Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Melawan 3 Komandan Iblis


__ADS_3

Cakar tersebut memanjang dan langsung terayun ke arah Komandan Iblis Merah.


Wuss..!!


Komandan Iblis merah hanya mendengus ringan, ia tidak menyangka akan ada monster yang ia anggap rendahan berani menyerangnya secara langsung saat ini.


Dengan santai Komandan Iblis merah memiringkan badannya ke arah kanan.


Hal tersebut membuat Tu Long menyeringai kejam.


“Dasar bodoh, baru kali ini aku melihat iblis yang begitu bodoh, bahkan melebihi kebodohanku,” ejek Tu Long yang langsung mengakui dirinya bodoh jika di bandingkan semua keluarganya.


Hukum Angin tingkat Dewa langsung menyebar saat tangan Tu Long melewati tubuh Komandan Iblis merah.


Seketika ribuan angin yang langsung membentuk pedang bilah-bilah kecil.


Crash crash crash..!!


Tanpa bisa menghindari semuanya, kini Komandan Iblis merah langsung tersayat-sayat di seluruh jubahnya hingga hancur, bahkan tubuhnya ikut di penuhi luka.


Hal tersebut membuat kedua Komandan Iblis yang melihat itu ingin bergerak untuk menolong temannya.


Tapi Duan Du muncul dengan sebilah pedang energi.


Melihat kemunculan Duan Du dari bayangannya, membuat Komandan Iblis merah terkejut luar biasa, ia seketika merasakan bahaya mengancam nyawanya, ia juga merasakan perbedaan kekuatannya dengan Duan Du cukup jauh.


Duan Du saat ini telah mencapai Dewa Penguasa ⭐ 1 Menengah, tingkat kekuatan yang bahkan jarang ada di Dimensi klan Bai, jika tidak di hitung para tetua klan Bai maupun pemimpinnya.


Dengan cepat Komandan Iblis Merah mengerahkan kekuatan penuhnya ke arah dadanya, karena tujuan Duan Du tepat di Inti Kristal miliknya.


Trank..!!


Bom..!!


Walau begitu, tubuh Komandan Iblis Merah terlempar jauh, kekuatan Komandan Iblis Merah hanya berada di Dewa Penguasa ⭐ 1 Awal, ia bahkan baru-baru ini menerobos, hingga energi yang ada di dalam tubuhnya masih kacau.


Sementara di lokasi yang berbeda, Bai Han yang kini memiliki tingkat kekuatan Dewa Grand Master Semesta ⭐ 5 langsung mengikat tubuh Komandan Iblis merah yang menjadi musuhnya.


Setelah tidak bergerak selama beberapa detik, Bai Han langsung mengeluarkan pedangnya.


“Teknik Ashura Tingkat 2.”


“Tebasan Ashura Penghancur.”


Bai Han tanpa basa basi langsung mengerahkan teknik yang ia pelajari beberapa waktu lalu.


Teknik ini pemberian ayahnya karena Bai Han hanya bisa menggunakan Benang Energi saja sebagai senjata.


Bilah pedang kini melesat dengan cepat ke arah Komandan Iblis yang masih berusaha melepaskan jutaan benang energi ciptaan Bai Han.


Saat tersadar jika benang ini hanya pengalihan dan tipuan, amarah Komandan Iblis merah langsung meledak.


“Sialan kau bocah, aku akan mencincangmu lalu memakan dagingmu bersama hewan peliharaanku,” teriak komandan Iblis merah meraung.


Bom..!!


Tubuh komandan Iblis merah langsung melesat layaknya roket.


Bom bom..!!

__ADS_1


Setelah menabrak beberapa meteor, barulah tubuh komandan tersebut berhenti.


Wush..!!


Wush..!!


Duar duar duar..!!


Seketika ketiga Komandan Iblis merah bersatu, mereka menatap ke arah Duan Du, Tu Long dan Bai Han dengan tatapan bengis.


Sementara Duan Du, Tu Long dan Bai Han tersenyum mengejek melihat ketiga komandan iblis merah di depan mereka.


“Hei hei hei,, tatapan kalian itu. Ckckck,” dengan gaya santai jari Bai Han ke kiri kanan sambil menggelengkan kepalanya.


Merasa semakin terhina oleh anak kecil yang bahkan masih berada di tingkat Dewa Grand Master, membuat mereka tidak bisa mengendalikan emosi mereka.


“Kalian berdua lawan manusia rendahan itu, ia yang paling berbahaya,” tunjuk Komandan iblis merah terkuat. Ia menunjuk ke arah Duan Du.


Kedua komandan iblis merah langsung mendengus. “Salah, kalian berdua harus hadapi dia dulu, Hukum Angin yang ia kuasai sudah dalam tahap ke 3, itu cukup mengerikan,” tidak mau kalah, Komandan iblis merah yang melawan Tu Long langsung memberi perintah untuk melawan Tu Long.


“Kalian ini, seharusnya kita harus bersatu dan yang kita bunuh lebih dulu seharusnya dia, karena dia yang terlemah,” sambung Komandan Iblis Merah menunjuk ke arah Bai Han dengan tatapan niat membunuh.


“Haha baru kali aku melihat Bangsa Iblis berdebat saat nyawa mereka terancam,” ejek Duan Du sambil menggelengkan kepalanya.


Duan Du yang tak ingin berlama-lama kini melirik ke arah Tu Long dan Bai Han.


“Aku akan menyelesaikannya dengan cepat, setelah itu aku akan membantumu Han'er, dan untuk paman Tu, aku yakin kau pasti mampu membunuhnya walau ia jauh lebih kuat.”


Wuss..!!


Tanpa menunggu jawaban dari keduanya, Duan Du muncul di bayangan milik Komandan Iblis merah yang ia serang tadi.


Tanpa menunggu waktu lama, Duan Du langsung menyatukan tanganya.


Aura di sekelilingnya seketika berubah menjadi dingin.


“Hu..Hukum Es tingkat 3,” teriak Komandan Iblis merah ketakutan, Iblis merah punya kelemahan, kelemahannya adalah hawa dingin, dan es. Karena tempat mereka tinggal berbanding terbalik dengan Es, yaitu Api.


“Hehe,, aku tak tahu apa tingkatan Hukum di Duniamu, tapi yang pasti, mati saja kau,” kekeh Duan Du.


Jutaan jarum es seketika muncul di sekeliling Duan Du dan mengepung mereka berdua tanpa bisa keluar dari sana.


Hal itu membuat Komandan Iblis merah memasang wajah jelek, ia kini teringat ucapan Jendral Tertingginya jika bertemu mereka, maka harus menghubunginya, karena mereka tidak sesederhana yang terlihat, kini terbukti apa yang di katakan Jendral Tertingginya.


“Sialan, aku tak ingin mati sendirian, aku akan membawamu mati bersamaku,” teriak Komandan Iblis merah putus asa.


Seketika hawa panas muncul dari tubuh Komandan Iblis merah.


Duan Du yang melihat itu memasang wajah jelek.


Satu hal yang tersebit di benak Duan Du saat ini, ia harus melarikan diri sejauh yang ia bisa.


Walau tidak tahu apa yang akan di lakukan Komandan Iblis merah tersebut, Duan Du tentu merasakan bahaya dan ada yang tidak beres dengan Komandan Iblis merah ini.


“Hahahaha,, mati kalian semua,” teriak Komandan Iblis merah tertawa putus asa.


Dua Komandan Iblis merah yang melihat itu langsung menghentikan pertarungan mereka, meraka kini memasang wajah sangat jelek.


“Ayo cepat menjauh dari sini, aku tak menduga jika ia melakukan hal segila ini dengan meledakkan Inti Kristal dan Jiwanya,” ucap salah satu Komandan Iblis merah sedikit ketakutan.

__ADS_1


Seketika mereka berdua membalikkan badan, tak lupa tatapan mereka mengarah lebih dulu ke arah Tu Long dan Bai Han sebelum pergi.


Tu Long yang melihat iblis merah tersebut akan kabur langsung berusaha mengejar.


Namun Bai Han langsung menghentikannya.


“Tunggu dulu, paman Du ada di dalam jarum es ini, akan bahaya jika kita menolongnya,” ucap Bai Han dengan nada khawatir.


“Kenapa kau malah mengkhawatirkan bocah licik itu, ia pasti memiliki banyak akal untuk keluar dari sana, aku juga tahu jika iblis ini ingin meledakkan diri, jadi kita menjauh dari sini sambil mengejar kedua iblis pengecut itu,” ucap Tu Long.


Tu Long terlihat sedikit tidak puas karena saat ingin mengejar musuh, ia di hentikan hanya kerena masalah kecil seperti ini.


Tu Long juga yakin jika Bai An pasti tidak akan tinggal diam jika melihat Duan Du dalam bahaya.


Bai Han yang melihat Tu Long isi otaknya hanya bertarung saja langsung mendengus kecil.


***


Tingkat Kultivasi Terbaru.


➡ Pemula ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Junior ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Senior ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Master ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Grand Master ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Kaisar Sejati ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Kaisar Immortal ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Immortal ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Raja Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Master Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Grand Master Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Kaisar Immortal Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Suci Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Sejati ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Master ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Berlian ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Immortal ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Half Immortal ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Penguasa Immortal Suci ⭐ 1 - ⭐ 5

__ADS_1


__ADS_2