Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Ribuan Musuh Musnah Dalam Hitungan Detik


__ADS_3

“Akan ku buat kau sadar bahwa kau hanyalah orang bodoh yang hanya sebuah alat bagi Tuanku.” Ucap Ling Ling dengan nada dingin.


“Kau tak lain sebuah boneka untuk Tuan ku, jika ia mau mungkin dari awal kau berada di Dunia Fana, ia sudah membunuhmu, tapi karena tubuhmu cukup beharga, ia harus menunggu.” Sambung Ling Ling kini sangat benci dan jijik saat melihat wajah Bai An.


Wuss..!!


Ling Ling dan keenam musuh Bai An pun langsung menghilang pergi.


“Heeh,, berani sekali wanita murahan itu mengancam Tuan muda, aku kini berubah pikiran untuk mencincangnya, aku ingin tubuhnya nanti di gilir oleh semua Ras yang haus akan wanita,” ucap Tu Long dengan nada geram.


“Apakah kau tak ingin mencicipinya?” Tanya Lo Kai tersenyum kecil.


“Cuih,, tubuhnya sangat menjijikkan seperti dia tidak pantas untuk tubuhku yang bagus ini.” Dengus Tu Long.


Bai An seketika menggeleng mendengar kekesalan Tu Long, Bai An tahu jauh di dalam hati Tu Long saat ini, mungkin jika Bai An tidak ada, Tu Long sudah lepas kendali dan mengatakan hal yang lebih ekstrim lagi.


Tapi karena ia menghormati Bai An dan keponakannya Bai Han, ia menahan diri untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang menyakiti hati Bai An.


Tu Long juga tahu jika Tuan mudanya tidak akan marah jika ia meluapkan rasa kesalnya karena Hu Qia.


...!!


Drum drum drum..!!


Seketika pandangan Bai An dan yang lainnya mengarah ke sebuah suara pukulan yang artinya peperangan ini akan di mulai.


“Ingat untuk selalu bekerja sama dan saling melindungi, aku tak ingin karena keegoisan kalian, maka saudara kita mati sia-sia.”


“Jika tidak mampu menghadapi, maka mundur lebih dulu untuk mencari bantuan yang mampu menghadapi musuh kuat.”


Bai An langsung memberikan peringatan kepada semua orang yang ia anggap keluarga.


Tatapan Bai An mengarah ke semuanya satu persatu, saat melihat semamgat dan tekad mereka yang membara. Bai An kini tidak perlu untuk memberikan dorongan semangat.


Mereka semua adalah orang-orang yang Bai An anggap cukup aneh dan ia pun cukup senang dengan keanehan mereka masing-masing.


“Biar Jendralku yang memimpin pasukan lebih dulu, jika di lihat musuh yang saat ini maju, maka mereka yang cocok untuk melawan,” ucap Lo Kai maju lalu sedikit membungkuk di hadapan Bai An.


Lo Kai terlihat tersenyum, namun Bai An tahu jika ia sangat menyimpan dendam dan sangat sayang kepada keluarga dan selalu membalas budi terhadap orang yang membantunya.


“Apakah mereka yang memusnahkan Ras mu di saat aku mati?” Tanya Bai An.

__ADS_1


Lo Kai langsung mengangguk dengan wajah sedikit mengeras.


“Mereka adalah Ras Blood Tiger Demon atau Iblis Harimau Darah, salah satu Ras yang paling memburu Ras ku di masa lalu karena darah kami mereka buat untuk menguatkan Ras mereka,” ucap Lo Kai menahan rasa emosi.


“Luapkanlah emosimu, aku tidak melarang apapun yang ingin mereka lakukan, terlebih kalian aku anggap keluarga.” Ucap Bai An tersenyum hangat.


Lo Kai seketika tersentuh.


“Terimakasih Yang Mulia, kami tidak akan mengecewakanmu,” ucap Lo Kai ingin membungkuk, namun di tahan oleh Bai An.


“Jangan berterimakasih di awal, kau pasti paham maksudku,” ucap Bai An.


Lo Kai mengangguk paham. Kini pandangannya mengarah ke Jendral Ras Ancient Blood Demon.


“Kalian dengar bukan, jangan buat Yang Mulia kecewa, balaskan dendam kita dan jangan sisakan sedikitpun darah mereka,” teriak Lo Kai.


“Lo Zeng, kau maju bawa pasukanmu, walau jumlah mereka jauh lebih banyak, aku yakin dengan pelatihanmu selama ini, kau pasti mampu membunuh mereka,” teriak Lo Kai kembali.


Lo Zeng langsung tersenyum lebar. “Raja, Yang Mulia, aku tidak akan membuat kalian kecewa, akan ku tunjukkan kekuatan, keberanian, dan semangat pasukan yang aku pimpin,” ucap Lo Zeng sedikit membungkuk.


Setelah itu Lo Zeng menyuruh 3000 pasukan yang ia pimpin maju lebih dulu, karena saat ini ia berpamitan kepada semua Jendral Ras Ancient Blood Demon dan Jendra Ras lainnya.


Teeet..!!


Teeet..!!


Terlihat pasukan Ras Blood Demon Tiger berjumlah 10.000 ribu lebih.


Tap tap..!!


“Hahaha,, aku tak menyangka akan bertemu denganmu di sini lagi Jendral Lo Zeng,” ejek sosok manusia berkepala Harimau, wajahnya terlihat sangat garang dan menyeramkan.


“Hemm..!! Jendral Lao Hu, aku tak menduga akan bertemu dengan calon mayat,” ejek Lo Zeng.


Urat-urat di wajah Lao Hu seketika muncul saat mendengar provokasi Lo Zeng.


“Jangan banyak bicara, langsung bantai sampah-sampah ini dan minum darahnya sebagai pembukaan, agar mereka sadar jika salah memilih lawan,” teriak Lao Hu.


Wuss wuss..!!


Melihat pasukan musuh menyerang, Lo Zeng tersenyum tipis.

__ADS_1


“Hehe,, saat berada di dunia milik Tuan Putri Xie, ia memberiku sebuah oleh-oleh yang sangat bagus untuk membunuh lawan. Mari kita coba oleh-olehnya,” gumam Lo Zeng langsung mengeluarkan oleh-oleh tersebut dari cincin penyimpanannya.


Wuss..!!


Sebuah senjata unik muncul, walau Lo Zeng bingung dengan bentuknya, tapi ia tahu cara menggunakannya karena telah di ajarkan oleh Bai Xia Xie dulu.


“Hei saudara Lo Ei, aku pinjam punggungmu sebagai tumpuan senjata aneh ini,” ucap Lo Zeng memanggil salah satu pasukannya.


Lo Ei langsung muncul, ia sedikit terkejut saat melihat Senjata yang di berikan oleh Tuan Putri Xie di gunakan saat ini.


Nama senjata ini menurut Bai Xia Xie adalah GAU 19.


GAU 19 ini Bai Xia Xie curi sewaktu di bumi, saat jalan-jalan bersama Bai Han.


Tap tap..!!


Lo Ei yang dalam wujud aslinya langsung terbaring, Lo Zeng pun langsung menaruh senjata tersebut di atas punggung Lo Ei.


Dengan hati-hati Lo Zeng menempelkan sebuah besi bulat lonjong yang di namakan peluru, peluru tersebut sangat banyak dan menyatu hingga ke bawah laut saking banyaknnya.


“Hehe,, aku hanya perlu menekan ini, tapi sebelum itu aku akan mengalirkan energiku agar daya serang kekuatan senjata ini jauh lebih kuat,” kekeh Lo Zeng.


Lao Hu yang berada di kejauhan seketika tertawa terbahak-bahak saat melihat Lo Zeng, ia merasa Lo Zeng sangat bodoh dengan tidak ikut membantu pasukannya.


Tapi wajahnya langsung jelek.


Derrrrrrrr..!!!


Derrrrr...!!


Seketika ribuan peluru yang di selimuti energi hitam langsung melesat ke arah Ras Blood Tiger Demon.


Jlep jlep..!!


Bom bom bom..!!


Tubuh pasukan Ras Blood Tiger Demon langsung hancur tanpa bisa beregerasi lagi saat puluhan peluru menancap di tubuh mereka.


Kecepatan peluru tersebut sangat mengerikan, bahkan Lao Hu tidak bisa melihatnya terlalu jelas.


“Sialan, apa itu? Apa itu yang di namakan senjata Dewa?” Ucap Lao Hu dengan wajah ketakutan saat ini.

__ADS_1


Dalam hitungan detik, Ras Blood Tiger Demon berkurang hingga setengah.


Mulut Lo Zeng dan Lo Ei terbuka lebar saat melihat senjata yang mereka gunakan dapat membunuh musuh dalam hitungan detik.


__ADS_2