tersenyum tipis. “Bagi siapa yang bisa membunuh Ras Manusia kecil ini, maka akan di berikan hadiah yang layak dan di angkat menjadi seorang Komandan,” teriak Raja Raksasa.
Seketika para penonton yang tadinya terdiam kini mulai berteriak.
Woah..!!
Woah..!!
Bunuh bunuh..!!
Bunuh bunuh..!!
Para penonton yang berasal dari berbagai Ras kini mulai bangkit mendaptarkan diri mereka menuju arena.
__ADS_1
Sementara Bai An yang mendengar itu langsung melirik ke arah Manusia Raksasa yang memiliki Mahkota di kepalanya.
“Hemm..!! Jadi dia yang memiliki arena ini, gumam Bai An melihat kekuatan Raja Raksasa berada di tingkat Dewa Surgawi ⭐ 3 Puncak.
Bai An juga melirik ada dua penonton dari Ras Iblis dan Ras Vampire yang memiliki kekuatan Dewa Surgawi ⭐ 3 Ahir.
“Melihat dari umur keduanya, aku merasa mereka pasti di sebut Jenius Monster, karena umur mereka baru mencapai kurang dari 2000 tahun,” gumam Bai An memiringkan kepalanya.
Wuss wuss wuss..!!
Tak lama puluhan orang dari berbagai Ras kini mendekatinya.
“Haha dia milik ku, jangan kalian ikut-”
Bom..!!
Tubuh dari Ras manusia yang tadi ingin mengklaim Bai An langsung hancur menjadi abu.
Bom bom bom..!!
Bukan hanya manusia yang tadi berteriak, bahkan semua ras yang ikut turun ke arena juga ikut meledak menjadi abu.
“Ups,, aku tidak bisa mengontrol kekuatanku ternyata,” gumam Bai An tersenyum kejam.
Wuss..!!
Tak lama Bai An perlahan melayang ke langit.
Dret..!!
Bai An langsung mengeluarkan ribuan pedang energi, tak lupa juga ia menggabungkan Hukum Angin, Api dan Petir dari setiap pedang energi yang ia ciptakan.
“Tak ada gunanya membiarkan kalian semua hidup, melihat dari aura membunuh kalian yang pekat, aku merasa kalian telah membunuh orang yang tidak bersalah tanpa beban, aku juga merasakan jiwa kalian yang memiliki hasrat membunuh yang kuat,” ucap Bai An.
Dret..!!
Ribuan pedang energi yang Bai An ciptakan seketika menerjang ke arah para penonton.
Melihat itu, kini semua penonton sadar jika orang yang ingin mereka bunuh adalah sosok yang tidak bisa mereka singgung.
“I..Ini setidaknya ia berada di tingkat Dewa Surgawi ⭐ 3 Puncak, ia setara dengan Raja Petarung,” ucap salah satu penonton kini melirik ke arah Raja Raksasa yang memiliki julukan Raja Petarung.
“Semuanya, cepat pergi dari sini jika kalian ingin hidup,” teriakan demi teriakan seketika menggema dari setiap penonton.
Wuss wuss..!!
Crash..!!
Bom bom bom bom..!!
__ADS_1
“Terlambat,” gumam Bai An dengan wajah datar.
Wuss..!!
Bai An juga langsung bergerak menuju Raja Raksasa yang kini terlihat berkeringat dingin akibat tekanan yang Bai An berikan.
Tap tap..!!
“Katakan ini ada di mana, jika kau menjawab dengan jujur, maka aku akan membiarkanmu hidup,” ucap Bai An menatap tajam ke arah Raja Raksasa.
Tubuh Raja Raksasa semakin bergetar hebat saat melihat Bai An muncul tepat di depan matanya.
“I..Ini berada di Dimensi Campuran, atau biasa di sebut Dimensi Mixture,” ucap Raja Raksasa terbata-bata.
Baru kali ini ia merasakan tekanan seperti ini sehingga tubuhnya tidak bisa di gerakkan, bukan hanya itu saja, jiwanya juga seketika terluka saat Bai An muncul di depannya.
Bisa di pastikan jika Ras Manusia yang ada di depannya ini bisa membunuhnya hanya dengan lambaian tangan.
Hemm..!!
Bai An mengerutkan keningnya karena baru pertama kali mendengar nama Dimensi tersebut.
“Lalu dimana Dimensi Alam Dewa berada?” Tanya Bai An.
“I..Ini juga dimensi Alam Dewa, dan Dimensi Alam Dewa ada 3bagian, Dimensi Mixture berada di timur dan Dimensi Mixture yang terlemah dan yang terkuat adalah Dimensi Alam Surgawi, berada di tengah-tengah, sementara di paling barat adalah Dimensi Alam Kegelapan, semua penghuni di Dimensi Alam Kegelapan adalah Ras Iblis.
“Ketiga Dimensi Alam Dewa ini dulunya menyatu, namun entah siapa orang yang bisa membuatnya terbagi menjadi tiga,” ucap Raja Raksasa langsung memberitahukan Bai An secara terperinci karena tahu jika Bai An memang benar-benar tidak mengetahui Dimensi Alam Dewa dan ia juga kini membenarkan ucapan bawahannya jika Bai An memang benar datang dari Dimensi Kecil.
Bai An yang mendengar itu langsung langsung melambaikan tangannya. Tak lama semua jiwa orang yang ia bunuh langsung di serap berserta energinya.
Dret..!!
Bersamaan dengan itu, dua orang dari Ras Vampire dan Ras Iblis yang memiliki kekuatan Dewa Surgawi ⭐ 3 Ahir kini muncul di depan Bai An dalam kondisi terluka.
“Hemm..!! Kalian hebat mampu bertahan hidup,” ucap Bai An dengan nada santai.
Mata kedua Ras Iblis dan Ras Vampire langsung melotot ke arah Bai An.
“Ji..Jika kau membunuhku maka Sekte Jubah Kegelapan tidak akan melepaskanmu,” ucap Ras Vampire langsung memberikan Bai An ancaman.
“Hemm,, aku ingin merasakan hal itu juga, bagaiamana mereka akan mengejarku,” ucap Bai An.
Crash..!!
Tubuh Ras Vampire langsung terbelah menjadi dua setelah tertebas oleh pedang energi yang Bai An ayunkan.
“Lalu kau, ancaman apa yang akan kau katakan, maka katakanlah,” ucap Bai An menatap tajam ke arah Ras Iblis.
Ras Iblis langsung menggelengkan kepalanya. “Bunuhlah aku, walau aku mati, tidak akan ada orang yang mencarimu.” Ucap Ras Iblis tersebut dengan mata penuh ketegasan di sertai ketenangan. Namun di dalam hatinya ia memiliki dendam yang tidak bisa ia balaskan sampai saat ini.
__ADS_1
Bai An yang menyadari itu tersenyum tipis.
“Ooh,, rupanya ada juga Ras Iblis yang memiliki dendam kepada sesama Rasnya sendiri.”